Kerendahan Hati Sebagai Dasar Pelayanan Kristiani

Renungan Harian Misioner
Kamis Paskah IV, 16 Mei 2019
Peringatan S. Ubaidus, S. Yohanes Nepomuk, S. Simon Stock
Kis. 13:13-25; Mzm. 89:2-3,21- 22,25,27; Yoh. 13:16-20

Merenungkan Injil Yohanes dalam pekan Paskah IV ini, kita diajak untuk mendalami percakapan Yesus dan para murid pada saat perjamuan terakhir. Waktu itu Yesus membasuh kaki para murid dan hingga saat ini kita selalu menghadirkan kembali ritual tersebut dalam perayaan Kamis Putih. Memahami tindakan Yesus membasuh kaki para rasul menuntun kita pada pemahaman akan sikap rendah hati dan penyerahan diri secara penuh. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya; atau seorang utusan daripada dia yang mengutusnya.”

Kita masih ingat bagaimana awalnya Petrus menolak untuk dibasuh oleh Sang Guru, karena ia belum paham apa yang hendak disampaikan Yesus. Sikap merelakan Yesus membasuh kaki, yang merupakan simbol pelayanan secara utuh, berarti juga menerima pribadi Yesus sebagai Mesias ‘yang melayani’. Hal ini mungkin belum dimengerti oleh para murid yang dalam pemikiran mereka membayangkan Mesias sebagai Raja Agung – yang nantinya membawa pembebasan dari penjajahan. Yesus mencoba untuk menunjukkan bahwa hanya dengan menerima diri-Nya sebagai Hamba Allah – yang memberikan diri secara penuh – kita memahami totalitas Kasih Allah. Penerimaan itulah yang menjadi landasan iman kita yang memberikan sukacita dan berbuah dalam pelayanan. “Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu jika kamu melakukannya.”

Sukacita untuk melayani sesama dengan penuh kerendahan hati memang sangat bertolak belakang dengan logika orang kebanyakan. Ketika pelayanan dilakukan atas keinginan memperoleh nama besar, penghargaan, dan keuntungan pribadi, apa yang hendak disampaikan Yesus terasa sulit untuk diterima. Kita yang telah dibaptis dan menyatakan diri sebagai pengikut Kristus diundang untuk melayani dengan cara Allah sendiri. Oleh sebab itu, dalam perbuatan sekecil apapun yang kita lakukan tanpa pamrih bagi sesama kita, Allah turut berkarya melalui diri kita. Dengan mulai melakukan hal-hal sederhana bagi sesama dengan semangat kerendahan hati, kita telah ikut andil dalam pewartaan Kasih Allah. Kita adalah para misionaris kasih Allah di dunia.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Missionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Gereja di Afrika, sebagai benih persatuan: Semoga Gereja di Afrika, melalui keterlibatan anggota-anggotanya, dapat menjadi benih persatuan bagi penduduknya dan menjadi tanda pengharapan bagi benuanya. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pendidikan Nilai: Semoga tenaga pendidikan dalam Lembaga-Lembaga Pendidikan Katolik tidak sekedar sibuk mentransfer ilmu, tetapi sungguh-sungguh berupaya untuk menanamkan keutamaan nilai-nilai Kristiani kepada anak didiknya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami berkat rahmat Pentakosta dan dibimbing Bunda Maria, dapat saling mendidik sehingga memperoleh kebijaksanaan mendalam untuk membangun nasionalisme yang sehat dan bangsa bermartabat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s