Menjadi Murid-Murid Yesus yang Percaya

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I
2018-2019

Kamis, 27 Desember 2018
Pesta St.Yohanes, Rasul Pengarang Injil
1Yoh. 1:1-4 & Yoh.20:2-8

Dikisahkan dalam bacaan hari ini bahwa Petrus bersama murid yang dikasihi Yesus berlari menuju kubur yang kosong untuk membuktikan perkataan Maria Magdalena mengenai “Tuhan telah diambil orang.”

Sesampai di kubur, mereka menemukan kubur telah kosong. Yang ada di sana hanya kain kafan dan kain peluh milik Yesus. Tetapi tidak seperti Maria Magdalena yang merasa sedih dan kebingungan, mengira Yesus telah diambil orang, dikatakan bahwa saat murid yang dikasihi Yesus itu masuk ke dalam kubur, “ia melihatnya dan percaya.”

Percaya. Satu kata yang mengandung makna iman. Kita diajak untuk percaya. Percaya bahwa ketika kubur telah kosong itu berarti Tuhan Yesus telah bangkit. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Yohanes dalam surat pertamanya: “Apa yang telah kami lihat dan kami dengar, itulah yang kami tuliskan kepadamu.” Yesus, sang Juru Selamat yang telah ada sejak semula, yang oleh Para Rasul telah didengar, dilihat oleh mata mereka, disaksikan bahkan diraba dengan tangan mereka, yang mereka sebut “Firman hidup,” itulah yang dituliskan, diwartakan, dinyatakan oleh mereka. Firman yang hidup. Hidup telah dinyatakan. Rasul Yohanes mengajak kita, umat Kristiani untuk percaya pada pernyataan para Rasul, mengenai Yesus, sang Firman hidup.

Mari kita, murid-murid Yesus zaman kini, menyambut ajakan sang Rasul Yohanes dengan antusias yang sama yang dimiliki para murid Yesus dulu saat berlari ke kubur. Antusiasme yang tidak disurutkan oleh situasi kurang baik dari hidup kita, kesedihan maupun masalah. Tetapi antusiasme yang selalu didasarkan oleh rasa percaya, “iman” akan Yesus Kristus, bahwa Dia lah sang Firman hidup, sang pemilik kehidupan kita, yang selalu menunggu kita datang pada-Nya untuk mencapai sukacita yang sempurna.

Kita selalu diajak untuk bergabung dan bersekutu bersama Para Rasul. Persekutuan itu adalah persekutuan dengan Allah Bapa dan Yesus Kristus. Di dalamnya lah sukacita kita akan menjadi sempurna.

(Angel – Karya Kepausan Indonesia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s