Tuhan Akan Menyelesaikannya Bagiku!

Renungan Harian Misioner
Selasa, 19 Mei 2020
Hari Biasa Pekan Paskah VI
P. S. Petrus Selestinus
Kis. 16:22-34; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,7c-8; Yoh. 16:5-11

Injil hari ini berkisah tentang Yesus yang ‘pamitan’! Ceritanya mudah dibaca dan kita dapat mengerti semua yang dikatakan-Nya. Anehnya, jika kita ditanya mengenai maknanya, barulah terasa sulit, khas gaya bahasa Yohanes. Namun satu hal yang pasti perlu kita sadari, Yohanes tidak menuliskan kisah Perjamuan Malam Terakhir dengan detil, namun menggantikannya dengan sebuah renungan tentang Yesus yang akan kembali kepada Bapa-Nya, yang terdiri dari beragam nasihat, pengajaran, wasiat dan ditutup dengan doa yang panjang yang layaknya dilakukan oleh seseorang yang akan pergi jauh dan tidak tahu apakah akan berjumpa lagi.

Benarlah bahwa Yesus akan pergi kepada Bapa yang mengutus-Nya dan tak seorang pun dari murid-Nya bertanya ke mana Ia akan pergi, namun hati mereka sangatlah berdukacita karenanya. Namun Yesus juga berpesan, bahwa kepergian-Nya adalah sangat berguna, sebab dengan demikian Ia dapat mengutus Sang Penghibur yang dijanjikan-Nya. Dan wasiat berupa janji dari Seseorang yang sangat mengasihi kita, bukankah harus disambut dengan sukacita? Pasti kita akan berpikir: aneh, ditinggalkan selama-lamanya oleh orang yang kita sayangi kok sukacita, apa maksudnya? Kita perlu diinsafkan akan kebenaran ini! (Yoh. 16:5-7,10)

Tentu kita harus mengenal dulu, siapa Sang Penghibur yang dijanjikan itu. Mengapa kita harus bersukacita karena kedatangan-Nya, sampai-sampai Daud pun mengajak kita bersyukur dengan segenap hati, bermazmur bagi-Nya dan lebih lagi bersujud ke bait-Nya yang kudus oleh karena kasih setia-Nya yang telah menjadikan nama-Nya dan janji-Nya? Yang dijanjikan itu adalah Roh Kudus, yang diutus oleh Bapa dalam nama Yesus, yang nama-Nya melebihi segala sesuatu, yaitu nama Bapa sendiri yang diberikan kepada Yesus, nama yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan! Roh Kudus inilah yang yang akan mengajarkan segala sesuatu kepada kita dan akan mengingatkan kita akan semua yang telah dikatakan Yesus, dan Dia juga yang akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Mzm. 138:1-2; Yoh. 14:26; 16:8; 17:11-13; Kis. 4:12).

Kisah Paulus dan Silas yang berada di penjara, boleh melukiskan suatu gambaran akan jiwa yang selalu ditentang dan berulang kali mengalami deraan hidup sehingga terpenjara, terbelenggu dalam pasungan yang kuat di tengah-tengah relung hati yang terdalam, yang perlu diinsafkan akan dosa ketidakpercayaan. Maka menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang diliputi ketidakpastian ini, kita harus mengundang Roh Kudus untuk memimpin kita berdoa dan menyanyikan pujian kepada Allah, berseru kepada-Nya mohon kekuatan dalam jiwa kita, sehingga Dia mampu mempertahankan hidup kita di dalam kesesakan. Yesus sendiri akan hadir di tengah-tengah kita, mengulurkan tangan kanan-Nya untuk menyelamatkan kita, menggoyahkan sendi-sendi penjara rohani kita sehingga terbukalah pintu hati dan terlepaslah belenggu ketakutan karena penguasa dunia telah dihukum-Nya (Kis. 16:22-26; Mzm. 138:3,7; Yoh. 16:11)

Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, Dia akan menyelesaikannya bagi kita. Dia yang membarui dan memenuhi kita dengan Roh-Nya akan memperlengkapi dan memampukan kita menjalankan tugas perutusan yang diterima Yesus dari Bapa, untuk mewartakan kasih setia-Nya sampai seluruh isi bumi, rumah tinggal kita diselamatkan (Kis. 16: 31; Mzm. 138:8). (ek)

(Antonius Ekahananta – Awam Katolik Pengajar Misi Evangelisasi)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesetiaan para diakon: Semoga para diakon, dengan kesetiaannya pada pelayanan Sabda Tuhan dan orang miskin, bisa menjadi simbol Gereja yang inspiratif dan menggugah semangat umat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Maria Bunda Keteguhan Hati: Semoga di tengah kebingungan dan ketidakpastian, umat Katolik mau meneladan Bunda Maria sebagai Bunda Keteguhan Hati. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Bunda Maria menyertai kami, untuk dipersatukan dengan Sang Putera dalam mengupayakan keadilan bagi seluruh bangsa kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s