Mari Berguru pada Metode Karya Yesus

Renungan Harian Misioner
Selasa Biasa XIV, 07 Juli 2020
P. S. Odo
Hos. 8:4-7,11-13; Mzm. 115:3-4,5-6,7ab-8,9-10; Mat. 9:32-38

Sahabat-sahabat Tuhan ytk! Salam jumpa lagi di Selasa I bulan Juli 2020 melalui ‘temu berhikmah’ ini. Kita diajak di awal refleksi ini ‘menengok’ dunia talkshow karena bisa membantu kita memahami inti pesan temu berhikmah ini. Beberapa tahun terakhir ini hadir beberapa Talkshow menarik di negeri ini. Misalnya: Mata Najwa dengan Host-nya Najwa Shihab yang terkenal cerdas dan tajam daya analisanya; Kick Andy dan Big Circle yang di-host oleh Andy F. Noya dengan gaya lucunya tetapi sarat kesan dan pesan kehidupan.

Ada juga Hitam Putih yang dipandu oleh Deddy Corbuzier dan Co-Host-nya Fanny Ghassani. Ada juga talkshow seputar dunia kesehatan yakni Dr. Oz Indonesia yang dipandu oleh Reisa Broto Asmoro. Talkshow tentang dunia bisnis I’m Possible yang dipandu oleh Merry Riana. Hadir pula Ini Talkshow di mana daya humor Sule dan Andre membuat penoton terhibur serta mendapatkan juga pesan-pesan berhikmah.

Mengapa Talkshows ini menarik perhatian publik?
Satu jawaban pasti yakni karena para Host ini memiliki minat dan perHATIan tentang hal-hal yang luhur dan membanggakan dalam hidup manusia. Minat dan perhatian ini mendorong mereka ‘turun ke lapangan dan mendekati serta mendengarkan kisah orang-orang yang ‘kompeten’ dalam bidang dan pengalaman hidup mereka. Setelah mengetahui realita di lapangan, mereka mengundang ‘orang-orang kompeten itu’ ke studio mereka untuk membagikan pengalaman hidup dan kiprah mereka kepada publik.

Singkat kata, kesediaan menaruh perhatian pada hal-hal baik, benar, luhur dan mengesankan serta ‘mengolah dan menyajikannya menjadi ‘bahan konsumsi’ publik membuat acara mereka digemari publik. Acara mereka mampu mempresentasikan pesan-pesan kehidupan.

Sistem kerja dan kontribusi Talkshows ini sengaja ditampilkan di ulasan ini karena hal inilah yang dilakukan Yesus sebagaimana dikisahkan di Injil hari ini. Yesus mampu menggugah hati banyak orang mengikuti Dia karena Dia bukan hanya mengajar melalui kata-kata. Dia turun ke lapangan kehidupan nyata, bertemu orang-orang dari berbagai macam latar belakang dan situasi hidup, serta memberikan jawaban atas kebutuhan yang mereka perlukan.

“Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Mat. 9: 35-36).

Dengan kesediaan ‘turun ke lapangan’ Yesus tahu situasi realita hidup yang sebenarnya di lapangan hidup dan menggerakkan Dia untuk berbuat sesuatu guna menjawab situasi tersebut. Selain melakukan aksi langsung ke orang-orang yang ditemui-Nya, Yesus juga mengutus murid-murid-Nya untuk tugas yang sama.

Inilah metode karya penggembalaan Yesus yang sudah diterapakan juga oleh banyak orang. Maka apresiasi dan terima kasih yang tulus dialamatkan kepada semua orang dan pihak yang berhati mulia seperti Yesus menaruh peduli pada kesejahteraan umum melalui kesediaan turun ke lapangan kehidupan nyata dan melalukan karya-karya nyata bagi orang banyak. Disadari atau tidak, Saudara/i telah dan sedang menjalankan tugas perutusan Tuhan. Dan Tuhan pasti memberkati hidup Saudara dan Saudari. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keutuhan keluarga: Semoga keluarga-keluarga pada zaman ini tidak merasa sendirian karena senantiasa dapat menemukan cinta, penghargaan dan bimbingan yang mereka perlukan demi terjaganya keutuhan keluarga. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Sumber daya manusia: Semoga dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang dicanangkan pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan Katolik, menemukan sarana-sarana untuk menyiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman milenial. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami mohon berkat bagi para pelayan pendidikan kami untuk membantu terwujudnya pendidikan keadilan dalam setiap tingkatnya. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s