Misionaris “Anti Hoax”

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I 2019

Minggu, 27 Januari 2019
Neh.8:3-5a, 6-7, 9-11 & 1Kor.12:12-30 (1Kor.12:12-14,27) & Luk.1:1-4; 4:14-21

Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, selamat hari Tuhan. Kita sekarang berada di era digital dan zaman milenial. Di zaman kita sekarang ini arus informasi begitu cepat, dapat menjangkau siapa saja dan di mana pun kita berada. Tidak heran kalau sekarang setiap hari kita dibanjiri dengan banyak berita dan informasi. Ada berita yang mewartakan kebenaran. Ada berita yang menawarkan janji-janji palsu. Ada pula informasi yang menyesatkan. Bahkan ada juga berita yang menaburkan kebencian dan perpecahan. Hoax bertaburan di mana-mana, bukan untuk membangun kehidupan masyarakat kita tetapi justru merusak kehidupan kita bersama. Di zaman ini, siapapun bisa mewartakan apapun dengan cara yang sangat mudah dan cepat. Kalau tidak hati-hati, justru kemudahan dan kecanggihan sarana dan media komunikasi akan menjadi bumerang bagi kita sendiri.

Penulis Injil Lukas, dalam bacaan hari ini, mengajar kita untuk bersikap bijaksana. Sebagai penerima informasi dan berita, kita diajak untuk tidak meneruskan dan menyebarkan begitu saja. Kita diajak untuk “menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya.” Sikap ini mengajak kita untuk selalu mencari dan meneliti kebenaran berita atau informasi yang kita terima. Setelah yakin bahwa warta yang kita terima adalah benar dan baik untuk kehidupan, barulah kita boleh “mengambil keputusan” untuk menyampaikannya kepada yang lain. Masyarakat kita di zaman ini membutuhkan para pewarta kebenaran dan kebaikan.

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, seperti Yesus sendiri yang hadir ke dunia “untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang,” kehadiran kita di mana pun kita berada juga untuk membawa kebaikan dan kebenaran. Zaman kita dan masyarakat kita saat ini sangat memerlukan misionaris-misionaris pembawa kebaikan dan kebenaran. Siapapun akan bisa menjadi misionaris pembawa kebenaran, kebaikan dan cinta kasih, termasuk anda sendiri. Tuhan memanggilmu untuk menjadi misionaris-Nya.

(Penerbangan Banjarmasin – Yogyakarta, RD. Doso, Imam Keuskupan Banjarmasin)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kaum muda dan Teladan Bunda Maria: Semoga kaum muda, terutama yang berada di Amerika Latin mau meneladani Bunda Maria dan menjawab panggilan Tuhan untuk menyampaikan kegembiraan Injil pada dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pemimpin Agama: Semoga para pemimpin agama berani dengan tegas menolak segala bentuk usaha pribadi maupun kelompok masyarakat yang hendak menggunakan agama demi meraih kepentingan politik praktisnya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kamimendukung hasrat Sri Paus membangun damai dengan hikmat yang menguatkan tekad persaudaraan para pemimpin negara kami. Kami mohon…

 Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s