Peran Doa Dalam Ziarah Hidup Kita

Renungan Harian Misioner
Sabtu Biasa XXXII, 16 November 2019
Peringatan S. Margarita dr Skotlandia, S. Gertrudis dr Hefta
Keb. 18:14-16,19:6-9; Mzm. 105:2-3,36-37,42-43; Luk. 18:1-8

Sahabat-sahabat Tuhan Ytk! Salam jumpa lagi di akhir pekan ke-3 di bulan November 2019 ini. Kita diajak merenungkan satu pesan berhikmah yang disampaikan kepada kita melalui bacaan-bacaan suci hari ini khususnya pesan perumpamaan tentang Hakim yang tidak adil.

Kita sudah mendengar, membaca dan merenungkan perumpamaan ini berulangkali. Karena itu mari kita memperdalam beberapa pesan mengesankan dari perumpamaan Yesus demi pertumbuhan iman kita. Ada beberapa poin yang bisa dijadikan bahan refleksi bagi kita:

1. Betapa besar belas kasih dan perhatian Tuhan bagi manusia
Yesus membuat satu perbandingan yang sangat jitu dengan menampilkan sosok Hakim untuk mengungkapkan sifat Allah Bapa-Nya dan sosok janda yang mewakili kaum kecil-marginal. Yesus mau menegaskan bahwa kalau Hakim itu yang memiliki sifat tidak adil, tidak takut akan Tuhan dan tidak menghormati siapapun masih memilih rasa belas kasih dan solidaritas kepada si janda (kaum kecil dan juga simbol kita umat manusia), apalagi Tuhan yang menciptakan kita pasti lebih menyayangi kita lagi. Pesan inti tentang Allah yang Mahabaik ini sering ditekankan Yesus dalam pengajaran-pengajaran-Nya termasuk di Matius 7:7-11 tentang Pengabulan doa: “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya” (Mat. 11:7). Tentang kebenaran ini kita semua tentu sudah diteguhkan oleh pengalaman kita masing-masing untuk melihat, menyadari dan mengakui bahwa Allah Bapa kita itu memang sungguh agung kasih sayang-Nya kepada kita.

2. Pentingnya keyakinan iman akan cinta dan perhatian Allah
Inilah salah satu pesan inti yang mau ditekankan Yesus dalam perumpamaan dengan maksud membangun keyakinan iman dalam hati para pendengar-Nya termasuk kita semua. Mengapa demikian? Karena dengan iman yang kokoh bahwa Allah kita baik dan penuh cinta perhatian maka kita akan tidak jemu-jemu memohon pertolongan dan kasih perhatian Tuhan seperti yang Si janda miskin dalam perumpamaan tersebut. Iman yang kokoh akan kebaikan cinta Allah juga membantu kita melihat dan memaknai pengalaman-pengalaman hidup kita dari sisi penyelenggaraan Ilahi.

Berkaitan pesan ini, saya mengutip di sini kata-kata peneguhan dari salah satu pendamping Komunitas Verbum Domini (KVD) yang disampaikan kepada salah satu anggota KVD dalam sharing mingguannya. Pengalaman akan kehadiran Allah yang penuh kasih di dalam kehidupan kita semakin menumbuhkan rasa cinta dan percaya akan Penyelenggaraan Ilahi dalam kehidupan kita. Saya kira kita semua yang sudah mengalami pertumbuhan iman yang dibentuk melalui pengalaman-pengalaman konkret pasti setuju dengan kata-kata tersebut.

Mari kita terus memperteguh iman kita pada Allah Bapa kita yang Mahakuasa dan Mahakasih serta menaruh perHATIan pada penyelenggaraan Ilahi-Nya dalam keseharian hidup dan pengalaman-pengalaman nyata yang kita alami. Karena dengan jalan demikian kita semakin bertumbuh dalam iman, harapan dan kasih kita kepada Tuhan dan pada gilirannya akan mendorong kita untuk melakukan tindakan kasih yang sama kepada sesama.

Yakinlah selalu: Tuhan yang penuh cinta dan perhatian kepada kita semua pasti terus menyayangi dan memberkati kita sekalian. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Dialog dan Rekonsiliasi di Timur Tengah: Semoga semangat berdialog, bekerjasama dan rekonsiliasi tumbuh di wilayah Timur Tengah, di mana beragam komunitas agama dapat saling membagikan hidup dalam kebersamaan mereka. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Doa para lansia: Semoga para lansia tetap mampu memaknai hidupnya dan menjadi teladan karena mau berdoa dan terus belajar berdoa bagi kebutuhan Gereja dan Masyarakat. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami semakin menghayati Kristus sebagai Raja mereka serta mengikuti jejak-Nya bertindak bijaksana dalam mewartakan Kabar Gembira dan mewujudkan Kerajaan Allah. Kami mohon…

Amin

One thought on “Peran Doa Dalam Ziarah Hidup Kita

  1. 🖤“Pengalaman akan kehadiran Allah yang penuh kasih di dalam kehidupan kita semakin menumbuhkan rasa cinta dan percaya akan Penyelenggaraan Ilahi dalam kehidupan kita.“ Kalimat ini sangat tepat dan indah sekali rangkaian kata2nya – tapi mengalami & merasakan secara pribadi Kasih Tuhan dan Penyelenggaraan Illahi itu lebih indah lagi – tiada kata2 yg dapat mengimbanginya melukiskan perasaan ini selain terpukau, BERSYUKUR MEMUJI MEMULIAKAN NamaNya Yang Kudus 🙏🏼🙏🏼🙏🏼

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s