Menerima dan Menyalurkan Berkat TUHAN Melalui Perjumpaan Dengan Sesama

Renungan Harian Misioner
Sabtu Pekan Biasa IX, 10 Juni 2023
P. S. Henrikus Balzano

Tb. 12: 1,5-15,20; MT Tb. 13:2,6,7,8; Mrk. 12:38-44

Pembaca Ren-Har KKI yang terkasih: Shalom! Dua tema besar yang muncul dalam Bacaan Firman Tuhan setelah Hari Raya Pentakosta adalah BAIT (TEMPAT DIAM) ALLAH dan KERAJAAN ALLAH. Kedua tema besar ini dibuka kepada kita melalui para tokoh alkitabiah yang muncul dalam Bacaan Firman Tuhan, baik yang antagonis atau tokoh dengan karakter jahat maupun yang protagonis atau tokoh dengan karakter baik. Melalui tokoh-tokoh inilah Tuhan kita Yesus Kristus menyampaikan pesan-pesan-Nya untuk kita. Tokoh protagonis berikut karakternya menjadi rekomendasi untuk kita ikuti dalam menghayati iman dan hubungan kita dengan Allah dan sesama. Sedangkan tokoh antagonis dengan karakternya menjadi peringatan bagi kita untuk menghindarkan diri dari (= jangan melakukan) apa yang mereka katakan atau mereka lakukan.

Dalam Injil, Yesus juga mempertemukan kita sebagai peringatan, bahwa ada tokoh-tokoh alkitabah yang protagonistic dalam pengajaran, tetapi antagonistic dalam cara hidup, (Matius 23:2-3).

Tokoh-tokoh alkitabiah yang patut kita teladani!

Tokoh-tokoh teladan yang Tuhan pertemukan dengan kita melalui Firman-Nya hari ini adalah Tobit dan istrinya Hanna, berikut anaknya Tobia serta menantu perempuannya Sara. Tobit muncul dalam Mazmur Tanggapan, dengan (a) Doa Pujian kepada Allah, dan (b) Undangan kepada Umat Israel supaya kembali kepada Allah, dan (c) kesaksian tentang hubungannya dengan Allah dan tentang bagaimana Allah meyertai dia di tanah pembuangan di Niniwe.

Tobit juga muncul dalam sejumlah perilaku dan tindakan kasih yang ia lakukan kepada sesamanya yang menderita berbagai kesullitan dan bahkan penganiayaan. Kebaikan Tobit ini dikonfirmasi oleh Malaikat Rafael dalam Bacaan kita hari ini (Tobit 12: 5-15), yang kemudian juga menjadi kesaksian Tobit untuk disampaikan kepada Umat Israel, bahwa mereka yang setia melakukan hukum-hukum dan perintah-Nya akan mendapatkan ganjaran seperti yang dialaminya!

Masih ada satu tokoh protagonis yang dipertemukan Yesus dengan kita, yakni si janda miskin, yang sekalipun miskin, dia sama sekali tidak melupakan kewajiban ibadahnya dengan memberikan persembahan (Markus 12:41-44). Sebagai tokoh protagonis janda miskin ini dipertentangkan dengan orang-orang kaya, yang bisa saja bersikap antagonistic, dengan memberi persembahan dari kelimpahannya, dan karena itu dapat saja mereka menjadi sombong dan meremehkan orang-orang kecil dan sederhana seperti janda miskin ini!

Tokoh-tokoh alkitabiah yang cara hidupnya harus diwaspadai!

Selain tokoh-tokoh protagonis seperti Tobit dan keluarganya tersebut, Tuhan kita Yesus Kristus juga dengan tokoh-tokoh alkitabiah yang antagonis, yang secara khusus disebutkan yakni para ahli Taurat, dan juga orang-orang kaya yang muncul di tempat peti persembahan itu!

Kiat-kiat supaya kita layak menjadi penyalur berkat Tuhan!

Tokoh-tokoh alkitabiah ini, baik yang berkarakter baik maupun yang berkarakter jahat, dihadirkan Yesus kepada kita dengan maksud: supaya perjumpaan kita dengan semua mereka ini, menjadi pembelajaran bagi kita dalam mengelola perjumpaan kita dengan orang-orang di masyarakat, baik di dalam keluarga dan komunitas kita sendiri, maupun di dalam masyarakat yang lebih luas. Seperti halnya dengan tokoh-tokoh alkitabiah yang kita jumpai, demikian kita perlu menjaga diri dari pengaruh tokoh-tokoh antagonis yang kita jumpai dalam masyarakat, tidak terpengaruh oleh kata-kata maupun tingkah-laku mereka. Selanjutnya, mari kita teladani sikap, tutur-kata, dan cara hidup para tokoh alkitabiah dengan karakter antagonis seperti Tobit dan keluarganya, juga janda miskin itu, sehingga kitapun boleh menjadi orang-orang yang mampu menyalur berkat Allah kepada sesama kita. Amin!

 (RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja Universal: Penghapusan praktik penyiksaan – Kita berdoa semoga komunitas internasional berkomitmen dengan cara-cara konkret untuk memastikan penghapusan praktik penyiksaan dan menjamin adanya dukungan bagi para korban dan keluarganya.

Ujud Gereja Indonesia: Hati Yesus – Kita berdoa, semoga kita dianugerahi rahmat untuk menghormati dan mencintai Hati Yesus, dan percaya, bahwa dalam Hati-Nya yang Maha Kudus kita boleh menemukan kekuatan dan penghiburan, lebih-lebih ketika kita dicekam oleh beban hidup dan krisis yang tak tertanggungkan.

Amin

Satu respons untuk “Menerima dan Menyalurkan Berkat TUHAN Melalui Perjumpaan Dengan Sesama

Tinggalkan komentar