Perbuatan Baik Kita Karena Rahmat-Nya Semata

Renungan Harian Misioner
Rabu, 11 November 2020
P. S. Martinus dr Tours

Tit. 3:1-7; Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; Luk. 17:11-19

Sampai masa sekarang, kota Tours masih menghormati St. Martinus, karena sikap hidupnya, yang mendekatkan dirinya, tokoh kota yang besar, pada orang miskin.

Bacaan I:
Titus 3:1-7: Bagian dari surat kepada Titus, yang diambil pada hari ini, dari satu sisi menunjukkan, bahwa para murid Kristus didorong untuk tunduk pada pemerintah daerah. Alasannya adalah karena bimbingan mereka kita percaya, membawa kita pada hidup ‘yang baik’. Itulah sebabnya, disebut pula pekerjaan dan sikap-sikap baik, sehingga tidak memfitnah dan tidak bertengkar, ramah dan lemah lembut kepada semua orang. Sikap itu diperoleh karena orang belajar dari Sang Putera, yaitu ‘kita belajar dari Sang Putera sehingga diselamatkan oleh-Nya’. Dengan pedoman itu, kita berbuat baik, bukan karena kejayaan kita sendiri dan bukan karena ‘kita heroik’. Kita melakukan perbuatan baik itu, ‘…karena rahmat-Nya…dan berkat pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus’. Semua itu dikaruniakan kepada kita semua melalui Yesus Kristus.

Ringkasnya: kita melakukan perbuatan baik karena Tuhan Yesus sudah lebih dahulu melakukannya bagi kita dan karena itu menyelamatkan kita. Begitulah kita menghargai Tindakan Martinus, yang berbagi pakaian dengan orang miskin, yang ditemukannya di jalan. Tuhan Yesus Kristus adalah teladan Martinus dari Tours dalam segala Tindakan hidupnya. Dialah teladan kita pada masa sekarang.

Bacaan Injil:
Lukas 17:11-19: Bagi masyarakat Yahudi, orang sakit kusta bukanlah sembarang orang sakit, tetapi bagian dari masyarakat, yang ‘maha-sakit’ sehingga harus dikarantina jauh-jauh, supaya tidak menularkan penyakitnya. Dalam menghadapi orang sakit kusta, Tuhan Yesus Kristus melawan arus: ia telah membawakan kepada mereka: kesehatan. Dengan demikian, Ia sudah melakukan dua langkah penting, yaitu: 1. Menganugerahkan kepada mereka Kesehatan fisik; 2. Memulihkan posisi sosial mereka, dan menyebabkan para pemimpin masyarakat tidak lagi mengkarantina mereka.

Sebenarnya, dosa-dosa kita sudah menyebabkan kita terperosok ke dalam situasi dan kondisi, yang amat celaka. Oleh sebab itu, kita pun sudah diberi karunia yang amat agung, karena disembuhkan oleh Sang Kristus, dari dosa. Lalu kita juga dipesan untuk menghadap kepada imam Tuhan. Sementara itu, justru ada seorang asing yang kembali menghadap Tuhan Yesus, untuk mempersembahkan ucapan terima kasih secara terbuka. Padahal dia bukanlah orang Yahudi. Ucapan syukur ini dipuji oleh Guru dari Nasaret.

Dengan bacaan rohani ini, kita boleh percaya bahwa sakit kita lahir batin yang bagaimana pun pasti akan disembuhkan oleh Tuhan. Dalam pada itu, kita diundang untuk ‘tahu terima kasih atas penyembuhan kita dari sakit dan dosa apa pun’.

Marilah kita merefleksikan diri: seberapa banyak kita sudah mendapat karunia Tuhan dan disembuhkan dari sakit lahir-batin yang bagaimana pun bentuknya. Itulah sebabnya, mengapa ‘Doa Syukur Agung’ juga diperkenankan sering kita hunjukkan dalam Perayaan Ekaristi tiap hari.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Intelegensi artifisial: Semoga kemajuan teknologi robotik dan intelegensi artifisial dapat dikendalikan demi tujuannya yang luhur, yakni melayani dan mengabdi manusia serta kemanusiaan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para ayah: Semoga para ayah tetap menginsyafi kewibawaan dan kebijaksanaannya sebagai kepala keluarga di tengah arus sosial yang menggerus kehidupan keluarga zaman ini. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami persembahkan seluruh umat di Keuskupan kami untuk bersedia menjadi pejuang keadilan di setiap tempat tinggal dan karyanya. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s