Meneladani Semangat Hidup Santo Markus Penginjil

Renungan Harian Misioner
Jumat, 24 April 2020
Hari Biasa Pekan Paskah II
Pesta St. Markus, Penulis Injil
1Ptr. 5:5b-14; Mzm. 89:2-3,6-7,16-17; Mrk. 16:15-20.

Sahabat-sahabat Tuhan yang terkasih!
Salam jumpa lagi di akhir Pekan Paskah II ini. Bertepatan dengan Pesta Santo Markus, Penginjil pada hari ini, kita diajak merenungkan pesan Sabda Tuhan dan juga semangat hidup Santo Markus karena kesaksian hidupnya menarik dan patut direnungkan oleh kita misionaris-misionaris ‘zaman now’.

Mengingat Santo Markus tidak tergolong dalam ke-12 Murid Yesus maka ada banyak tafsiran tentang identitas diri dan keberadaannya bersama Yesus. Salah satu tafsiran yakni Markus adalah orang muda yang turut hadir saat Yesus ditangkap dan digiring ke Mahkamah Agama Yahudi (Bdk. Markus 14:51-52). Bisa dibenarkan karena kisah itu hanya ada di Injil Markus. Beberapa teks di Perjanjian Baru termasuk bacaan pertama hari ini juga berbicara tentang sosok Markus dalam karya-karya misi para Rasul.

Apapun tafsiran dan kisahnya, dari isi Injilnya khususnya Injil hari ini, kita bisa melihat bahwa Markus adalah seorang pengikut Tuhan yang beriman teguh. Dia yakin bahwa tugas perutusan merupakan karya Allah maka Allah pasti turut ‘campur tangan’. Terlihat jelas di Injilnya terutama di bab 1-9 bahwa Markus sungguh menaruh perHATIan pada ajaran dan karya-karya Yesus sebagai testimoni akan karya Allah melalui Yesus. Dia juga meyakinkan para utusan Tuhan untuk selalu yakin akan pernyertaan Tuhan dalam hidup dan karya perutusan mereka.

Sosok kemuridan Markus tergolong the unseen/unnoticed follower yang tak terlihat/terpantau oleh publik, namun dalam diam dia mengikuti Tuhan dengan sungguh dan mendalami ajaran-ajaran-Nya penuh iman. Dia memberikan kesaksian tentang semuanya itu melalui Injilnya sehingga menjadi ‘terang’ kebenaran dan peneguh iman bagi orang banyak sehingga mereka pun mengenal, mengimani dan mencintai Tuhan.

Dari sosok the unseen Markus ini kita belajar satu hal penting yakni untuk menjadi misionaris dan pewarta Sabda Tuhan tak selamanya melalui mimbar khotbah atau seminar, atau kegiatan-kegiatan di atas ‘panggung’ yang bisa dilihat orang. Seperti Santo Markus, kita bisa menjadi misonaris Tuhan dan turut mengupayakan penyebaran Kerajaan Allah melalui karya-karya yang dilakukan dalam diam, tak terlihat, tak terpantau oleh publik namun bermanfaat bagi orang lain.

Terima kasih untuk semangat hidup seperti Santo Markus yang telah Saudara/I hidupi selama ini sehingga meskipun tak terlihat publik namun karya-karya misioner Saudara/I telah turut memberikan andil bagi sesama. Tuhan yang tak terlihat mengetahui keluhuran hidup Saudara/I dan sudah pasti membalasnya.

Seriring dengan nasihat Paus Fransiskus agar menjadikan hidup kita sebagai Injil yang hidup bagi sesama, mari kita terus meneladani Santo Markus yang mengikuti Tuhan dalam diam namun penuh perHATIan dan keyakinan serta menjadikan hidup kita sebagai Injil yang hidup bagi sesama melalui karya konkret kita bagi sesama.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

3 thoughts on “Meneladani Semangat Hidup Santo Markus Penginjil

  1. Ingat yang pernah disampaikan Pastor John Masneno di Tenggarong sewaktu rekoleksi utk Passutri kurang lebih seperti ini: “Tuhan yang tersembunyi bekerja secara tersembunyi”
    Terimakasih renungan dan doanya.

    Like

    1. Tks romo John,untuk renungannya pagi ini…semlm sy kpikiran ttg pelayanan yg terselubung…eh pagi ini sungguh diteguhkan…Tuhan berkati romo sll…

      Like

  2. Mewartakan firman Tuhan tdk hrs melalui suatu panggung/ mimbar yg harus dilihat org banyak…dalam diam kita juga bisa turut mewartakan KASIH TUHAN melalui perbuatan” seturut teladan Yesus….sehingga dampak positif bs dirasakan langsung oleh mereka yg menerima Kasih yg kita salurkan.
    Terima kasih Romo 🙏

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s