Osservator Romano – Selama tujuh puluh tahun Sr. Maria do Ce’u Pereira melayani rumah tangga Vatikan, sejak tahun 1949 – 2019. Pada 2 Desember 2019 tepatnya, beliau merayakan hari ulang tahunnya yang ke-90 tahun, jadi dengan kata lain, sejak berusai 20 tahun Sr. Maria sudah melayani di lingkungan keluarga Vatikan. Perayaan ulang tahun Sr. Maria, dirayakan oleh Paus Fransiskus di Kapel Rumah Santa Marta.
Selama bertahun-tahun, Sr. Maria dengan setia melayani keluarga Vatikan. Ia bersyukur kepada Tuhan atas anugerah kehidupan yang sampai saat ini masih diterimanya. Sr Maria, sangat bersukacita karena perayaan ulang tahun yang ke-90 ini dirayakan secara khusus oleh Paus Fransiskus dengan Misa yang dipersembahkan oleh Paus Fransiskus. Banyak ucapan selamat dari keluarga Vatikan, terlebih Paus Fransiskus memberikan selamat dan nasihat agar tetap setia dan sukacita dalam melayani. Ada banyak kenangan dengan Para Bapa Paus pendahulu Paus Fransiskus. “Selama tujuh puluh tahun, saya mengenal 7 Paus. Ada banyak kenangan yang indah, dan saya sangat berbahagia”, ungkap Sr. Maria kepada Oservator Romano. Selanjutnya beliau juga mengatakan, “Kenangan dengan Paus Pius XII, ketika beliau sakit, saya secara pribadi diberi kesempatan untuk melayani seluruh kepentingan pribadi beliau. Bahkan selama Konsili Vatikan II, saya diajak oleh Paus setiap pagi ke Kapel Paulina untuk berdoa demi keberhasilan Konsili”, jelas Sr. Maria dengan penuh semangat.
Kisah Suster Maria
Sr. Maria do Céu Pereira dilahirkan tahun 1929, di Portugal Azevo. Beliau anggota Komunitas Misionaris Fransiskan di Maria. Sejak tahun 1926, Paus Pius XI meminta Komunitas Sr. Maria untuk melayani rumah tangga keluarga Vatikan. Sr. Maria berkarya dan melayani rumah tangga di Vatikan sejak tahun 1949. Pemimpin Komunitas Sr. Maria, sempat mengungkapkan tentang pribadi Sr. Maria katanya, “Sr. Maria itu bagaikan “Jantung Rumah” yang menciptakan persatuan, selalu perhatian dengan hal-hal yang kecil, ramah dengan seluruh penghuni rumah dan setia.”
Misi untuk berdoa dalam hati bagi Gereja
Sr. Maria seorang biarawati yang penuh semangat dan melayani dengan sepenuh hati. Kendatipun sudah berusai 90 tahun, namun tetap tampak muda. Beliau banyak mengenangkan peristiwa-peristiwa dengan berbagi cerita dengan sukacita. Sr. Maria pernah diminta oleh Paus Paulus VI, untuk melayani Kardinal Virgilio Noè selama bertahun-tahun sampai kematiannya. Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan komitmen penuh kasih. Selain melayani rumah tangga Vatikan, sesekali Sr. Maria di Paroki sebagai petugas pastoral dan juga ikut bergabung di komunitas Postugis di Roma. Namun, bagi Sr. Maria, “Misi yang paling indah baginya adalah berdoa dalam keheningan untuk Paus dan Gereja.”
Yohana, SRM
Sumber, Newsvatican, 11/19
