Kita Diutus Membangun Sukacita Injil!

Renungan Harian Misioner
Jumat Adven II, 13 Desember 2019
Peringatan S. Lusia
Yes. 48:17-19; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Mat. 11:16- 19

Manusia dari segala masa ingin “hidup seribu tahun”. Sementara itu Yesaya ingin mengisi kehausan manusiawi itu dengan iman sejati, yakni dengan memercayakan diri pada tuntunan Allah, agar jalannya dalam mencari kemakmuran dan kebahagiaan memang benar. Tuhan sajalah yang mengetahui jalan benar itu, dalam usaha manusia mencari kebahagiaan, melampaui segala yang indah, seperti tanah yang subur, sungai yang mengalir menyejukkan serta didukung oleh gelombang yang mengokohkan. Namun anak cucu Abraham diarahkan untuk mengikuti jalan Tuhan; bukan mencari jalan sembarangan. Mereka juga dipesan untuk mewariskan ajaran itu pada generasi selanjutnya. Sebab, ‘bangsa yang kecil’ ini sudah diberi janji bahwa anak-cucunya akan berkesinambungan memenuhi dunia. Generasi berikut perlu dibimbing dalam iman yang sama: percaya pada Allah yang mendampingi ziarah mereka serta memberikan Roh, yang melingkup seluruh hidup mereka. Hanya dalam Roh itulah mereka boleh bersukacita tanpa henti.

Injil mengutip pesan Allah melalui Matius, dengan perumpamaan, yang amat manusiawi. Kontemplasikanlah adegan yang dikisahkan Matius: ada sekelompok anak yang bersama-sama di taman, dengan maksud bergembira bersama. Untuk itu nyanyian, lagu dan tarian adalah sarana, yang di mana pun juga di seluruh dunia mempersatukan anak-anak. Betapa mengecewakan, apabila di tengah komunitas yang penuh sukaria itu, ada yang tidak mau terlibat; dan hanya menyingkir saja; mereka juga tidak mau ikut, ketika sekian banyak temannya bersukacita. Tuhan Yesus membimbing para murid, untuk melibatkan diri dalam komunitas orang beriman; bukannya secara eksklusif mengasingkan diri demi kepentingan sendiri. Dalam perikop ini disampaikanlah pesan berharga Tuhan Yesus, untuk menyadarkan para murid, agar membangun paguyuban umat beriman: saling melibatkan diri dan berbagi sukacita maupun dukacita. Itulah Keluarga Allah.

Pada hari ini, kita ditemani oleh Santa Lusia, yang dikenal sebagai pelindung para penyanyi: amat selaras dengan pesan yang dikutipkan dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Kita diutus untuk membangun sukacita Injili, sebagaimana diungkapkan Bapa Suci dalam “Evangelii Gaudium”. Dengan demikian, kepada kita dipaparkan pesan ganda: “Evangelium” itu sudah “Kabar Baik”- masih disempurnakan dengan kata “Gaudium”, yang berarti “Sukacita”.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Masa depan kaum muda: Semoga setiap negara berketetapan hati dalam menentukan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendahulukan dan menjaminkan masa depan kaum mudanya, terutama mereka yang menderita dan putus harapan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kesetiaan Pasutri: Semoga kesetiaan janji perkawinan pasutri tidak luntur karena perkara-perkara sepele dalam hidup harian yang justru sering memicu perselisihan dalam keluarga. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami menyambut hikmat Roh Kudus untuk mengambil peran penting dalam membangun kebijakan damai dan ketekunan dalam keluarga di tempat tinggal maupun di tempat pengabdian mereka. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s