Bertepatan dengan Hari Anak Misioner Sedunia pada 5 Januari 2025, Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX (Direktur Nasional KKI) membunyikan gong sebagai tanda dibukanya rangkaian perayaan Hari Anak Misioner Sedunia (HAMS) di Keuskupan Agung Pontianak. Acara ini dihadiri oleh 9 Paroki yang ada di Dekanat Pontianak Raya. Rangkaian HAMS ini dikemas dengan dua kegiatan formasi, yaitu formasi untuk anak dan remaja SEKAMI dan formasi untuk pendamping dengan SOMA, School of Missionary Animators.
Pada kesempatan ini, Tim Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia (BN-KKI) memberikan pelatihan kepada para pendamping SEKAMI (Serikat Kepausan Anak-anak Misioner). Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pendamping dapat memberikan pendampingan bina iman untuk anak-remaja SEKAMI dengan lebih baik. Romo Alfons menyampaikan materi Pengenalan KKI dan arah dasar SOMA sebagai bagian dari edukasi dan formasi untuk para pendamping.
Imelda Ramli tim dari BN-KKI menawarkan program Come and See Club (CSC) untuk para pendamping. Program CSC ini ditujukan untuk remaja katolik yang ingin berproses dengan komitmen selama pendampingan selama 1 tahun. Setelah materi CSC, RD Martinus Philipus selaku Dirdios Keuskupan Agung Pontianak menyambut dengan baik program CSC ini. Dengan lantang RD Martinus mengajak seluruh pendamping yang hadir untuk membuat refleksi mengenai kegiatan hari ini, sesuai dengan arahan dari buku panduan CSC.

Selain itu, Devina Utomo dari tim BN-KKI memberikan pelatihan kreativitas pendamping Bina Iman kepada para pendamping. Diharapkan setelah ini pendamping dapat lebih mengkreasikan lagi bahan materi yang akan diberikan kepada anak-anak, seperti kreasi doa, kreasi Kitab Suci, serta gerak dan lagu. Dengan berbagai olahan kreasi tersebut bisa dijalankan dalam pendampingan SEKAMI supaya anak-anak tidak merasa bosan dan jenuh dengan bahan ajaran yang diberikan dari pendamping. Pendamping juga dikenalkan dengan berbagai lagu-lagu Sekami agar dapat mengajarkan anak-anak lagu yang lebih variatif.
Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia ini merupakan salah satu momentum yang tepat untuk menyegarkan gerak dan aktivitas dalam pendampingan SEKAMI di paroki-paroki di Dekanat Pontianak Raya, Keuskupan Agung Pontianak. Harapan melalui kegiatan ini, ke depannya semakin banyak anak-remaja yang bergabung dan rajin dalam mengikuti SEKAMI. Dan semoga seusai kegiatan ini, semakin banyak pendamping yang terlibat dalam menggerakan dan menumbuhkembangkan pendampingan SEKAMI di stasi/paroki.
.
