Hidup dalam Bimbingan Roh Kudus

Renungan Harian Misioner
Senin, 20 April 2020
Hari Biasa Pekan Paskah II
P. S. Teodorus Trichinas, Petrus Chanel, Louis-Marie Grignion de Montfort, Lukhesius
Kis. 4:23-31; Mzm. 2:1-3,4-6,7-9; Yoh. 3:1-8

Hari ini kita mendengar dalam Kisah Para Rasul bagaimana mereka berdoa dan dipenuhi dengan Roh Kudus. Hasilnya, mereka mampu memberitakan Injil dengan berani. Keberanian para rasul pada masa itu tentu perlu dipahami dengan melihat ancaman yang muncul. Kita bisa membayangkan bagaimana para rasul dan pengikut Yesus hidup dalam ketakutan dan ancaman dari para imam-imam Yahudi. Guru mereka baru saja disalibkan – hukuman yang paling keji yang bisa diterima manusia – dan tidak menutup kemungkinan mereka akan mengalami hal yang sama. Rasa cemas, takut, was-was, bahwa mereka akan ditangkap, diadili dan salib merupakan hal yang benar-benar nyata dan menakutkan bagi umat Allah perdana ini. Namun berkat Roh Kudus, para rasul sanggup dengan berani mewartakan Sabda Allah.

Demikian pula dalam Injil, Nikodemus menunjukkan pengakuannya akan Yesus. Ia mengatakan bahwa hanya orang yang hidup dalam penyertaan Allah akan sanggup menunjukkan ‘tanda-tanda’ yang mengagumkan. Yesus lantas kembali menegaskan bahwa seseorang harus lahir kembali dalam Roh agar dapat masuk dalam Kerajaan Allah. Mereka yang hidup dalam Roh ini ibarat angin yang bisa kita rasakan namun kehadirannya hampir ada begitu saja, tanpa kita ketahui asal-usulnya.

Kita semua yang telah dipermandikan dan menerima Sakramen Penguatan percaya bahwa Roh Kudus telah dicurahkan dalam diri kita. Pertanyaannya adalah, apakah kita menyadari dengan sungguh hal tersebut? Apakah kita merelakan diri kita dituntun oleh Roh Kudus itu sendiri? Atau kita masih berpegang terguh pada ego kita dan merasa bahwa Roh Kudus-lah yang harus mengikuti dan mendukung kemauan kita?

Dalam situasi yang penuh dengan kecemasan, kekhawatiran, dan ketakutan akibat pandemi baru-baru ini, bagaimana kita tetap sanggup ‘menjadi saksi Kristus’? Untuk itu bacaan hari ini mengajak kita untuk tetap teguh dan membiarkan diri dipimpin oleh Roh Kudus. Dalam segala situasi dan kondisi yang serba terbatas, kita diajak untuk menyadari bahwa hal-hal sesederhana apapun bisa menjadi ‘tanda’ kasih dan kepedulian kita. Mungkin perhatian kita dan kepedulian kita untuk sekedar mengetahui kabar sanak keluarga, karyawan, ataupun kerelaan kita untuk berbagi dengan mereka yang kesulitan dan berjuang lebih keras di tengah pandemi ini, terjadi begitu saja secara spontan. Kita tidak menyadari bagaimana kita bisa melakukan hal-hal tersebut. Namun, seperti itulah ‘angin cinta kasih’ yang berhembus. Kita tidak mengetahui arah datang dan perginya, namun orang-orang di sekitar kita merasakannya akibat cara hidup dan tingkah laku kita. Semoga kita semua semakin peka dan membuka diri atas tuntunan Roh Kudus dalam kehidupan kita. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, XS – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s