Kita Dipanggil untuk Menjadi Murid YESUS

Hari Ke-16
Senin Biasa XXVIII, 16 Oktober 2023
Peringatan : S. Hedwig, S. Margareta Maria Alacoque

Bacaan: Rm. 1:1-7
Injil: Luk. 11:29-32

“Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Yesus Kristus.”
(Roma 1:6)

Awalnya Yesus memilih para rasul. Lalu di bawah bimbingan mereka, semua yang percaya kepada Yesus ikut menjadi murid, pewarta Kabar Gembira. Kita semua yang telah dibaptis, termasuk juga awam, merupakan murid-murid Yesus. Untuk menjadi murid-murid Yesus, tidak diperlukan spesialisasi tertentu agar dapat menjalankan tugas perutusan. Gereja pada hakikatnya adalah misioner, oleh karena itu dengan rahmat baptisan, kita semua adalah misionaris. 

Paus Fransiskus mengatakan bahwa dalam menjalankan panggilan dan menjadi misionaris di dunia sekarang ini, para murid harus melalui tiga jalan. Jalan pertama adalah jalan doa. Mungkin ada sebagian dari kita yang masih sering mengabaikan doa. Kita hanya berdoa ketika sedang membutuhkan sesuatu dari Tuhan atau ketika berada dalam keadaan sulit. Bisa juga sebaliknya. Doa dan pujian hanya dilantunkan ketika hati kita sedang senang, saat semuanya berjalan lancar. Sesungguhnya, doa adalah akar segala kegiatan misi. Tuhan hadir mengubah hati dan diri kita, saat kita datang menjumpai-Nya dalam doa dan adorasi. Kita menjadi manusia yang baru, tercerahkan dan penuh sukacita. Kebaruan ini akan menjadi daya tarik, terutama bagi kaum muda, yang kita jumpai. Mereka akan terinsipirasi ketika melihat pilihan dan cara hidup kita sebagai murid-murid Yesus, yang memancarkan sukacita Injil. Untuk itu, murid Yesus yang baik tak pernah mengabaikan hidup doa. 

Jalan kedua adalah jalan pewartaanMungkinkah kita menjadi murid tanpa pernah mewartakan? Dalam konteks budaya saat ini, kesadaran akan kehadiran Tuhan semakin hilang dan iman melemah. Situasi ini dapat kita temukan terutama di kalangan orang muda. Sebagian besar dari mereka terlihat bingung akan arah dan tujuan hidup mereka. Di sinilah peran murid-murid Yesus untuk mewartakan mengenai keselamatan. Kita hadir menemani sesama dengan cara-cara yang sederhana namun penuh semangat. Membantu orang-orang yang membutuhkan penegasan spiritual, agar dapat kembali menemukan Tuhan.

Jalan ketiga adalah jalan misi. Jalan misi tidaklah selalu mudah. Perlu ada pembaruan semangat misioner dalam menyebarkan Injil. Seorang misionaris membutuhkan energi yang berasal dari Roh Kudus untuk bisa selalu menyambut siapapun. Sukacita Injil harus dikomunikasikan melalui dialog, baik itu dengan orang muda yang tersesat, maupun dengan orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Ataupun kepada mereka yang telah mengenal Tuhan, namun karena kekecewaan akan hidupnya, memutuskan untuk pergi meninggalkan Tuhan dan akhirnya hilang. Namun, mesti diingat bahwa dialog bukanlah pembicaraan satu arah. Dalam dialog penting untuk mendengarkan.

Menjadi murid Yesus bukan hanya urusan menjawab panggilan Tuhan. Panggilan itu harus dirawat dari waktu ke waktu. Doa akan menjadi kekuatan, yang mengobarkan semangat misi, supaya tak padam oleh tantangan dan kesulitan-kesulitan yang kita jumpai untuk terus bersaksi (mewartakan) tentang Yesus. Bagi para misionaris yang sedang bermisi, Paus Fransiskus berkata, “Majulah dengan berani!”

Misi kita hari ini: maju dengan berani mengemban anugerah dan tugas untuk menuntun semua bangsa agar percaya dan taat pada Kristus. 

(Budi Ingelina – Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia)                                                                                                      

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja UniversalUntuk Sinode – Kita berdoa, semoga Gereja mengadopsi keutamaan mendengar dan berdialog sebagai gaya hidup pada setiap tingkatan, dan membiarkan dirinya dibimbing oleh Roh Kudus sampai ke ujung-ujung dunia. 

Ujud Gereja IndonesiaPemberdayaan – Kita berdoa, semoga para penggerak pemberdayaan dianugerahi ketekunan, kegigihan, dan kreativitas dalam mendampingi masyarakat kecil demi memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. 

