Pembaptisan Yesus Bukan Sekedar Ritual Belaka

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I 2019

Minggu, 13 Januari 2019
PESTA PEMBAPTISAN TUHAN
Yes.42:1-4, 6-7 & Kis.10:34-38 & Luk.3:15-16, 21-22

Yesus dibaptis Yohanes. Dalam banyak agama dan kepercayaan, air adalah lambang kebersihan dan pemurnian serta penyucian. Di kalangan anak cucu Abraham, air berkaitan dengan kisah Nabi Nuh. Dalam sejarah manusia, penodaan dan pemurnian terjadi silih berganti. Hidup dan penghidupan serta penyuburan adalah karunia Allah; sedangkan maut, kelaparan serta kemandulan berasal dari “musuh umat manusia” (setan). Oleh sebab itu penebusan dan pengudusan dilakukan dengan lambang air yang membersihkan.

Seruan Yohanes agar orang mau masuk ke Air Sungai Yordan dan dibaptis ada dalam rangkaian sejarah pembersihan anak cucu Abraham dari dampak dosa Manusia Pertama. Kalau Anak Tukang Kayu dari Nazaret itu mau masuk ke air untuk dibaptis: tindakan itu dari satu sisi merupakan langkah ‘menyatu dengan Sejarah Keselamatan bangsa-Nya’ dari sisi lain dipergunakan Allah untuk mewahyukan “bahwa pembersihan yang dimaklumkan Yesus merupakan penebusan total” dan bukan hanya simbolik saja.

Itulah sebabnya mengapa Yohanes Pembaptis juga terpana: bahwa Pengudusan Menyeluruh Umat Terpilih segera terwujud. Dalam pada itu Yohanes tidak mau menghayati kesadaran itu dalam hatinya sendiri. Ia mau mewartakan datangnya Saat Bahagia Penebusan itu dan mengajak orang dan murid-muridnya menyambut Uluran Tangan Sang Pengudus. Oleh sebab itu, Pembaptisan Yesus oleh Yohannes Pembaptis bukanlah sekedar ritual atau upacara belaka; melainkan merupakan Inisiasi Penebusan seluruh Bangsa Manusia.

Kelak Gereja, sebagai Paguyuban Umat Beriman menempatkan Baptis sebagai “TANDA DAN SARANA PRIMER” dari terpadunya manusia-manusia yang mengimani Tuhan Yesus Kristus. Inisiasi Iman ini bersumber pada peristiwa yang menghubungkan Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru.

Marilah kita melaksanakan misi kita yaitu pengutusan untuk menjadi Saksi Iman pada Sang Kristus, yang diurapi Roh Kudus.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kaum muda dan Teladan Bunda Maria: Semoga kaum muda, terutama yang berada di Amerika Latin mau meneladani Bunda Maria dan menjawab panggilan Tuhan untuk menyampaikan kegembiraan Injil pada dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pemimpin Agama: Semoga para pemimpin agama berani dengan tegas menolak segala bentuk usaha pribadi maupun kelompok masyarakat yang hendak menggunakan agama demi meraih kepentingan politik praktisnya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kamimendukung hasrat Sri Paus membangun damai dengan hikmat yang menguatkan tekad persaudaraan para pemimpin negara kami. Kami mohon… 

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s