Senantiasa Berjaga-Jaga Dalam Iman

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 28 November 2020
P. S. Katarina Laboure; S. Yakobus dr Marka

Why. 22:1-7; Mzm. 95:1-2,3-5,6-7; Luk. 21:34-36

Beberapa hari ini Penginjil Lukas mengajak kita merenungkan sabda Yesus mengenai akhir zaman. Merenungkan akhir zaman memang tidaklah menyenangkan bagi sebagian orang. Sejumlah bayangan mengenai bencana alam besar, malapetaka, kehancuran, tentu bukanlah hal yang menggembirakan. Namun demikian bagi mereka yang percaya akan Kristus akhir zaman bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Luk. 21:33). Kristus senantiasa mengajak kita untuk menyadari bahwa Cinta Kasih senantiasa abadi.

Masa depan layaknya masa lalu merupakan masa di luar kuasa kita. Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengubahnya. Satu-satunya kesempatan yang kita punya adalah ‘saat ini’. Sabda Allah senantiasa mengajak kita berefleksi atas saat ini. “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia” (Luk.21:36). Ajakan tersebut dimaksudkan agar kita, saat ini, selalu siap sedia dan memelihara relasi dengan Tuhan. Usaha kita untuk menolong sesama, meneguhkan satu sama lain, mengampuni mereka yang bersalah, perlu dilakukan saat ini. Bukan besok. Ajakan Yesus bukan agar besok (atau minggu depan, atau tahun depan) kita harus berjaga-jaga. Tetapi saat ini.

Mungkin di masa lalu, kita merasa dikhianati, disalahpahami, diabaikan, dimanfaatkan, dan karenanya kita merasa dendam. Namun itu telah berlalu dan Yesus tidak ingin agar masa lalu itu menguras energi kita untuk ‘berjaga-jaga’ saat ini. Atau juga kita menghabiskan perhatian kita untuk hal-hal di masa depan, dan lupa bahwa yang utama adalah tindakan dan usaha kita di masa ini.

Marilah kita memohon kepada Bapa di surga agar melalui Roh-Nya, kita dimampukan untuk memaknai dengan sungguh momen ‘saat ini’. Semoga hari ini, kita disadarkan untuk siap sedia dan berjaga-jaga dengan hidup dalam relasi dengan Kristus. Kebaikan kita, perhatian kita, dan pengampunan yang kita berikan kepada sesama hari ini merupakan tanda kehadiran Allah dalam hidup kita. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Intelegensi artifisial: Semoga kemajuan teknologi robotik dan intelegensi artifisial dapat dikendalikan demi tujuannya yang luhur, yakni melayani dan mengabdi manusia serta kemanusiaan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para ayah: Semoga para ayah tetap menginsyafi kewibawaan dan kebijaksanaannya sebagai kepala keluarga di tengah arus sosial yang menggerus kehidupan keluarga zaman ini. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami persembahkan seluruh umat di Keuskupan kami untuk bersedia menjadi pejuang keadilan di setiap tempat tinggal dan karyanya. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s