Antara Impian dan Kenyataan Hidup Misionaris Tuhan

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 25 Mei 2019
Peringatan S. Beda Venerabilis, S. Gregorius VII, S. Maria Magdalena de Pazzi
Kis. 16:1-10; Mzm. 100:1-2,3,5; Yoh. 15:18-21

Sahabat-sahabat Tuhan yang Terkasih,
Selamat berakhir pekan untuk kita semua. Di hari senggang ini kita diajak sejenak guna membathinkan tentang realita kehidupan seorang misionaris utusan Tuhan yakni kita semua yang dipanggil dan diutus Tuhan menyebarkan luaskan Kerajaan-Nya ke seluruh dunia sesuai pilihan hidup serta karya pengabdian kita.

Kisah karya para Rasul di bacaan pertama hari ini mengajak kita merenungkan partisipasi kita dalam upaya menyebarkan Kerajaan Allah kepada sesama melalui tugas-tugas dan pelayanan kita baik di keluarga, komunitas maupun di level yang lebih tinggi dan luas. Sudah pasti, setiap kita telah berjuang mewujudkan keinginan kita yakni mau memberi yang terbaik bagi Tuhan dan sesama.

Injil hari ini pun semakin menyadarkan kita akan realitas hidup sebagai pengikut Tuhan bahwa kita pun akan menghadapi tantangan, kesulitas dan cobaan sebagaimana dialami Yesus, Guru dan Tuhan kita. Alasannya karena dunia punya cara pandang dan perlakuannya tersendiri yang sering berseberangan dengan jalan kehendak Tuhan.

Di sinilah sering terjadi perseturuan antara yang benar dan salah, antara yang baik dan buruk, antara kehendak Tuhan dan kehendak manusia. Kisah penyaliban Tuhan menjadi bukti akan hal ini bahwa tak selamanya maksud baik, benar dan mulia akan ditanggapi secara baik. Kadang bahkan sering karya-karya seperti itu dianggap ‘gangguan’ bagi mereka yang hidup ‘berseberangan’ dengan nilai-nilai hidup sejati.

Ada seorang ibu yang pernah menyampaikan kekesalannya karena perlakuan buruk teman-teman di kantornya. Dia dilaporkan secara ‘sepihak’ kepada atasannya bahwa dia telah salah menggunakan posisinya sebagai bendahara dan ‘menggunakan’ uang perusahaan demi kepentingan pribadi. Padahal hal itu tidak benar namun informasi itu ‘diciptakan’ karena adanya unsur iri hati di antara sesama teman kantor yang merasa tersaingi karena kehadiran dan prestasi yang ditunjukkan ibu itu. Faktor pemicu lainnya juga adalah faktor perbedaan keyakinan sehingga ada semacam upaya untuk ‘mencoreng’ nama baik ibu itu. Jelas ibu itu terancam dipecat dari perusahaan.

Syukurlah pimpinan perusahaan yang awalnya sempat terpengaruh informasi ‘miring’ itu akhirnya bisa menemukan ‘duduk perkara’ yang sebenarnya sehingga ibu itu ‘selamat’ dari ‘trik jahat’ itu. Di akhir WA-nya ibu itu mengungkapkan bahwa tidak gampang hidup dan bersaksi di tengah situasi kebenaran mudah ‘dipermainkan’. Namun perisitwa itu makin meneguhkan dia untuk percaya bahwa Tuhan tidak pernah menutup mata dalam segala peristiwa yang terjadi. Dia akan menampilkan diri pada waktu-Nya dan melalui cara-Nya.

Kisah di atas hanya merupakan satu kisah dari sekian banyak kisah yang sering terjadi ketika kita berupaya mewujudkan niat luhur di tengah situasi yang kontras. Maka Yesus menasihati kita semua untuk berani menghadapi arus balik itu karena itulah kenyataan yang harus dihadapi ketika harus menyuarakan nilai-nilai sejati di tengah situasi yang ‘berseberangan’ dengan apa yang kita perjuangkan. Kisah penyaliban Yesus menjadi peneguhan bagi kita bahwa apapun daya upaya manusia yang mau mencoba menghalau dan membinasakan kebenaran, hanyalah suatu upaya sia-sia karena Tuhan justru menggunakan moment-moment tersebut untuk menampilkan kebenaran dan kemahakuasaan-Nya di atas segala ‘klaim’ manusia dan dunia.

Tuhan, Sang Kebenaran dan Cahaya sejati senantiasa tampil sebagai pemenang dalam setiap perseteruan antara benar dan salah, baik dan buruk, palsu dan sejati. Yang dibutuhkan di sini adalah kesabaran dan ketabahan karena Tuhan biasanya bekerja pada jalan dan waktu-Nya. Salah satu kekuatan (inner power) seorang misionaris ialah kemampuan menyinkronkan jalan kehendak Tuhan dan kemauan diri. Karena sinkronisasi itu akan menumbuhkan sikap siap sedia menghadapi kenyataaan dan dengan sikap ksatria menghadapi situasi dengan segala risikonya karena didasarkan pada keyakinan dari dalam jiwa terdalam bahwa Tuhan Yang Mahakuasa dan Mahatahu tak pernah buta melihat realita kehidupan kita. Dia mengganjar setiap orang sesuai perbuatannya.

Mari kita meneruskan kiprah pengabdian misioner kita dengan segala susah-senangnya, Tuhan Sang Pemilik misi tak pernah membiarkan kita berjalan sendirian. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Gereja di Afrika, sebagai benih persatuan: Semoga Gereja di Afrika, melalui keterlibatan anggota-anggotanya, dapat menjadi benih persatuan bagi penduduknya dan menjadi tanda pengharapan bagi benuanya. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pendidikan Nilai: Semoga tenaga pendidikan dalam Lembaga-Lembaga Pendidikan Katolik tidak sekedar sibuk mentransfer ilmu, tetapi sungguh-sungguh berupaya untuk menanamkan keutamaan nilai-nilai Kristiani kepada anak didiknya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami berkat rahmat Pentakosta dan dibimbing Bunda Maria, dapat saling mendidik sehingga memperoleh kebijaksanaan mendalam untuk membangun nasionalisme yang sehat dan bangsa bermartabat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s