Terbuka pada Iman

Renungan Harian Misioner
Selasa Paskah II, 30 April 2019
Peringatan S. Pius V
Kis. 4:32-37; Yoh. 3:7-15

Nikodemus adalah tokoh Israel. Namun ia tidak segan belajar dari Yesus, yang ditunjukkannya dengan mau menghadap Yesus, walau tidak di depan umum. Ia berani menyampaikan pertanyaan iman yang jujur, agar imannya dapat diperkuat. Untuk itulah Yesus memberi “kursus iman privat”. Kepadanya Yesus menjelaskan bagaimana Roh Allah berhembus, di mana dan ke mana Dia mau. Manusia perlu membuka telinga hatinya agar iman dianugerahkan, diteguhkan, dikuatkan dan dapat mekar dalam dirinya. Kalau kita mengikuti jejak Nikodemus, yang rendah hati, dan mau membuka telinga hati, maka Tuhan juga akan mencurahkan Roh Pencerah, supaya kita sungguh beriman sedalam-dalamnya. Hanya dengan cara itulah hikmah dan iman dapat diberikan kepada kita.

Bapa, yang menyatu dengan Sang Putera, juga akan berkenan tinggal dalam diri kita apabila dengan rendah hati dan tulus, kita mau datang menghadap Tuhan, untuk memohon agar Dia meneguhkan iman dan menguatkan serta mengembangkannya. Pertanyaan untuk kita: apakah kita mau rendah hati dan menghadap kepada Tuhan Yesus? Apakah kita mau dengan tulus membuka hati di hadapan-Nya? Apakah kita siap untuk membuka telinga hati dan mendengarkan pesan-pesan Tuhan untuk dapat memahami-Nya? Apakah kita juga mau mengikuti pesan-pesan-Nya dengan setia? Mohonlah Roh untuk bertiup ke dalam Telinga Jiwa kita supaya kita memahami-Nya, diresapi-Nya dan menjadi beriman sejati. Siapkanlah hati untuk menghadap-Nya dan disambut-Nya.

Dalam Injil nampak pelbagai cara, agar hembusan Roh dapat sampai kepada kita dan menjadikan kita peka kepada-Nya. Petrus, yang menjadi pemimpin kita memerlukan ketekunan yang besar, untuk menundukkan kekerasan hatinya supaya memperoleh kerendahan hati. Kita boleh percaya, bahwa Tuhan sabar sekali pada kita, sehingga terus menerus mengulurkan Tangan-Nya guna mengangkat kita supaya kita tidak tenggelam. Petrus harus menjadi lebih rendah hati.

Tuhan juga menyapa Yohanes namun dengan cara yang berbeda lagi. Orang ini dilimpahi tanda-tanda cinta kasih yang begitu besar, sehingga Ibu-Nya pun diserahkan kepadanya untuk dilayani. Roh cinta kasih memberi hikmah kasih tetapi juga tugas untuk melayani Pribadi yang sesuci Bunda Maria. Sementara itu, Thomas yang penuh komitmen dengan Tuhan, dikaruniai tanda dan sarana iman, yang istimewa. Ia diberi kesempatan khusus untuk membangun iman kepada Yesus yang dibangkitkan. Kepadanya diberikan kemungkinan untuk memasukkan jarinya ke luka-luka Tuhan. Dengan beberapa contoh itu kelihatan, bagaimana Roh berhembus sesuai dengan Kehendak Bapa dan perkenan Sang Putera.

Masing-masing dari kita mempunyai sifat-sifat yang khas dan karena itu dijamah Allah dengan hembusan batin yang sangat khas. Bukalah diri dan belajarlah untuk siap didekati Tuhan dengan cara, yang hanya Tuhan tahu. Namun dari kita diperlukan kesiapan. Kita juga dapat mencari pelbagai Latihan Rohani, yang tepat untuk setiap sifat kita serta sesuai dengan situasi dan kondisi, tempat kita diposisikan oleh Tuhan. Ke sanalah Hikmah Allah akan mengarah. Siap-siaplah!

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Para Dokter dan rekan-rekannya di wilayah perang: Semoga para dokter dan rekan-rekannya yang bekerja di wilayah perang dan mengambil risiko bagi hidup mereka sendiri demi keselamatan orang lain dikuatkan dan dilindungi oleh Tuhan yang Maha Kasih. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Menangkal Radikalisme: Semoga Gereja membantu dan sungguh-sungguh terlibat secara nyata dalam bekerja sama dengan pemerintah dan kelompok masyarakat lain yang sedang berupaya menangkal segala bentuk kekerasan radikalisme dan fundamentalisme yang sedang mengancam keutuhan bangsa. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami merayakan Paskah dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan di tengah masyarakat yang beraneka ragam, dalam bimbingan Bunda Maria, Ratu Damai dan Sukacita. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s