Renungan Harian Misioner
Selasa Pekan Adven II, 12 Desember 2023
P. SP. Maria Guadalupe
Yes.40:1-11; Mzm.96:1-2.3.10ac.11-12.13; Mat.18:12-14
Allah kita adalah Bapa yang Mahakasih dan Maharahim. Rahmat dan kasih-Nya senantiasa terbuka bagi setiap orang yang berseru kepada-Nya. Sebesar apapun dosa kita, Allah Bapa yang mengasihi akan mencari dan memeluk anak-anak-Nya yang kembali, bertobat menyesali dosa mereka. “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba” (Yes.1:18).
Jika di masa Adven ini kita masih bergelut dalam dosa, maukah kita ditemukan dan diterima kembali dalam pelukan-Nya? Bagi yang percaya dan setia mengikuti Tuhan, maukah kita menjadi pelita agar dapat mengarahkan mereka yang tersesat, untuk kembali kepada Tuhan?
“Demikian juga Bapamu yang di surga tidak menghendaki salah seorang dari yang kecil ini hilang”(Mat.18:14).
Dalam perumpamaan domba yang hilang, jika ada satu saja yang hilang, ia harus dicari dan ditemukan. Ia hilang karena tidak tahu jalan kembali kepada kawanan domba. Begitu juga manusia yang tersesat, terjerumus dalam dosa, perlu penolong yang mengarahkan mereka yang tersesat untuk kembali pulang agar dapat dipertemukan dengan Sang Penyelamat yaitu Yesus. Seperti yang tertulis, “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Luk.19:10).
Kita hendaknya senantiasa membina relasi intim dengan Yesus, selalu berjalan bersama-Nya. Karena Yesus adalah gembala yang menuntun hidup kita di jalan yang benar. Percayalah, kita pasti aman bersama-Nya, sebab Tuhanlah Penjaga dan tempat kita bernaung. Hendaknya kita senantiasa berada dalam Gereja Katolik yang Satu, Kudus dan Apostolik. Karena Gereja dipanggil untuk menjadi Gembala yang baik dan murah hati bagi umat-Nya. Menjadi Bapa yang berbelas kasih, yang mencari dan menemukan orang-orang yang hilang, serta mau merangkul dan membimbing mereka yang berbeban berat. Terlebih di masa pasca pandemi ini, melalui Gereja, semoga orang-orang yang berbeban berat dapat merasakan belas kasih Allah. Kehadiran Gereja sebagai wujud Allah yang Maharahim bagi orang-orang kecil yang tersingkir.
Dalam masa Adven ini, saatnya kita merenung dan introspeksi diri, apakah hidup kita masih berada dalam penggembalaan Tuhan? Ataukah kita saat ini sudah tersesat? Mungkin tanpa kita sadari, hidup kita semakin menjauh dari-Nya. Kita mulai jarang berdoa, malas ke Gereja dan lebih memilih kegiatan duniawi. Kita menjadi seperti domba yang tersesat, asyik bermain dan menikmati padang rumput yang hijau hingga akhirnya semakin menjauh dari kawanan domba dan Gembalanya.
Ingat datang memohon pertolongan-Nya agar Yesus membawa kita kembali pulang ke dalam kawanan domba dan Gereja-Nya. Percayalah bahwa Tuhan Yesus pasti menolong, karena “Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.”
(Alice Budiana – Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini, Paroki Kelapa Gading – KAJ)
Doa Persembahan Harian
Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:
Ujud Gereja Universal: Untuk mereka yang berkebutuhan khusus – Kita berdoa untuk mereka yang hidup dalam berkebutuhan khusus, semoga mereka menjadi pusat perhatian masyarakat dan lembaga-lembaga dapat memberikan program-program bantuan inklusif yang menghargai partisipasi aktif mereka.
Ujud Gereja Indonesia: Perubahan iklim – Kita berdoa, semoga kita bersyukur bahwa Tuhan telah berkenan menjadi manusia yang hidup di dunia, dan karena rasa syukur itu kita terdorong untuk secara individual maupun kelompok ikut mengatasi masalah perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang kini mengancam bumi sebagai rumah kita bersama.
Amin
