Meneladani Semangat Misioner Santo Bartolomeus

Renungan Harian Misioner
Sabtu Pekan Biasa XX, 24 Agustus 2019
Pesta S. Bartolomeus
Why. 21:9b-14; Mzm. 145:10-11,12-13ab,17-18; Yoh. 1:45-51

Sahabat-Sahabat Tuhan Ytk,
Salam jumpa lagi di akhir pekan ke-4 di bulan Agustus ini. Selamat merayakan pesta nama bagi saudara/i yang berpelindung Santo Bartolomeus. Kita diajak merenungkan keluhuran hidup Santo Bartolomeus yang menurut para sejarawan dia adalah Natanael sebagaimana dikisahkan dalam Injil hari ini.

Penginjil Yohanes mengisahkan bahwa pertemuan Natanael dengan Yesus bermula dari informasi yang didapatkannya dari Filipus bahwa dia telah bertemu Yesus, Orang yang disebut-sebut dalam Kitab para Nabi sejak dahulu kala. Menariknya, meskipun Natanael meragukan informasi itu, namun dia tergerak hati untuk pergi bertemu langsung dengan Yesus. Pertemuan dirinya dengan Yesus itu ternyata sangat mengesankan karena Yesus mampu mengetahui hal-hal perihal dirinya dan bahkan meyakinkan dirinya bahwa dia akan melihat hal-hal yang lebih hebat lagi. Pengalaman keheranannya akan pengetahuan extraordinary Yesus itulah yang membuat Natanael (Santo Bartolomeus) terkagum-kagum akan pribadi Yesus dan dia pun tergerak untuk mengikuti Yesus.

Dari kisah hidupnya, kita tahu bahwa dari pertemuan penuh arti dan makna tersebut, Santo Bartolomeus lalu rela dan ikhlas mendedikasikan seluruh sisa hidupnya sebagai Rasul Kristus di wilayah Likaonia, Asia Kecil. Selain di Armenia, Bartolomeus juga berkarya di Mesopotamia, Mosul (Kurdi, Irak), Babilonia, Kaldea, Arab dan Persia. Bartolomeus bahkan rela mengorbankan nyawanya menjadi martir tanah Armenia. Inilah alasan mengapa Bangsa Armenia hingga sekarang menobatkan Santo Bartolomeus (Natanael) sebagai Rasul bangsa Armenia karena dialah orang pertama yang menobatkan mereka menjadi Kristen.

Sungguh suatu hidup yang luar biasa mengesankan. Maka amatlah tepat bila Wahyu 21:9-14 dan Mazmur 145 dipilih sebagai bacaan sandingan di pesta orang kudus ini karena kata-kata Sabda Tuhan itu menjadi sebuah pemenuhan hidup sekaligus hadiah abadi bagi Santo Bartolomeus. Dia kini berada di Yerusalem Surgawi, Kota abadi nan penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. Karena diapun, seperti kata Mazmur 145 hari ini, telah turut mengambil bagian dalam karya agung Tuhan dan para kudus yakni memaklukan Kerajaan Allah yang semarak mulia hingga akhir hidupnya sebagai martir.

Kitapun diinspirasi untuk merenungkan hal-hal berikut:

  • Berterima kasih kepada orang-orang yang telah menjadi Filipus dalam kehidupan kita seperti orang tua kita, para guru dan orang-orang yang telah berjasa mempertemukan kita dengan Tuhan sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup sehingga kita bisa seperti sekarang ini (pause sejenak untuk mengenang dan berterima kasih kepada mereka).
  • Kita diajak merenungkan dan mensyukuri momen-momen inspirasional seperti perjumpaan Natanael dan Yesus yang kita alami juga dalam hidup kita dan membuat kita makin percaya pada kemahakuasaan dan kemahatahuan Allah (pause untuk kenangkan momen yang Sdr/I alami seperti saat Natanael terkagum-kagum akan kemahatahuan Allah).
  • Terdorong orang pengabdian total Santo Bartolomeus, kitapun mau terus berjuang mendedikasikan hidup kita sebagai Murid dan Rasul Tuhan yang kita konkretkan melalui pelaksnaan tugas dan tanggung jawab kita hingga akhir hayat.
    Hidup demikian pasti akan menghantar kita bergabung bersama Santo Bartolomeus dan para Kudus di Yerusalem Surgawi, kota yang menjadi dambaan kita semua. Tuhan yang telah memanggil dan mengutus kita pasti merestui dan memberkati kiprah pengabdian kita sekalian. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keluarga sebagai sekolah pengembangan kemanusiaan: Semoga dengan hidup doa dan cintanya, keluarga-keluarga semakin mampu menjadi sekolah tempat kemanusiaan yang sejati dihidupi dan dikembangkan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan antarumat beragama: Semoga dalam menjalin kerukunan hidup antarumat beragama, umat Katolik dimampukan untuk melihat kebaikan dan ketulusan dari kelompok umat beragama lain. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami dalam iman dan kesetiaan berbangsa mengobarkan nasionalisme penuh hikmat dan kebijaksanaan di kampung maupun di tempat-tempat aktivitas dalam masyarakat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s