Mengandalkan Yesus

Renungan Harian Misioner
Selasa Pekan Biasa XIII, 04 Juli 2023
P. S. Elisabet dr Portugal

Kej. 19:15-29; Mzm. 26:2-3,9-10,11-12; Mat. 8:23-27

“Tuhan, tolonglah, kita binasa” (Matius 8:25)

Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang meredakan angin ribut. Tindakan Yesus ini memberikan penghiburan kepada kita yang masih sedang berlayar bahwa kita mempunyai Juruselamat yang kepada-Nya kita bisa memohon perlindungan. Yesus yang mendengar permohonan kita pasti akan dengan gembira menolong kita karena Dia mempunyai pengalaman manusiawi berada di atas kapal bersama para murid di tengah badai menyerang. Satu hal yang dibutuhkan dari kita ialah memohon: memohon perlindungan, memohon pengampunan, memohon diberikan kemudahan, karena Ia tahu bagaimana rasanya berada di tengah laut dan menghadapi badai di sana.

Dilihat dari sisi lain, Yesus mau agar kita tidak takut mengikuti Dia ke mana  pun Dia pergi, bahkan di saat bahaya mengancam. Para murid memberi contoh kepada kita dengan berani mengambil langkah menemani Yesus, mengikuti Dia ke manapun Dia pergi. Sebelum bertolak ke tengah laut, Yesus bersama orang banyak lainnya. Orang banyak itu tetap tinggal di pesisir pantai, melihat, mendengar sabda Yesus, namun tidak mau mengambil risiko lebih jauh. Murid-murid Kristus yang sejati adalah mereka, dan hanya mereka, yang mau pergi berlayar ke laut bersama-Nya dan mengikuti-Nya ke tempat-tempat yang penuh dengan bahaya dan rintangan. Banyak dari antara kita yang hanya mendengar Sabda Yesus namun tidak pernah melaksanakannya, bahkan takut dan mengambil langkah balik saat bahaya menghadang.

Kita sering menghadapi badai dalam hidup kita. Badai itu dapat berupa masalah keuangan, penyakit, konflik hubungan, atau tantangan lainnya yang membuat kita cemas dan takut. Namun, kita harus ingat bahwa kita tidak sendirian dalam badai tersebut. Yesus ada bersama kita, bahkan ketika terlihat seolah-olah Dia tidak peduli. Yesus adalah Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu, termasuk badai dan ketakutan dalam hidup kita. Ketika kita mempercayakan hidup kita kepada-Nya, Dia memiliki kuasa untuk mengatasi dan membawa ketenangan di tengah-tengah badai yang kita hadapi.

Mari terus memperkuat iman kita dan mengandalkan Yesus dalam setiap situasi. Dalam segala badai hidup, mari kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa dan Dia akan membawa ketenangan dan kemenangan di tengah-tengah tantangan yang kita hadapi.

(Ignasius Lede – Komisi Karya Misioner KWI)

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja Universal: Kehidupan Ekaristi– Kita berdoa semoga umat Katolik menempatkan perayaan Ekaristi sebagai jantung kehidupan, yang mengubah hubungan antar sesama secara mendalam, dan terbuka pada perjumpaan dengan Tuhan dan sesama.

Ujud Gereja Indonesia: Kesadaran berpolitik – Kita berdoa, semoga banyak orang muda Katolik terpanggil untuk terjun dalam dunia politik dan menjadi pejabat-pejabat di pemerintahan, agar mereka bisa turut ikut membuat kebijakan demi pembangunan bangsa dan penyelesaian persoalan sosial.

Amin

Tinggalkan komentar