Allah Punya Cara Menyatukan Kembali Anak-Anak-Nya

Renungan Harian Misioner
Hari Sabtu, 04 April 2020
P. S. Isidorus
Yeh. 37:21-28; MT Yer. 31:10,11-12ab,13; Yoh. 11:45-56

Sahabat-sahabat Tuhan ytk!
Salam jumpa lagi di akhir pekan pertama di bulan April ini. Kita diajak merenungkan pesan Sabda Tuhan dan covid-19 yang kita alami. Pesan bacaan suci hari ini mirip dengan pesan dua video seputar Covid-19 yang sedang viral di medsos beberapa hari belakangan ini.

Video pertama menampilkan ajakan di balik Covid-19 untuk memerhatikan alam semesta: Corona virus is giving the Earth a rest, nature is taking the break it need so badly. And the only one virus has managed to slow down the frantic pace of humanity. Covid-19 has forced the entire world into guarantine. Cities that never sleep are isolated without peole on the streets or factories working…

Video kedua berupa lagu ciptaan Donatus Bila berjudul Dunia Berduka. Lagu yang dipopulerkan Oswald Studio itu mengajak kita ‘melihat’ covid-19 sebagai momen refleksi: kadang Tuhan memberi cobaan berat, ujian datang dalam bentuk apa saja. Ketika kita sedang terlena, ketika kesombongan tak terkalahkan. Bencana datang menyapa dengan rasa. Kesombongan kita seakan tak berdaya, bungkam seribu kata, deraian air mata tak tertahan. Dunia sedang berduka, manusia sedang bertarung nyawa, ribuan nyawa melayang, jadikan tangis di mana-mana. Tuhan, kami tak berdaya; Tuhan, kami tak mampu berkat;, Tuhan, kami kehabisan cara, kami kehabisan air mata. Tuha,n kami telah bersalah, ampunilah kami ya Tuhan; mumpung masih ada kesempatan untuk berbenah sebelum terlambat.

Kata-kata dari kedua video tersebut dipilih sebagai bahan refleksi kita karena membahasakan pesan bacaan-bacaan suci hari ini yakni hati Allah yang senantiasa berupaya dengan cara-Nya menyatukan semua anak-anak-Nya yang tercerai-berai oleh kepentingan dan keinginan duniawi mereka.

Injil hari ini juga menegaskan bahwa meskipun keangkuhan manusia dan sikap mau lebih tahu dari Tuhan menyebabkan ketegaan membunuh Yesus Tuhan. Namun hal itu menjadi jalan Tuhan menyingkap kesempitan cara pandang manusia, dan sekaligus menjadi sarana Tuhan mempersatukan semua anak-Nya.

Sahabat-sahabat Tuhan ytk! Pesan kedua video dan sabda Tuhan hari ini menyapa kita merenung bahwa: ketika alam ciptaan yang dipercayakan Tuhan kepada manusia ini untuk diolah sebagaimana mestinya, namun disalahgunakan untuk memuaskan keinginan untuk memiliki sebanyak-banyaknya; ketika kemampuan akal budi manusia disalahgunakan untuk menunjukkan kehebatannya, ketika kebebasan disalahgunakan untuk mencari kepentingan egonya; maka akan muncul momen dan cara di mana manusia disadarkan bahwa dia hanyalah ciptaan Tuhan yang hidupnya dijamin oleh Allah maka dia harus tunduk pada kehendak dan rencana Allah, bukan berbuat seturut sukanya.

Mari kita renungkan pesan Sabda Tuhan dan syair lagu tadi. Tuhan memberkati kita sekalian.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

One thought on “Allah Punya Cara Menyatukan Kembali Anak-Anak-Nya

  1. Terimakasih, “Alam disalahgunakan untuk memuaskan keinginan” memang terjadi saat ini. Kesadaran tujuan hidup untuk kembali kepada Bapa, mungkin mulai memudar.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s