Menginjil seperti Lukas yang Selalu Setia

Renungan Harian Misioner
Jumat Pekan Biasa XXVIII, 18 Oktober 2019
Pesta S. Lukas
2Tim. 4:10-17b; Mzm. 145:10- 11,12-13ab,17-18; Luk. 10:1-9

Bacaan Pertama pada Hari Pesta St. Lukas ini, memperlihatkan seorang murid Paulus, yang selalu setia, juga ketika begitu banyak orang, telah meninggalkannya. Itulah Lukas. Iman kepada Tuhan, telah diperlihatkan oleh Lukas, dalam kesetiaan kepada Tuhan dan kepada Rasul Tuhan, yakni Paulus. Surat kepada Timotius ini menunjukkan, bagaimana iman kepada Allah perlu ditampilkan dalam pembentukan Paguyuban Umat Beriman: yakni dalam membangun Gereja. Rupanya, sudah sejak zaman Gereja Perdana, tidak mustahil ada orang yang mengatakan beriman kepada Tuhan, namun mempunyai masalah dengan komunitas gerejawi.

Kesetiaan Lukas kepada Paulus dapatlah menjadi teladan kita dalam menunjukkan kasih sayang kepada Mempelai Kristus, yaitu Gereja Kudus. Surat-surat Paulus dan komunitasnya, memperlihatkan, bahwa cinta kasih Kristus yang nampak dalam persahabatan-Nya kepada para Rasul, juga senantiasa perlu kita bangkitkan dalam kesetiaan kita satu sama lain. Dalam hal Lukas, ia tidak hanya menjadi teman perjalanan Paulus yang baik, tetapi telah membuat catatan-catatan, yang berharga sampai sekarang: agar para murid Kristus lebih dapat memahami Ajaran Sang Guru dari Nasaret.

Sejak dini, Tuhan Yesus sudah mengirimkan utusan-utusanNya (=rasul berarti utusan), yang tidak terbatas pada Keduabelasan, yang memang mempunyai peran istimewa. Dalam bacaan ini 72 murid diutus ke mana-mana: dengan pesan untuk mewartakan Kabar Gembira. Bekal mereka yang paling utama, bukanlah bekal-bekal materiil, melainkan bekal “bahwa diutus Tuhan sendiri”. Artinya, para utusan Yesus merasa, bahwa pengutusan (atau “kerasulan”) mensyukuri “bekal-batin”, yang berupa “dilibatkan dalam pengutusan Sang Putera untuk memberitakan, bahwa Bapa sudi membangun Keluarga Allah dengan mengampuni segala dosa”. Dengan demikian, setiap utusan Tuhan sudah merasa dipenuhi dengan rahmatNya, bahkan hanya dengan digabungkan dengan Karya Penyelamatan Allah. Lukas melangkah lebih jauh lagi, yakni dengan menyampaikan kepada orang-orang itu, pesan-pesan Tuhan secara cermat: bukan mengakukan kata-katanya sendiri sebagai kata-kata Tuhan.

Kalau para Penginjil melaksanakan pengutusan secermat mungkin, sewajarnyalah kalau kita “kini dan di sini” juga secara bersungguh-sungguh dan cermat mewartakan Kabar Gembira dengan pernuh kesetiaan. Marilah pada hari ini dan seterusnya, kita menyambut Roh Kudus, Roh Kesetiaan, untuk menjadi Pewarta dan Saksi Kabar Gembira, yang penuh kesetiaan. Kita boleh percaya, bahwa Sang Guru akan menjiwai kita dengan Roh-Nya.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Musim panen karya misi di Gereja: Semoga napas Roh Kudus menyemaikan dan menyuburkan Gereja dengan berseminya usaha dan karya-karya misi yang baru. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Gereja di Pedesaan: Semoga seiring dengan makin sedikitnya anak muda yang mau tinggal di pedesaan, Gereja setempat menemukan program-program yang dapat mengarahkan anak muda untuk mencintai dan memajukan desanya sendiri. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami mendukung nasionalisme orang muda kami, sehingga meneruskan perannya bekerja sama dengan rekan-rekan muda lain membangun persaudaraan secara bijaksana. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s