Mencegah, Berdoa dan Berbagi

Lomè (Agenzia Fides) – Kegiatan pastoral yang dilakukan selama wabah pandemi ini dapat diringkas menjadi empat kata Yang penting antara lain: Mencegah, Berdoa, Kehidupan Pastoral dan Berbagi. Mgr. Barrigah-Bènissan, Uskup Agung Lomè memberitahu Agenzia Fides bagaimana Gereja di negara kecil Afrika Barat itu menghadapi fase darurat Covid-19.

Uskup agung, Mgr. Barrigah-Bènissan menjelaskan yang pertama adalah pencegahan. “Kami mempertimbangkan dan memutuskan untuk mengambil langkah-langkah yang direkomendasikan oleh pemerintah dan menutup gereja-gereja untuk perayaan publik. Selama Pekan Suci, misa dirayakan di katedral tanpa partisipasi umat Allah. Hal yang sama berlaku untuk paroki”.  Yang kedua adalah “Berdoa”.  “Kami juga ingin menekankan doa pribadi dan keluarga. Kita harus meminta Tuhan untuk mengampuni kita. Pandemi ini melampaui kemampuan kita; kita berdoa dan merayakan Misa untuk memohon kesembuhan orang sakit dan pembebasan dari virus corono 19 ini. Melalui perayaan Ekaristi kita memohon pengampunan atas dosa-dosa kita.”

Ungkapan yang ketiga adalah ‘Kehidupan pastoral’. ”Perayaan diadakan tanpa partisipasi umat Allah, kami meminta para imam untuk lebih intensif pada tingkat pastoral untuk menawarkan refleksi, homili, dan nasihat kepada umat melalui jaringan sosial”. Akhirnya, yang keempat adalah aspek ‘berbagi’.  ”Kita juga harus mengambil kesempatan ini untuk melakukan solidaritas dengan lebih baik dan konkret. Kami tidak akan dapat mengunjungi orang, tetapi untuk lebih dekat dengan mereka melalui telepon, jaringan sosial, dll. Kita juga harus membantu mereka yang kesulitan hidup dalam situasi saat ini. Sebagian besar masyarakat kita hidup dalam situasi sulit dan kita harus menemukan cara untuk membantu mereka.”

Tentang bagaimana keadaan darurat dikelola, uskup agung mencatat: ”Negara kita tampaknya telah lengah oleh pandemi. Pemerintah mungkin berpikir bahwa Togo tidak akan dijangkau dengan cepat atau bahwa fenomena itu tidak akan menimbulkan keprihatinan yang begitu besar secara global. Namun, dalam menghadapi penyebaran pandemi, berbagai langkah telah diambil, terutama dalam hal pencegahan. Presiden Republik juga telah membuat pengumuman untuk memastikan bahwa dukungan keuangan untuk penduduk yang membutuhkan. Namun, kami sangat waspada karena fasilitas kesehatan tidak memadai dan masyarakat belum cukup sadar akan keseriusan situasi.

(Agenzia Fides 14/4/2020)

Terj. Y.H.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s