Rabbi, Engkaulah Putera Allah

Renungan Harian Misioner
Senin, 24 Agustus 2020
Pesta S. Bartolomeus
Why. 21:9b-14; Mzm. 145:10-11,12-13ab,17-18; Yoh. 1:45-51

Kita tahu, bahwa Bartolomeus berjumpa dengan Yesus pada saat yang sangat dini dalam terbentuknya komunitas beriman dalam Yesus. Oleh sebab itu, dia adalah pribadi yang dihormati dalam Gereja Perdana. Marilah kita juga merenungkan riwayat imannya dengan lebih hening.

BACAAN PERTAMA – Wahyu 21:9B-14: Dalam kontemplasi kita, dapatlah kita bayangkan, bagaimana kita sampai suatu titik dalam hidup kita, ketika kita berjumpa dengan Mempelai Anak domba. Perjumpaan itu menyebabkan kita melihat, betapa Yerusalem yang suci pun hanya ‘ada sebagai sebagian pemandangan’ saja. Meskipun demikian, lukisannya dapat sangat agung dan mulia. Kalau demikian, Sang Anak Domba jauh lebih mengagumkan lagi.

MAZMUR ANTAR BACAAN – Mazmur 145:12: Umat diajak memuliakan Allah Bersama para ‘kudus-Nya’. Umat bahkan diajak mengagungkan Tuhan bersama dengan seluruh karya-Nya. Seluruhnya akan bersama-sama mewartakan Kerajaan Allah: suatu Kerajaan, yang sarat dengan keadilan dan ketulusan.

BAIT ANTAR BACAAN – Yohanes 1:49b: Umat diajak tidak hanya mendengarkan dan memuji Bartolomeus, tetapi terutama, bersama dengan rasul-rasul, kita mengakui iman: “Rabbi, Engkau Putera Allah, Engkaulah raja Israel”.

BACAAN INJIL – Yohanes 1:45-51: Kita boleh bersyukur bersama dengan Natanael, bahwa cukup dini boleh mengenal Sang Guru dari Nasaret. Tentu saja, Filipus berjasa dengan memperkenalkan Natanael, kepada Guru; tetapi interaksi terpenting tetap terjadi antara Yesus dengan Natanael. Di dalamnya, Yesus menyebutnya sebagai “… seorang Israel sejati…” Siapakah di antara kita yang akan dipuji Tuhan dengan mengatakan “…tidak ada kepalsuan padanya…”. Di sanalah rupanya ‘keutamaan Natanael’, yang kelak disebut Bartolomeus. Dari dia juga, para murid Yesus yang lain (juga kita ini) mendengar untuk pertama kali sebutan penting mengenai Yesus, Guru Nasaret itu: “…Engkau Putera Allah…” Berkat pengakuan itulah, Yesus menubuatkan hal-hal yang masih lebih agung lagi.

REFLEKSI: Dalam lubuk hati kita yang terdalam, saya akan menyebut Yesus dengan sebutan apa? Apakah sebutan itu sesuai dengan sikap kita setiap hari kepada-Nya? Mohonlah Roh kesetiaan kepada iman akan Sang Putera.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesejahteraan dalam dunia maritim: Semoga semua orang yang bekerja dan hidup dari laut, yaitu pelaut, nelayan beserta keluarganya, dan para petugas yang menjaga laut, senantiasa dikaruniai keselamatan dan kesejahteraan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan bangsa: Semoga sebagai tindakan nyata dalam menjalin kebersamaan dan kerukunan bangsa, Gereja membuka diri terhadap kebudayaan dan mau menggalakkan aneka ragam kegiatan seni lokal. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan usaha kami dalam bernegara supaya terwujudlah keadilan bagi setiap warga negara. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s