Apa yang Membuat Sukses atau Gagal Melipatgandakan Talenta?

Renungan Harian Misioner
Sabtu Pekan Biasa XXI, 31 Agustus 2019
Peringatan S. Raymundus Nonnatus
1Tes. 4:9-11; Mzm. 98:1,7-8,9; Mat. 25:14-30

Sahabat-sahabat Tuhan Ytk!
Salam jumpa lagi di pekan terakhir bulan Agustus 2019. Di penghujung bulan ini kita diajak merenungkan pesan berhikmah yang disampaikan Tuhan kepada melalui Sabda-Nya. Perumpamaan Yesus tentang pengembangan talenta mengajak kita sekalian merenungkan hidup dan perjuangan dalam upaya mengembangkan talenta-talenta yang diberikan kepada kita, entah dalam bentuk kemampuan maupun tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita.

Menarik untuk direnungkan bahwa ada dua tipe pribadi yang ditampilkan Yesus, Sang Guru Kebijaksanaan melalui perumpamaan ini untuk kita renungkan. Tipe pribadi pertama yaitu orang yang terbuka menerima dan berupaya mengembangkan talenta-talenta yang diterima. Rasa tanggung jawab, kesetiaan, ketekunan dan kreativitas mengembangkan talenta menjadi kunci talenta-talenta yang mereka terima dilipatgandakan. Kita juga selama ini telah berjuang berupaya mengembangkan talenta kemampuan dan tugas-tugas yang dipercayakan kepada kita.

Karena itu orang suskses yang ditampilkan Tuhan dalam perumpamaan ini mau mengapresiasi dan menunjukkan kebenaran nilai-nilai luhur tersebut di atas dalam hidup manusia. Tentu saja ajaran Kebijaksanaan Tuhan ini pasti mengobarkan rasa syukur dan terima kasih kita serta roh kebenaran dalam diri kita bahwa ketekunan dan kesetiaan dari waktu ke waktu akan menghantar perjuangan kita indah pada waktunya bagi mereka yang menghayatinya. Dan sudah pasti semakin memotivasi kita untuk terus berjuang melipagandakan talenta yang Tuhan percayakan kepada kita.

Tipe pribadi kedua dalam perumpaan ini yakni orang yang menerima talenta tetapi tidak mengembangkannya. Disebutkan dalam teks tersebut bahwa alasannya berkaitan erat dengan cara pandang-mindset dia tentang tuannya yang terungkap melalui kata-katanya: “Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan” (Ayat 24-25).

Hal ini mengingatkan kita akan pengaruh cara pandang atau mindset tentang sesuatu termasuk tentang Tuhan sebagai motor penggerak arah berpikir dan tindakan kita serta kunci gagal-suksesnya hidup kita. Maka kita diajak untuk merenungkan juga mindset keliru apa saja yang membuat kita tidak mampu melipatgandakan talenta kemampuan dan tugas yang dipercayakan kepada kita. Keterbukaan apa adanya merenungkan hal-hal ini akan besar manfaatnya membantu kita menata hidup secara baik dan benar sehingga pada waktunya akan berbuah limpah dalam hidup kita.

Marilah di akhir bulan ini kita bersyukur untuk perlindungan dan berkat-berkat Tuhan yang dianugerahkan kepada kita sepanjang bulan Agustus 2019 ini (hening sejenak mengenang karya dan berkat Tuhan sepanjang bulan ini dan membangun niat untuk terus berupaya melipatgandakan talenta-talenta yang dipercayakan kepada kita).

Yakinlah selalu bahwa Tuhan yang penuh kasih sayang selalu setia menyertai, memerhatikan dan memampukan perjuangan kita hingga semakin berbuah limpah dalam hidup dan karier pengabdian kita sekalian. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keluarga sebagai sekolah pengembangan kemanusiaan: Semoga dengan hidup doa dan cintanya, keluarga-keluarga semakin mampu menjadi sekolah tempat kemanusiaan yang sejati dihidupi dan dikembangkan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan antarumat beragama: Semoga dalam menjalin kerukunan hidup antarumat beragama, umat Katolik dimampukan untuk melihat kebaikan dan ketulusan dari kelompok umat beragama lain. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami dalam iman dan kesetiaan berbangsa mengobarkan nasionalisme penuh hikmat dan kebijaksanaan di kampung maupun di tempat-tempat aktivitas dalam masyarakat. Kami mohon…

Amin

One thought on “Apa yang Membuat Sukses atau Gagal Melipatgandakan Talenta?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s