Imani dan Andalkan Tuhan yang Mahatahu dan Mahakuasa

Renungan Harian Misioner
Sabtu Biasa XXII, 7 September 2019
Peringatan S. Regina
Kol. 1:21-23; Mzm. 54:3-4,6,8; Luk. 6:1-5

Sahabat-sahabat Tuhan Ytk!
Salam jumpa lagi melalui temu berhikmah di akhir pekan pertama di bulan September 2019 yang merupakan Bulan Kitab Suci Nasional. Kita diajak Yesus mendalami salah satu hal penting yang perlu kita upayakan dalam hidup kita yakni mengikuti tuntunan Yesus, Anak Allah yang Mahatahu dan Mahakuasa. Alasannya tersimpul dalam Bait Pengantar Injil hari ini yang diambil dari Yohanes 14:6, “Akulah Jalan, Kebenaran dan Sumber Kehidupan, sabda Tuhan. Hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa.”

Kata-kata tersebut bisa saja menimbulkan protes dalam hati orang yang belum mengenal siapa Yesus sebenarnya. Namun bagi mereka yang dengan ikhlas dan genuine mendalami hidup dan ajaran-ajaran Yesus, akan mengakui bahwa kesaksian hidup dan ajaran Yesus sempurna karena mengekspresikan kebaikan dan kebenaran sejati. Maka patutlah ajaran Yesus dijadikan pegangan hidup manusia yang berjuang memeroleh kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akhirat nanti. Banyak orang termasuk tokoh-tokoh dunia seperti Mahatma Gandi, dll, mendalami ajaran Yesus dalam upaya menemukan pencerahan dan penuntun yang tepat untuk mengarungi hidup di dunia ini.

Kisah Injil hari ini merupakan satu dari sekian kisah yang mengungkapkan keberatan hati orang-orang Farisi untuk menerima dan mengakui ajaran dan ajakan Yesus. Alasannya karena mereka lebih mengikuti hukum Taurat dan kebiasaan Yahudi. Maka melalui kata-kata-Nya bahwa Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat, Yesus sebenarnya mau memberikan pencerahan bagi mereka bahwa pengetahuan dan tuntunan Tuhan jauh melampaui segala aturan yang dibuat manusia. Tuhan menuntun manusia sesuai kemahakuasaan dan maksud luhur-Nya yang selalu mau memerHATIkan nasib hidup dan kebahagiaan sejati.

Saudara-saudari sekalian, mencermati situasi dunia saat ini kita perlu merenungkan dan mendalami kebenaran dan keampuhan kata-kata Tuhan tersebut. Penegasan Tuhan kita itu ditujukan kepada diri kita juga yang sedang berada di suatu dunia yang sedang dihujani aneka pengetahuan dan penemuan teknologi dan sebagainya.

Tidak sedikit orang yang hidup dalam kecemasan, ketakutan dan ketiadaan harapan hanya karena terlanjur lebih percaya pada pengetahuan dan hanya mengandalkan kebisaan – kemampuan manusia. Padahal yang namanya manusia pasti punya keterbatasan maka pengetahuan dan kemampuannya pun pasti terbatas. Tak mengherankan banyak orang dilanda ketakutan dan kecemasan karena terlanjur mengandalkan pengetahuan dan kemampuan dunia khususnya ketika pertolongan yang diharapkannya itu sampai pada titik batasnya.

Patut disayangkan kalau kita yang mengimani Tuhan pun lebih menerima dan mengandalkan pengetahuan dan kemampuan manusia, dan kurang memberi ruang bahkan mengabaikan tuntunan dan pertolongan Tuhan. Kita tetap meminta bantuan sesama karena Tuhan pun bisa berkarya melalui sesama tetapi harapan kita hendaknya disauhkan pada Tuhan sehingga ketika pertolongan manusia tidak bisa diandalkan lagi maka kita tidak kehilangan asa karena kita masih memiliki Tuhan yang Mahatahu dan Mahakuasa. Kita diajak melalui Mazmur 54 hari ini untuk meletakkan pertolongan kita pada Tuhan.

Senada dengan ajakan tersebut Santo Paulus menasihati kita melalui bacaan pertama hari ini dari Kolose 1:23: “Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya”.

Yakinlah selalu bahwa Tuhan pasti menyertai dan memberkati kita selalu karena Tuhan tidak pernah mengecawakan anak-anak-Nya yang tekun menaruh harapan pada bimbingan dan pertolongan-Nya.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Perlindungan Laut: Semoga para politisi, ilmuwan dan ekonom mampu bekerjasama dalam melindungi dan melestarikan Samudra serta laut-laut dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pewarta Kabar Gembira: Semoga dengan rajin menghayati Kitab Suci, umat Katolik dapat memaknai profesinya masing-masing sebagai kesempatan untuk menjadi pewarta Kabar Gembira bagi sesamanya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami setiap saat mensyukuri pendampingan malaikat, yang menjadi utusan Allah sebagai ungkapan Penyelenggaraan Ilahi agar hikmat Ilahi menguatkan Gereja. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s