Hai Anak Muda, Bangkitlah!

Pesan Bapa Paus kepada kaum muda: Gereja membutuhkanmu agar ia dapat menjadi dirinya sendiri sepenuhnya
Paus Fransiskus bertemu dengan orang-orang muda yang ikut mengambil bagian dalam Forum Pemuda Internasional Kesebelas, yang mengikuti proses sinode yang telah dimulai sejak tahun lalu; dan publikasi seruan apostolik pasca-sinode “Christus vivit“. Forum ini diselenggarakan oleh Dikasteri untuk Awam, Keluarga, dan Hidup.

Paus Fransiskus mengadakan audiensi khusus di Vatikan pada hari Sabtu untuk sekitar 250 anak muda yang datang dari lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Orang-orang muda berada di Roma berpartisipasi dalam Forum Pemuda Internasional XI, yang berfokus pada tema “Pemuda beraksi di Gereja sinode”.

Dalam pesannya kepada orang-orang muda, Paus Fransiskus mengingatkan mereka bahwa mereka adalah “protagonis utama dari pertobatan pastoral yang sangat diinginkan oleh para Bapa Sinode”.

Pengalaman para murid di Emaus
Bapa Suci mengambil kesempatan untuk merenungkan pengalaman para murid di Emaus, yang dalam Sinode Oktober mengenai kaum muda digambarkan sebagai “paradigmatik untuk memahami misi Gereja kepada kaum muda”. Paus mengatakan sangat penting bahwa Hari Raya Corpus Christi jatuh selama Forum berlangsung. “Mungkinkah Tuhan ingin sekali lagi membuka hatimu sehingga dia dapat berbicara kepadamu melalui halaman Injil ini?”

Bapa Paus menjelaskan bahwa pengalaman Emaus membimbing para murid untuk melanjutkan perjalanan mereka, meskipun sekarang merupakan malam hari, kehadiran Kristus “menerangi hidup mereka”. Hari ini, juga, orang-orang muda “dipanggil untuk menjadi terang di malam yang gelap” yang dialami oleh begitu banyak anak muda yang “belum tahu sukacita hidup baru di dalam Yesus”.

Kebutuhan vital bagi komunitas
Paus Fransiskus juga menekankan perlunya komunitas, mencatat bahwa para murid yang bertemu Yesus di jalan menuju Emaus “merasa perlu untuk bersama komunitas mereka.” “Kita bertemu Yesus di mana pun, di komunitas dan di jalur dunia. Semakin kita membawa-Nya kepada orang lain, semakin kita merasakan kehadiran-Nya dalam hidup kita”. Di dunia dengan “semakin banyak perpecahan,” yang mengarah pada perang dan permusuhan, orang-orang muda “harus menjadi pesan persatuan.”

Sekali lagi, Paus mengingatkan kaum muda, “Kalian adalah wakil Tuhan hari ini, Gereja hari ini.” “Gereja membutuhkanmu sehingga dia bisa menjadi dirinya sendiri sepenuhnya”.

Mempersiapkan WYD 2022 di Lisbon
Mengingat perjalanan menuju Hari Kaum Muda Sedunia di Panama, Paus Fransiskus meminta kaum muda untuk bersiap bagi Hari Kaum Muda Sedunia berikutnya dengan merenungkan dua bagian ayat suci: Lukas 7:14, “Hai Anak muda, aku berkata kepadamu, Bangkitlah!”; dan penggalan ayat Kisah Para Rasul 26:16, “Berdirilah. Aku menetapkan engkau menjadi saksi tentang segala sesuatu yang telah kau lihat”. Paus mengatakan dia berharap bahwa akan ada “hubungan yang harmonis” antara perjalanan menuju Hari Pemuda Dunia Lisbon, dan perjalanan pasca-sinode. Ayat-ayat ini akan berfungsi sebagai tema untuk Hari Kaum Muda Sedunia pada tahun 2020 dan 2021, menuju Hari Kaum Muda Sedunia di Lisbon pada tahun 2022, dengan tema, “Maria bangkit dan pergi dengan tergesa-gesa” (Luk 1:39).

“Jangan mengabaikan suara Tuhan, yang mendesakmu untuk bangkit dan mengikuti jalan yang telah Dia persiapkan bagimu. Seperti Maria, dan dalam persatuan dengannya, semoga setiap hari kalian membawa semua cinta dan kegembiraan kalian kepada orang lain”.

22 Juni 2019
Oleh: Christopher Wells
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s