Menemukan Cinta Allah dalam Segala

Renungan Harian Misioner
Kamis, 02 Juli 2020
P. S. Bernardinus Realino, dkk
Am. 7:10-17; Mzm. 19:8,9,10,11; Mat. 9:1-8

Beberapa orang yang kita rayakan hari ini semua dari Serikat Yesus: ada misionaris, ada pekerja biasa dan ada para sarjana. Semua berasal dari abad 16-17, dari Italia, Perancis, Inggris. Sebagai murid-murid St. Ignatius dari Loyola, mereka berkali-kali memohon untuk dapat menemukan cintakasih Allah dalam segala dan di mana pun juga. Dengan demikian, mereka ingin mengabdi Sang Raja Kristus, yang menderita, wafat dan bangkit bagi kita semua.

BACAAN PERTAMA – 2Korintus 5:14 – 6:1: Titik pangkal hidup para murid Kristus adalah pengakuan iman kepada Dia, yang telah wafat bagi keselamatan semua. Dengan demikian, Paulus mengajak para murid untuk meyakini, bahwa hidup kita tidaklah menurut daging kita ini sekarang, melainkan sudah diciptakan secara baru lagi, oleh pengorbanan Sang Kristus. Langkah-Nya merupakan “tanda dan sarana” bahwa ciptaan dibarui dan relasi antara Allah dengan manusia yang dirusak oleh dosa, sudah dipulihkan kembali. Pesan rekonsiliasi itu hadir terus sampai sekarang. Sekarang kita menjadi utusan-Nya untuk mewartakan Kabar Gembira rekonsiliasi itu, bahwa kita sudah menjadi terdamaikan di hadapan Allah. Himbauannya adalah: jangan sampai peristiwa pemulihan dalam Kristus itu sia-sia saja, melainkan berbuah dalam berkah Allah.

MAZMUR TANGGAPAN – Mazmur 148:1-2.9-13: Umat diajak untuk bergembira ria, memuliakan Nama Allah. Bahkan seluruh alam semesta diajak bersukacita dalam mengagungkan Nama Tuhan. Semua raja dan penguasa, semua orang, tua dan muda, sepantasnya menjunjung tinggi Nama Allah, karena karya-Nya yang besar.

BACAAN PENGANTAR INJIL – Filipi 3:8: Karena sudah mengenal Tuhan Yesus Kristus, maka dari itu segalanya sudah bukan merupakan keuntungan lagi; bahkan menjadi hal yang hilang tanpa berharga sama sekali.

INJIL – Yohanes 3:29-36: Sebagaimana cinta Allah kepada manusia kerap dilukiskan dalam Perjanjian Lama sebagai cinta mempelai, demikian pula relasi dalam Perjanjian Baru digambarkan sebagai kemesraan pengantin dengan pasangannya. Sebab, kehadiran Sang Pencinta yang datang dari surga, telah menjadikan segalanya dinilai dari arah sana: cinta yang tidak ada bandingannya. Kasih itu dijadikan ‘bisa dipercaya’, karena datang dari Tuhan sendiri. Oleh sebab itu juga, maka cinta yang ada dalam diri para murid Kristus sangatlah mendalam karena cinta Allah sendiri.

REFLEKSI: Gambaran itu nampak dalam diri orang-orang, yang hari ini diperingati, yakni St. Bernardinus Realino, St. Yohanes Fransiskus Regis, St. Fransiskus Hieronimus, Beato Julianus Maunoir, Biato Antonius Baldinucci, yang sebagai murid-murid St. Ignatius telah membangun hidup pelayanan sedemikian, sehingga cintakasih Kristus dapat diwartakan tanpa henti. Mereka semua langkah demi langkah telah berusaha untuk melaksanakan Azas dan Dasar Hidup Kristiani, dengan mau memanggul panji-panji Raja Kristus, yang dengan salib-Nya, mau memulihkan cinta Allah kepada manusia. Akhirnya mereka itu mengajak kita semua untuk menemukan cinta Allah dalam segala, demi makin besarnya Kemuliaan Allah.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keutuhan keluarga: Semoga keluarga-keluarga pada zaman ini tidak merasa sendirian karena senantiasa dapat menemukan cinta, penghargaan dan bimbingan yang mereka perlukan demi terjaganya keutuhan keluarga. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Sumber daya manusia: Semoga dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang dicanangkan pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan Katolik, menemukan sarana-sarana untuk menyiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman milenial. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami mohon berkat bagi para pelayan pendidikan kami untuk membantu terwujudnya pendidikan keadilan dalam setiap tingkatnya. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s