Kuasa apa yang dimiliki Yesus? Itulah gaya Tuhan, ‘ketuhanan’ itu – boleh dikatakan demikian – yang dengannya Tuhan menggerakkan, mengajar, menyembuhkan, mendengarkan. Gaya Tuhan ini – yang merupakan sesuatu yang datang dari dalam – apakah yang ditunjukkannya? Konsistensi. Yesus mempunyai otoritas karena Dia konsisten antara apa yang Dia ajarkan dan apa yang Dia lakukan, yaitu bagaimana Dia hidup. Koherensi itulah yang memberikan ungkapan orang yang memiliki wibawanya yaitu dia yang memberi kesaksian. Kuasa terlihat dalam hal ini: koherensi dan kesaksian.
(Paus Fransiskus pada homili Santa Marta, 14 Januari 2020)
