ALLAH Setia

Renungan Harian Misioner
Selasa, 02 Juli 2024
P. S. Bernardinus Realino

Am. 3:1-8; 4:11-12; Mzm. 5:5-6,7,8; Mat. 8:23-27

Sejak Allah melingkupi seluruh alam semesta, tidak sebentar pun kita merasakan, bahwa Ia menyelenggarakan hidup segala sesuatunya. Kita boleh mengagumi dan mensyukuri, betapa SETIA, ALLAH menjaga dan mengisi hidup kita dan mensejahterakan alam semesta, tanpa sedikit pun melalaikan seorang pun. Bahkan, kalau sering kali jelas, betapa jagat seluruhnya kadang kala kurang melayani Allah. 

REFLEKSI KITA: kalau Alah kepada kita semua, wajarkah, kalau sering kali kita yang kurang setia atau melalaikan bakti setia kepada Dia: sumber dan isi segala hidup?

Bacaan I: Amos 3:1-8.4:11-12 memperlihatkan, betapa Allah sudah senantiasa menjaga umat-Nya, sehingga di mana pun anak-anak Abraham senantiasa menyelamatkan mereka dari jurang maupun lekuk liku jalan sempit. Ia melindungi tanpa henti, sesempit perjalanan mereka sebagai tanda, bahwa cinta-Nya tidak akan pernah berakhir. Umat-Nya tidak melalaikan kasih sayang itu. 

REFLEKSI KITA: sejauh manakah kita mensyukuri kasih Ilahi? 

Mazmur Tanggapan: Mzm. 5:5-6.7.8 menunjukkan kepercayaan umat ALLAH dalam menjalankan pengutusan, yang ikut memelihara alam semesta dan senantiasa mengambil bagian dalam Penyelenggaraan Allah sehingga, sekarang pun kita selalu mensyukuri-Nya tanpa berkesudahan dengan kasih-Nya. 

Bacaan Injil 8:23-27: umat Allah sampai murid-murid Yesus maupun Warga Gereja mengakui dengan rendah hati, bahwa hidupnya sebagai manusia memang seringkali mengalami kehidupan yang penuh dengan taufan dan gempa. Tidak jarang manusia mengeluh karena itu. Namun murid-murid diingatkan,- juga sering kali -, disadarkan oleh Sang Kristus, bahwa Daya Roh Ilahi dan Sang Putra senantiasa melindungi kita semua. 

REFLEKSI KITA: MARILAH KITA SYUKURI KASIH ALLAH dan perlindungan-Nya.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja UniversalPelayanan pastoral orang sakit – Semoga Sakramen Pengurapan Orang Sakit menganugerahkan kepada para penerima dan keluarga mereka kuasa Tuhan dan semakin menjadi tanda belas kasih dan harapan bagi semua orang. 

Ujud Gereja IndonesiaPendidikan alternatif – Semoga masyarakat semakin memahami keunikan setiap anak sehingga dapat terbuka pada bentuk-bentuk pendidikan alternatif yang paling sesuai untuk membantu tumbuh dan berkembangnya anak. 

Amin

Tinggalkan komentar