Yesus Membenamkan Diri Pada Orang yang Menyesal

Angelus: ‘Ingat tanggal Pembaptisanmu’
Menjelang doa Angelus Minggu, Paus Fransiskus mengajak kita masing-masing untuk mengingat tanggal baptis kita dan merenungkan dua kali pembenaman Yesus pada pembaptisan-Nya sendiri di Sungai Yordan.

Paus Fransiskus mengajukan pertanyaan sederhana kepada semua orang yang hadir pada doa Angelus di Lapangan Santo Petrus: “Siapakah di antara kamu yang tahu tanggal baptismu?”
Kepada yang belum tahu kapan tanggal baptisnya, Paus mengajaknya untuk bertanya kepada orang tua, kakek-nenek, atau wali baptis mereka, dan untuk merayakan tanggal itu setiap tahun.

Dua kali Pembenaman
Ajakan Paus tersebut, disampaikannya saat Gereja merayakan Hari Raya Pembaptisan Tuhan Kita.
Dalam renungannya, Paus Fransiskus berkata bahwa Yesus menjalani dua kali pembenaman dalam Pembaptisan-Nya.

Dalam kondisi manusia
Pertama, Yesus terbenam dalam kerumunan, katanya. “Dia mempersatukan diri-Nya dengan mereka, dengan demikian sepenuhnya menyatu dengan kondisi manusia, berbagi segalanya dengan mereka, kecuali dosa.”
Paus mengatakan bahwa Pembaptisan Yesus di Sungai Yordan juga merupakan suatu pencerahan, karena terjadi “di tengah-tengah orang yang menyesal,” di mana Yesus “menyatakan jalan pikiran dan perasaan misi-Nya.”
Dia mengatakan bahwa Yesus berbagi dengan orang-orang yang memiliki “hasrat mendalam untuk pembaruan diri.”

Dalam doa
Setelah terbenam dalam air sungai Yordan, Paus berkata, Yesus “terbenam dalam doa, yaitu, dalam persekutuan dengan Bapa.”
Yesus memulai misi-Nya untuk mewujudkan kasih Allah bagi manusia dengan baptisan-Nya. “Misi seperti itu dicapai melalui penyatuan yang tetap dan sempurna dengan Bapa dan Roh Kudus,” kata Paus.
Paus Fransiskus mengatakan ini berarti “terus dilahirkan kembali dalam doa, penginjilan dan karya kerasulan sehingga memberikan kesaksian Kristiani yang jelas.”

Membarui janji baptis
Akhirnya, Paus berkata bahwa Pembaptisan Tuhan adalah kesempatan untuk membarui janji baptis kita sendiri, “berkomitmen untuk hidup setiap hari dengan cara yang selaras dengan pembaruan itu.”
“Semoga Yesus, yang menyelamatkan kita bukan karena jasa kita sendiri tetapi karena kebaikan Bapa yang luar biasa, membuat kita berbelas kasih kepada semua orang.”

13 Januari 2019
Oleh: Devin Watkins
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s