Apabila Saudaramu Berbuat Salah…

Renungan Harian Misioner
Rabu, 12 Agustus 2020
P. S. Yohana Fransiska de Chantal
Yeh. 9:1-7; 10:18-22; Mzm. 113:1-2,3-4,5-6; Mat. 18:15-20

Salah satu kecenderungan paling umum yang dimiliki oleh manusia adalah menceritakan keburukan sesamanya. Mungkin benar pernyataan ini di mana dua atau tiga orang berkumpul di sana ada gosip yang sedang dihembuskan. Orang begitu pandai merangkai kisah untuk menggambarkan kesalahan sesamanya di tempat tersembunyi ketimbang mengatakannya dengan jujur. Apalagi dengan adanya media komunikasi yang makin modern saat ini. Orang begitu mudahnya menyebarkan berita yang berisikan sindiran, nistaan dan fitnaan terhadap orang lain. Singkatnya berita miring tentang seseorang menjadi sajian menarik untuk dikonsumsi bersama.

Kisah suci yang kita renungkan pada saat ini, berisikan tentang nasihat dalam hidup bersama. Demikian kata Yesus kepada para pendengarnya “Apabila saudaramu berbuat salah tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatkannya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat”. Yesus memberikan tips tentang bagaimana kita harus menegur saudara kita yang berbuat salah. Bila kita melihat dari isi nasihat Yesus, ada tiga tingkatan yakni, pertama, secara empat mata (secara pribadi); kedua, dalam kelompok kecil (dua atau tiga orang), dan bila tidak sanggup; maka tahap berikutnya adalah melibatkan anggota jemaat (orang banyak). Dari ketiga tahap ini kita dapat melihat bahwa Yesus sangat menekankan soal keselamatan orang yang sudah jatuh dalam kesalahan. Prinsip ini mengalir dari prinsip Allah sendiri, yakni tidak membiarkan seorang anak-Nya pun tersesat dan hilang dari kawanannya.

Bercermin pada nasihat Yesus tersebut, maka hemat saya satu hal yang perlu dimiliki adalah sikap ikhlas memaafkan dan mengampuni sesama. Kita perlu merenungkan kembali pengampunan ala Yesus. Bukan hanya tujuh kali sebagaimana yang ditanyakan oleh Simon Petrus melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Artinya pengampunan tanpa batas. Hanya dengan semangat inilah, kita bisa memiliki hati yang besar untuk menegur sesama kita dengan penuh kesabaran.

Mari kita memiliki belarasa pada sesama kita dengan berani menegurnya bukan menghakimi apalagi memfitnah. Sebab tujuan dan panggilan hidup kita adalah keselamatan dan kebahagiaan bersama.

(RD. Stefanus Si – Imam Keuskupan Weetebula)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesejahteraan dalam dunia maritim: Semoga semua orang yang bekerja dan hidup dari laut, yaitu pelaut, nelayan beserta keluarganya, dan para petugas yang menjaga laut, senantiasa dikaruniai keselamatan dan kesejahteraan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan bangsa: Semoga sebagai tindakan nyata dalam menjalin kebersamaan dan kerukunan bangsa, Gereja membuka diri terhadap kebudayaan dan mau menggalakkan aneka ragam kegiatan seni lokal. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan usaha kami dalam bernegara supaya terwujudlah keadilan bagi setiap warga negara. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s