Bunda Allah “Menyimpan Segala Perkara dalam Hati”

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I 2019

HARI RAYA SANTA MARIA BUNDA ALLAH
HARI PERDAMAIAN SEDUNIA ke-52

Selasa, 01 Januari 2019
Bil. 6:22-27; Gal. 4:4-7; Luk. 2:16-21

SELAMAT TAHUN BARU. Hari ini Gereja merayakan Santa Maria Bunda Allah sekaligus Hari Perdamaian Sedunia. Di awal tahun baru 2019 ini, kita diajak mengawali langkah hidup kita dengan bersyukur kepada Tuhan atas karya keselamatan-Nya dengan memilih Maria sebagai Bunda Penebus dan memulai tahun ini dengan menebarkan perdamaian. Gereja senantiasa mengajak kita untuk optimis dan membangun dunia baru yang dipenuhi rasa damai.

Seperti diwartakan dalam bacaan I dari kitab Bilangan, untuk mengembangkan optimisme itu, kita bersandar pada keyakinan iman “Tuhan memberkati dan melindungi engkau; menyinari dengan wajah-Nya dan memberi kasih karunia; Ia memberi damai sejahtera.” Berkat dan perlindungan Tuhan ini semakin dinyatakan secara penuh dalam diri Anak-Nya, seperti diwartakan Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia pada bacaan II. Kita menjadi ahli waris karena boleh berseru “Abba, ya Bapa” kepada Allah kita. Anak-Nya itu adalah Yesus, seperti ditegaskan dalam Injil, “Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh Malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.”

Pesan Tuhan dan misi hari ini jelas, kita diajak untuk senantiasa mengembangkan rasa syukur atas kasih karunia yang Tuhan limpahkan pada setiap langkah hidup kita dan membawa damai dalam setiap tutur kata dan tindakan kita. Untuk itu, spiritualitas yang hendaknya menjadi landasan adalah spiritualitas Bunda Maria, “menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya.”

Di zaman digital ini, jejaring sosial begitu banyak dan luas, orang begitu saja mudah memposting apa saja tanpa disaring dan dipikir terlebih dulu. Ujung-ujungnya menjadi hoax, provokasi dan ujaran kebencian. Kalau demikian, bukannya damai yang dihasilkan tetapi justru sebaliknya, yaitu perpecahan, pertengkaran dan perselisihan. Apalagi di tahun politik, jelang pilpres dan pileg ini. Itu berarti yang berkembang adalah budaya kematian dan bukan budaya kehidupan.

Seperti Bunda Maria, yang menyimpan segala perkara dalam hati dan merenungkannya, begitu pula kita hendaknya membiasakan diri untuk menyimpan segala perkara dalam hati dan merenungkannya sehingga tidak sembrono, grusa-grusu dalam bertindak, serta tidak asal-asalan dalam bicara. Dengan demikian, kita tumbuh kembangkan budaya kehidupan yang penuh damai.*** (NW)

(RD.M.Nur Widipranoto – Dirnas Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:
Kaum muda dan Teladan Bunda Maria: Semoga kaum muda, terutama yang berada di Amerika Latin mau meneladani Bunda Maria dan menjawab panggilan Tuhan untuk menyampaikan kegembiraan Injil pada dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:
Pemimpin Agama: Semoga para pemimpin agama berani dengan tegas menolak segala bentuk usaha pribadi maupun kelompok masyarakat yang hendak menggunakan agama demi meraih kepentingan politik praktisnya. Kami mohon…

Ujud Khusus:
Semoga umat di Keuskupan kami mendukung hasrat Sri Paus membangun damai dengan hikmat yang menguatkan tekad persaudaraan para pemimpin negara kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s