Misionaris: Kuasa Nama Yesus Kepada Umat Manusia

Renungan Harian Misioner
Rabu, 30 Desember 2020
P. S. Sabinus

1Yoh. 2:12-17; Mzm. 96:7-8a,8b-9,10; Luk. 2:36-40

Renungan Misioner dari Yung-Fo, Pangkalpinang
Edisi Hari Keenam dalam Oktaf Natal:

Para sahabat misioner yang terkasih: Shalom!!!
Kita telah melewati sukacita Natal memperingati kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Saat ini kita berada pada hari keenam dalam Oktaf Natal. Tinggal sehari lagi kita akan memasuki Tahun Baru 2021. Apa pesan Firman Tuhan bagi kita di saat peralihan waktu ini? Apa saja yang harus kita tinggalkan dan apa saja yang perlu kita bawa memasuki Tahun Baru 2021? Rasul Yohanes mempertemukan kita dengan pribadi Yesus, dan Penginjil Lukas menampilkan sosok nabiah perempuan yang bernama Hana. Melalui mereka, pesan-pesan “misioner” berikut ini disampaikan kepada saudara dan saya:

1. Kuasa “Nama Yesus”
Rasul Yohanes dalam Bacaan Pertama, menghadirkan kepada kita, Pribadi Yesus dengan aneka “kuasa” yang tersedia di dalam nama-Nya. Kuasa-kuasa yang mengalir keluar dari Nama Yesus Kristus inilah yang merupakan pokok pewartaan dan dasar bagi karya misioner. Berikut ini adalah kuasa-kuasa yang mengalir dari Nama Yesus tersebut:

Pertama: di dalam Nama Yesus, tersedia kuasa-Nya untuk mengampuni kita dari dosa dan kesalahan kita. Kemalangan yang paling besar, yang mengancam kehidupan kita, ialah kalau kita menutup diri tethadap kuasa pengampunan dosa yang ditawarkan melalui Nama Yesus ini. “Dalam nama-Nya, berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem” (Lukas 24:47).

Kedua: di dalam Nama Yesus, mengalir juga kuasa, yang memampukan manusia untuk dapat mengenal Allah (1 Yohanes 2:13 -14).

Ketiga: di dalam Nama Yesus ini juga tersedia kuasa untuk mengalahkan kejahatan (1 Yohanes 2:13b. 14c).

Keempat: di dalam Nama Yesus Kristus ini juga tersedia kuasa, yang memampukan manusia untuk mengasihi Bapa, dan mengambil jarak terhadap dunia (1 Yohanes 2:15), kuasa untuk mengalahkan dunia dan keinginan daging (1 Yohanes 2:16).

Kelima: di dalam Nama Yesus, tersedia kuasa yang memampukan manusia untuk melakukan kehendak Allah, dan dengan demikian memperoleh hidup yang kekal (1 Yohanes 2:17 dan Yohanes 1:12-13).

2. Bagaimana manusia dapat memperoleh kuasa-kuasa ini?
Aneka kuasa yang ditawarkan melalui Nama Yesus ini, tidak akan bekerja otomatis. Kuasa itu baru bisa bekerja, jikalau ada hati manusia yang terbuka untuk menerimanya. Seseorang tidak dapat dengan begitu saja, masuk ke dalam relasi dengan Allah, jikalau hatinya tidak terbuka bagi Allah. Demikian, ketika orang tidak mengakui dan menerima Allah, maka adopsi ilahi, yang memungkinkan seseorang untuk diangkat menjadi ‘anak Allah’ tidak akan pernah terjadi (Bdk. Yohanes 1:11-13). Siapa saja orang-orang yang berbahagia untuk menerima pengangkatan menjadi anak Allah ini?

Penginjil Lukas, dalam event pentahiran Tuhan, mempertemukan kita dengan orang-orang yang telah membukaka hati mereka untuk Tuhan Allah dan kehendak-Nya ini. Mereka adalah Bunda Maria, Santo Yosef, Simeon dan Hana. Simeon dihadirkan kepada kita dalam Bacaan Injil untuk Selasa, 29 Desrmber 2020. Simeon sungguh hidup dengan sepenuhnya mengikuti bimbingan Roh Kudus (Lukas 2 : 25-32). Dalam Injil hari ini, Lukas menampilkan Hana, dengan gambaran sebagai seorang yang menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan, “ia tidak pernah meninggalkan bait Allah, dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa” (Lukas 2:37b).

Demikianlah, orang-orang seperti Bunda Maria, Santo Yosef, Simeon dan Hana, adalah orang-orang yang (a) karena telah membuka hatinya untuk menerima Yesus, (b) maka mereka diperkenankan untuk hidup di dalam Yesus, dan selanjutnya (3) mereka menghadirkan Yesus atau memberi kesaksian tentang Yesus berikjt kuasa-kuasa yang tersedia dalam Nama-Nya, kepada umat manusia (Lukas 2:34-35 dan 38).

Sebagai misionaris, mari kita kenakan kualitas hidup Bunda Maria dan Santo Yosef serta Simeon dan Hana ini, sehingga kita dapat memberi kesaksian tentang Yesus Kristus dan aneka kuasa yang dibawa-Nya bagi manusia, kepada semua orang yang kita jumpai. Amin. (RMG).

(RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Hidup doa: Semoga hubungan pribadi kita dengan Yesus Kristus diperkaya oleh Sada Allah dan hidup doa. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Berhati-hati terhadap konsumerisme: Semoga keluarga-keluarga Katolik diberanikan dalam membatasi konsumsinya hanya pada barang-barang yang memang diperlukan, sehingga rela membagikan sebagian miliknya pada mereka yang lebih membutuhkan. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami menggabungkan diri dengan Keluarga Kudus Nasaret untuk menggapai keadilan dengan Sang Sahabat, ialah Yesus Kristus, Tuhan kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s