Semangat 3G Santa Helena dan Pesannya Bagi Kita

Renungan Harian Misioner
Selasa, 18 Agustus 2020
P. S. Helena, S. Beatrix da Silva de Meneses
Yeh. 28:1-10; MT Ul. 32:26-28,30,35c-36d; Mat. 19:23-30

Sahabat-sahabat Tuhan ytk! Salam jumpa lagi melalui Renungan Misioner di Selasa III bulan Agustus 2020 ini. Sabda Tuhan hari ini mempresentasikan satu pesan menarik yang patut kita renungkan hikmahnya. Pesan menarik karena isinya berkaitan erat dengan impian-impian manusia yang sering menjadi titik tuju perjuangan dalam kehidupan manusia dari zaman ke zaman yakni 3G: Glory (kemuliaan-kemasyhuran), Gold (kekayaan harta benda), Gospel (Injil simbol nilai-nilai luhur dan hal keagamaan dalam korelasi dengan Tuhan). Kemampuan mamadukan dan mengarahkan 3G (impian) tersebut secara apik dan harmonis pada jalan yang baik dan benar akan mendatangkan kesejahteraan dan kebahagiaan hidup bagi manusia baik di dunia sekarang ini maupun di akhirat nanti.

Bacaan-bacaan Biblis hari ini mengajak untuk menyadari fenomena-fenomena ‘salah arah’ dalam upaya meraih dan menggunakan 3G itu:
• Fenomena mencari (self-Glory) seperti yang dilakukan Raja Tirus di bacaan I. Maka melalui Nabi Yehezkiel, Tuhan mengecam raja Tirus yang menganggap dirinya Allah dan salah menggunakan kuasanya untuk kepentingan dan kemasyuran dirinya (sefl-Glory).
• Fenomena hati ‘terpenjara oleh harta duniawi (Gold)’ sebagaimana dilakukan oleh Pemuda Kaya di Injil. Inilah alasan statement Yesus di Injil hari ini: ‘Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah’. Yesus mau menyadarkan kita bahwa memiliki kiat-kiat dan nilai-nilai untuk sukses seperti pemuda kaya itu saja belum cukup. Orang mesti memiliki Allah (hal-hal sejati sebagai pusat hidup dan perjuangannya – God’s is the center, not gold) sehingga sekalipun sukses dan kaya namun hati tetap terpaut pada Allah sumber berkat.
• Fenomena para murid sudah rela mengorbankan segalanya demi Injil (Gospel namun mempertanyakan garansi kebahagiaan sejati Tuhan – Injil hari ini).

Inilah realita-realita yang kadang bahkan sering hadir dalam kiprah perjuagan manusia meraih 3G tersebut. Santa Helena, yang pestanya dirayakan hari ini, menjadi salah satu sosok yang patut kita teladani karena dia mampu memadukan secara apik-harmonis 3G tersebut dalam hidupnya. Seperti Raja Tirus, Helena bersama suaminya Konstantinus Klorus pernah juga berada di pucuk kekuasaan Kekaisaran Romawi pada awal tahun 300-an, namun mereka tak lupa diri.

Pengalaman penampakan Salib (Tuoto Nika) semakin meneguhkan tekad mereka menggunakan kekuasaan bukan untuk self-Glory tetapi untuk God’s Glory. Mereka juga kaya, namun Allah tetap menjadi pusat dan tujuan hidup mereka. Kekayaan (Gold) mereka dipergunakan untuk membantu pertumbuhan Gereja pada masa itu dan penyebaran Injil (Gospel). Setelah menemukan Salib Yesus dalam ziarahnya, Helena mendirikan Gereja di Yerusalem, Betlehem, Roma dan Konstantinopel untuk menghormati Salib Tuhan. Apa pesannya untuk kita khususnya dalam hal 3G?

80 tahun hidup Santa Helena (250-330) ‘memancarkan’ perpaduan indah 3G: menjadi 100% untuk Kekaisaran dan 100% untuk Gereja-kemuliaan Tuhan dan banyak orang sehingga menjadi garansi kebahagiaan kekalnya. Kita doakan dan dukung perjuangan ‘Helena-Helena’ di masa kita sekarang yang juga berjuang demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan banyak orang. Mari kita juga bertekad menjadi 100% Warga Negara dan 100% Warga Gereja. Tuhan memberkati kita semua.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesejahteraan dalam dunia maritim: Semoga semua orang yang bekerja dan hidup dari laut, yaitu pelaut, nelayan beserta keluarganya, dan para petugas yang menjaga laut, senantiasa dikaruniai keselamatan dan kesejahteraan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan bangsa: Semoga sebagai tindakan nyata dalam menjalin kebersamaan dan kerukunan bangsa, Gereja membuka diri terhadap kebudayaan dan mau menggalakkan aneka ragam kegiatan seni lokal. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan usaha kami dalam bernegara supaya terwujudlah keadilan bagi setiap warga negara. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s