Apakah Pertemuanku dengan Yesus Membawa Keselamatan?

Renungan Harian Misioner
Kamis Pekan Biasa XXV, 26 September 2019
Peringatan Santo Kosmas dan Santo Damianus
Hag.1:1-8; Mzm.149:1-2.3-4.5-6a.9; Luk.9:7-9

Hari ini Gereja memperingati Santo Kosmas dan Santo Damianus, dua saudara kembar yang sama-sama berprofesi dokter. Keduanya dokter yang luar biasa, bagi mereka setiap pasien adalah saudara dan saudari dalam Kristus. Tidak pernah bersedia menerima uang imbalan untuk pengobatan. Sehingga mereka diberi julukan dalam bahasa Yunani yang artinya “tanpa uang sepeser pun”. Setiap ada kesempatan, mereka juga bercerita tentang Yesus Kristus, Putera Allah kepada pasiennya. Seringkali pasien yang datang berobat, mendapat kesembuhan bukan hanya sakit tubuhnya tetapi juga jiwa mereka dipulihkan dari beban hidup yang berat, setelah mereka mendengar kisah Yesus Kristus Sang Juruselamat.

Ketika terjadi penganiayaan di Suriah oleh Kaisar Diocletianus terhadap umat Kristiani, dokter kembar ini pun ditangkap. Mereka disiksa dan dianiaya, tak satu pun yang dapat memaksa mereka untuk mengingkari iman kepada Kristus. Pertemuan mereka dengan Yesus, memberi keberanian untuk menyerahkan hidup mereka bagi DIA dan menarik begitu banyak orang kepada cinta-Nya. Akhirnya mereka berdua dijatuhi hukuman mati dengan cara dipenggal pada tahun 303.

Dalam Injil, Yohanes pun berusaha untuk dapat bertemu dengan Yesus [Luk.9:9] Orang yang Bertemu dengan Yesus tidak pasti semuanya memiliki tujuan keselamatan. Tujuan Yohanes bertemu Yesus, hanya sebatas memenuhi keingintahuannya sebab ada yang mengatakan Yohanes-lah yang bangkit. Ada rasa khawatir, karena Herodes yang menyuruh orang memenggal kepala Yohanes [Mat. 14:1-12]. Pertemuan Herodes dengan Yesus, hanya sebatas tujuan manusiawi. Tidak ada dorongan iman yang memampukan dia melihat Yesus sebagai Penyelamat. Bagi orang-orang seperti Herodes, Yesus hanya sebatas orang hebat, yang dapat menarik perhatian banyak orang. That’s it.

Dalam Injil, beberapa pengalaman orang yang diubah hidupnya setelah mengalami pertemuan dengan Yesus. Zakheus si pemungut cukai yang bertobat [Luk. 19:1-10]. Nikodemus, orang Farisi, pemimpin agama Yahudi yang bertemu Yesus di malam hari kemudian menjadi murid Yesus [Yoh. 3:1-21]. Magdalena, pertemuannya dengan Yesus yang telah membebaskan dia dari tujuh roh jahat kemudian ikut pula melayani Yesus [Luk. 8:1-3]. Dan masih banyak lagi keselamatan yang diperoleh karena perjumpaan mereka dengan Yesus yang didorong oleh iman serta terang Roh Kudus menerangi hati dan budi mereka.

Bagi umat beriman, pertemuan dengan Yesus memberi rahmat yang membawanya pada keselamatan hidup kekal di surga. Iman, kepercayaan akan Yesus Kristus Sang Juruselamat menjadi satu-satunya yang paling berarti dalam perjumpaan dengan-Nya. Bagi mereka yang sakit, pertemuan dengan Yesus dalam sakramen dan pelayanan doa bisa mendatangkan kesembuhan baik jasmani maupun rohani. Namun seberapa hebat pun tokoh Yesus dilukiskan, jika manusia tidak memiliki iman kepercayaan, semuanya itu akan sia-sia saja.

Yesus bukan sekedar aktor ternama, Yesus bukan hanya tokoh agama, tetapi Yesus seorang pribadi yang penuh cinta. Hanya umat beriman yang mampu menjawab cinta-Nya.

Naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ, firman Tuhan” [Hag. 1:8] Tuhan memperhatikan orang yang lebih mengutamakan karyanya bagi kemuliaan Tuhan. Tuhan ingin membangkitkan hati umat agar lebih terarah kepada-Nya daripada kepentingan diri sendiri.

Apakah perjumpaan ku dengan Yesus, telah sungguh mengubah hidupku menjadi baru?

(Alice Budiana – Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini, Paroki Kelapa Gading – KAJ)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Perlindungan Laut: Semoga para politisi, ilmuwan dan ekonom mampu bekerjasama dalam melindungi dan melestarikan Samudra serta laut-laut dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pewarta Kabar Gembira: Semoga dengan rajin menghayati Kitab Suci, umat Katolik dapat memaknai profesinya masing-masing sebagai kesempatan untuk menjadi pewarta Kabar Gembira bagi sesamanya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami setiap saat mensyukuri pendampingan malaikat, yang menjadi utusan Allah sebagai ungkapan Penyelenggaraan Ilahi agar hikmat Ilahi menguatkan Gereja. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s