Warna-warni budaya Indonesia yang beraneka ragam dirangkum dengan sangat apik dalam balutan kreatifitas seni tari, lagu, drama dan sebagainya. Indonesia luar biasa kaya. Pernyataan ini bukan isapan jempol belaka karena kekayaan Indonesia sudah terbukti berhasil menembus panggung Internasional dalam berbagai event budaya berstandar dunia.

Penampilan elok dari berbagai Keuskupan yang dibagi berdasarkan Regio Keuskupan, kecuali regio Papua dan Kalimantan Barat, yang memanjakan mata ribuan penonton mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Hadir di panggung utama Mgr. Simon Poh Hoon Seng, Uskup Agung Kuching-Malaysia bersama Mgr. Agustinus Agus Pr, Uskup Agung Pontianak. Penampilan dalam ‘duet mau’ dua Uskup Agung berbeda warga negara ini berhasil membius anak dan remaja misioner pada pembukaan malam pentas seni.

Persiapan yang baik tentu akan berbuah kemanisan. Berikut kami sajikan kisah dari Dirdios Keuskupan Ruteng, Sr. Yohana CP. Biarawati Kongregasi Suster Passionis ini mengaku untuk berlatih perlu ketekunan dan perjuangan. “Kami sudah mempersiapkan properti dan pertunjukan seni dengan baik. Namun sebelum berangkat ke Pontianak kami melakukan persiapan lagi selama tiga hari,”ungkapnya. Ia juga mengaku bahwa kontingen utusan dari Keuskupan Ruteng melakukan juga karantina mulai dari tanggal 28 sampai 30 Juni 2018 yang lalu. Kemudian pada tanggal 1 Juli 2018 mulai berangkat dari Laboan Bajo menuju ke pontianak.

Kesan manis juga terlontar dari salah satu peserta pentas seni malam itu, Stevani Susiarini. “Kegiatan ini sebagai ajang untuk mengunkapkan kegembiraan dan berbagi sukacita dalam keberagaman,”ungkapnya.
Kredit Photo: Dok. Komsos KAP
By : Tri Urada
