Apa Makananmu Hari Ini?

Renungan Harian Misioner
Selasa, 3 Maret 2020
Hari Biasa Pekan I Prapaskah
P. S. Marinus
Yes. 55:10-11; Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19; Mat. 6:7-15

Pada hari Rabu Abu yang lalu kita semua diingatkan: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Mrk. 1:15). Itulah panggilan bagi kita semua untuk masuk ke dalam proses pertobatan yang nyata selama kurang-lebih 40 hari ke depan. Waktu empat puluh hari, mengajak kita mengingat 4o tahun lamanya bangsa Israel berkelana di padang gurun untuk berproses menjadi lebih mengenal Allah-nya dan mengerti apa yang menjadi kehendak-Nya.

Yesus sendiri memberi kesaksian bahwa kedatangan-Nya ke dunia adalah untuk menggenapi Janji Allah. Dia mengajarkan kita untuk berdoa sebagaimana orang yang mengenal Allah, doa yang tidak banyak kata dan tidak bertele-tele. Doa yang memuliakan dan memasyhurkan nama-Nya. Doa yang memohon Kerajaan Allah menjadi nyata dan kehendak Allah terjadi di dunia ini seperti di dalam sorga (Mzm. 34:4; Mat. 6:7,9-10). Dan setelah Yesus kembali kepada Bapa-Nya di sorga, Ia telah mengutus kita untuk turut serta melanjutkan karya-Nya mewujudkan Kerajaan Allah di dunia ini. Kerajaan di mana Allah adalah Rajanya dan kita adalah umat yang dirajai-Nya, umat yang hidup karena kehendak-Nya.

Untuk melaksanakan kehendak-Nya ini kita harus mulai dengan hidup menurut ketetapan-Nya dan tetap mengikuti peraturan-Nya dengan berlaku setia. Hal itu menjadikan kita orang benar, orang yang kepada siapa mata Tuhan tertuju dan ke mana telinga-Nya akan mendengarkan sehingga Dia dapat menyelamatkan dan melepaskan kita dari segala kesesakan kita (Yeh. 18:9; Mzm. 34:16, 18). Kita juga harus berlaku seperti Yesus terhadap Bapa-Nya, yaitu melakukan kehendak Dia yang mengutus kita dan menyelesaikan pekerjaan-Nya sebagai sumber kehidupan kita, makanan kita. Kehendak Bapa sendiri adalah agar setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan beroleh hidup yang kekal dan akan dibangkitkan pada akhir zaman (Yoh. 4:34; 6:40).

Marilah kita mohon agar Bapa memberi kita makanan secukupnya setiap hari, memberikan Firman-Nya setiap hari, memberikan perintah-Nya setiap hari, agar kita dapat melakukan tugas sesuai kehendak-Nya dan menyelesaikannya. Jangan ragu dan gentar, sebab Bapa tahu apa yang kita butuhkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Carilah Tuhan senantiasa, maka Ia akan menjawab dan melepaskan kita dari kegentaran kita. Tujukanlah pandangan mata kita hanya kepada-Nya, sehingga ketika melaksanakan kehendak-Nya, wajah kita berseri-seri dan tidak tersipu-sipu malu, sebab barangsiapa percaya kepada-Nya tidak akan dipermalukan (Mat. 6;8; Mzm. 34:5-6; Rm. 10:11)

Karena itu kita harus hidup bukan hanya dari roti saja, tetapi dari sang Roti Hidup yang turun dari sorga, sang Firman yang berasal dari Allah, dengan demikian maka kehendak Allah bahwa Kerajaan-Nya akan terwujud di muka bumi ini pasti terjadi, sebab setiap Firman yang keluar dari mulut Allah, tidak akan kembali kepada-Nya dengan sia-sia, sebaliknya akan melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya dan akan berhasil dalam apa yang disuruh-Nya (Mat. 4:4b; Yes. 55:11). (ek)

(Antonius Ekahananta – Awam Katolik Pengajar Misi Evangelisasi)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Umat Katolik di Cina: Semoga umat Katolik di Cina bertahan dalam keteguhan iman pada Injil dan bertumbuh dalam persatuan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pasar tradisional: Semoga di tengah merebaknya mal-mal modern, pasar-pasar tradisional tetap bisa berfungsi dan memperoleh hak hidupnya sehingga pedagang-pedagang kecil tetap bisa menjalankan aktivitas ekonominya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami menghunjukkan Masa Prapaskah: untuk menjadi masa Penyelenggaraan Latihan Keadilan bagi seluruh umat Keuskupan kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s