Misionaris dan Kesaksian Musa

Renungan Harian Misioner
Kamis Prapaskah II, 21 Maret 2019
Peringatan S. Noel Pinot, S. Serapion
Yer 17:5-10; Luk 16:19-31

Renungan Harian dari Yung-Fo

Para sahabat missioner yg terkasih,
Firman Tuhan pada Hari Kamis dalam Pekan II Masa Prapaskah ini mempertemukan kita dengan Nabi besar Yeremia, dan dengan si pengemis Lazarus. Melalui para tokoh alkitabiah ini, Allah menitipkan pesan-pesan berikut bagi siapapun yang menyediakan diri untuk menjadi orang utusan atau misionaris-Nya.

1. Andalan setiap misionaris
Melalui Nabi-Nya, Yeremia, Allah memberikan penegasan tentang Kutuk dan tentang Berkat, yang dapat terjadi pada manusia.
“Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan,” (Yeremia 17 : 5). Jadi, alasan mengapa seseorang mendapatkan KUTUK ialah karena ia menjauh dari Tuhan, dan mengandalkan kekuatannya sendiri.

Sementara itu, ada juga BERKAT yang tersedia. Siapakah yang layak mendapatkannya? Dan inilah petunjuk Firman Tuhan, “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan. Nasibnya seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang selalu hijau daunnya dan yang tidak takut akan datangnya panas terik,” (Yeremia 17 : 7-8).

Dari penegasan ini, seorang misionaris seyogyanya adalah seorang yang diberkati. Karena tugas perutusaan atau misinya tidak datang dari dirinya sendiri, tetapi ia terima dari Tuhan. Karena itu, akan aneh kalau ia tidak mengandalkan Tuhan, yang mempercayakan perutusan atau misi-Nya kepadanya. Kejatuhan seorang misionaris terjadi ketika ia mulai sombong dan melupakan Tuhan!

2. Kesaksian Musa
Selanjutnya, kepada kita dihadapkan kasus si miskin Lazarus di hadapan orang kaya yang berpesta-pora setiap hari. Pesan Tuhan melalui Yeremia, muncul kembali dalam wujud kedua tokoh ini. Orang kaya itu adalah gambaran orang-orang yang mengandalkan diri sendiri, egois, dan tidak mengandalkan Tuhan, maka hidupnya berakhir di neraka (Lukas 16 : 23-25).

Di sisi lain, si miskin Lazarus adalah potret orang-orang yang mengandalkan Tuhan, sehingga hidupnya berakhir di pangkuan Abraham, orang kesayangan Allah (Lukas 16 : 22).

Pesan untuk misionaris disampaikan melalui permintaan orang kaya ini, yang meminta supaya Lazarus dikirimkan ke dunia guna mengingatkan saudara-saudaranya, agar supaya tidak bernasib seperti dirinya (Lukas 16 : 27-30). Jawaban Abraham menegaskan tentang pentingnya orang mendengarkan kesaksian Musa (Lukas 16 : 31).

Kata-kata Abraham menutup dialognya dengan orang kaya itulah yang menjadi tugas para misionaris. Yaitu mengingatkan umat manusia tentang pentingnya mendengarkan dan melakukan kesaksian Musa, agar dapat bebas dari siksa neraka dan mewarisi hidup dalam keabadian surgawi.

Bantu kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan, supaya kami membuka hati untuk mendengarkan kesaksian orang-orang utusan-Mu. Amin. (rmg).

(RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Pengakuan Hak Komunitas-Komunitas Kristiani: Semoga komunitas-komunitas Kristiani, terutama mereka yang teraniaya, dapat merasakan kedekatan dengan Kristus dan mengalami bahwa hak-hak mereka sungguh dihormati oleh masyarakat sekitar. Kami mohon…

 Ujud Gereja Indonesia:

Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden: Semoga dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum untuk anggota DPR dan Presiden, semua warga negara mengutamakan hati nuraninya, serta tetap berusaha menjaga kerukunan serta persaudaraan sesama anak bangsa agar tidak tergoda oleh bujukan politik uang. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami ikut mengusahakan agar penyelenggaraan pemilihan di kampung-kampung terlaksana dengan semangat persaudaraan yang tulus dan penuh kejujuran.Kami mohon…

Amin

Tinggalkan komentar