Amin

ROSARIO MISIONER
PERISTIWA GEMBIRA

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel

“Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk. 1:28b.30b-31)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)

Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami umat-Mu di benua Asia datang mengucap syukur dan pujian atas anugerah keberagaman, termasuk keberagaman dalam beragama. Kami menyadari pentingnya kerukunan umat beragama sebagai modal untuk membangun negara dan menjaga integritas nasional. Semoga tahun berahmat ini, tahun yang dicanangkan sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama dapat memperkuat toleransi, dialog dan moderasi antar umat beragama di negara dan benua kami. Sebagai saksi-saksi Kristus, mampukanlah kami untuk mewartakan Kabar Gembira akan kasih-Mu yang inklusif kepada semua orang. Karuniakanlah hikmat agar dalam keterbukaan kami pada perbedaan, kami tetap mampu menjaga iman kami pada-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. 

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria mengunjungi Elisabet saudaranya

“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk. 1:42-43)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)

Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami mohon curahkanlah kasih dan pengampunan-Mu di benua Australia dan Oceania. Khususnya bagi anak-anak dan remaja yang terjebak dalam sistem peradilan remaja. Semoga mereka memperoleh kesempatan untuk bertobat, memperbaiki diri dan bertumbuh dalam cinta-Mu. Tuntunlah pihak berwenang agar menjalankan tugas mereka dengan bijaksana dan penuh belas kasih, menghindari pemakaian kekerasan dan hukuman dalam menangani anak-anak, remaja, maupun para penyandang disabilitas. Semoga para pemimpin dan seluruh masyarakat menyadari tugas mereka untuk melindungi hak dan kesejahteraan anak dan remaja, dengan terus mengembangkan program intervensi positif demi perbaikan karakter dan masa depan para generasi penerus di benua ini. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. 

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dilahirkan di Bethlehem

Maria “melahirkan seorang anak laki-laki, lalu dibungkusnya bayi itu dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk. 2:7)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)

Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa untuk benua Eropa khususnya bagi Bapa Suci Paus Fransiskus. Dalam memimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus tak henti-hentinya mendengungkan belas kasih dan kepeduliannya bagi kaum miskin, dan juga komitmennya bagi kerukunan umat beragama di dunia. Kami mohon, anugerahkanlah kesehatan dan kekuatan bagi Paus Fransiskus, sehingga beliau mampu untuk terus memimpin seluruh umat Katolik di jalan misi yang Engkau percayakan. Semoga karya misi Kepausan di seluruh dunia dapat terus mendukung misi evangelisasi Gereja lokal maupun universal. Dan semoga kami semua Kau mampukan untuk menjadi misionaris-misionaris pembawa harapan dan impian demi pembaruan di seluruh dunia. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. 

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dipersembahkan di Bait Allah

Simeon berkata kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.” (Luk. 2:34-35)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)

Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, 

kami berdoa demi persaudaraan dan perdamaian di benua Amerika. Semoga dialog dan kerjasama terus diperjuangkan sehingga seluruh warga yang berasal dari bangsa, suku, dan agama berbeda dapat hidup bersama dengan damai. Tumbuhkanlah kepedulian dan rasa saling memiliki agar keharmonisan dalam jalan bersama dapat tercipta. Sadarkanlah setiap pribadi akan peran mereka sebagai agen keadilan dan perubahan yang positif. Semoga dengan tumbuhnya kesadaran dan kecintaan akan perdamaian, perang dan krisis dalam bentuk apapun dapat dihindari. Dan untuk mereka yang saat ini menjadi korban perang, semoga mereka menemukan pertolongan sehingga dapat pulih kembali secara fisik, mental dan finansial. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. 

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus ditemukan di Bait Allah

“Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku? Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.” (Luk. 2:49-50)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)

Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami mohon anugerahkanlah keadilan di benua Afrika, khususnya demi kesetaraan hidup setiap orang. Perjuangan akan perlindungan bagi perempuan dan anak-anak untuk mendapatkan hak-hak mereka dalam bidang politik, sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan masih terus berlangsung. Perempuan dan anak-anak sering menjadi korban pernikahan dini, perkawinan paksa, kekerasan dan pelecehan seksual serta pemerkosaan. Semoga dalam perjuangan hidup yang berat itu, mereka menemukan belas kasih-Mu yang dapat membebaskan mereka dari penderitaan dan mengangkat harkat hidup mereka. Karena Engkaulah Allah yang Hidup, yang selalu berbelas kasih kepada umat-Mu yang tertindas dan yang setia berharap akan pertolongan-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Tinggalkan komentar