Mengarungi Badai Kehidupan Bersama Kristus

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 30 Januari 2021

Pekan Biasa III (H). St. Gerardus; St. Maria Ward.
Ibr. 11:1-2.8-19; Mzm Luk. 1:69-70.72.73-75; Mrk. 4:35-41.

Di dalam kehidupan kita sehari-hari tentu kita pernah mengalami ‘badai’; pengalaman cemas, takut, bingung dan merasa tidak berdaya sama sekali atas situasi tersebut. Kita benar-benar merasa kehilangan kendali dan tidak tahu harus berbuat apa. Pengalaman yang serupa yang digambarkan dalam Injil hari ini mungkin bisa memberikan kita sebuah permenungan.

Para murid dikisahkan tengah dihantam badai ketika menyeberang sebuah danau. Kapal mereka diombang-ambingkan angin taufan dan mereka semua ketakutan. Sebenarnya ada Yesus saat itu. Namun Yesus saat itu sedang tidur di buritan. Sontak para murid berteriak dan protes kepada guru mereka, “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Sebenarnya pertanyaan para murid ini mencerminkan ketakutan mereka dan bukan iman mereka. Kendati mereka telah banyak menyaksikan mukjizat Yesus, di tengah situasi hidup mati mereka tak mampu beriman dengan teguh.

Kita bisa berpikir pasti Yesus tidak akan membiarkan murid-murid-Nya binasa. Namun para murid berpikiran lain. Kita mungkin juga akan merasa was-was dan takut berada dalam situasi para murid tersebut. Juga dalam badai kehidupan yang kita alami, kita akan berseru kepada Tuhan. “Tuhan apa yang harus kami lakukan? Tuhan apakah Engkau akan membiarkan kami? Tuhan mengapa Engkau diam?” Seruan tersebut sangat wajar sekali. Namun Injil hari ini menunjukkan satu poin mendasar: YESUS ADA BERSAMA KITA DALAM BAHTERA KEHIDUPAN INI. Dalam badai kehidupan dan situasi yang serba tak menentu dan seolah membuat kita putus asa dan tak berdaya, Yesus ada di sana. Ia tidak akan membiarkan kita binasa.

Maka marilah kita memohon bimbingan Roh Kudus, agar Ia memampukan kita melihat Yesus yang hadir dalam hidup kita. Bahkan dalam situasi tak menentu seperti saat ini. Semoga berkat tuntunan Roh Kudus sendiri, kita mampu menghadapi badai kehidupan ini dengan iman. Karena kita percaya dan tahu bahwa Yesus ada selalu beserta kita. Dan untuk itu kita memohon anugerah untuk percaya dan menyerahkan segala ketakutan dan kecemasan kita ke dalam tangan-Nya. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Persaudaraan antarsesama manusia: Semoga Tuhan menganugerahi kita rasa persaudaraan yang kuat agar kita bisa hidup berdampingan bersama saudara-saudara kita yang berlainan agama dengan saling terbuka dan mendoakan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Solidaritas masyarakat: Semoga, kita sebagai bangsa, dapat melanjutkan dan makin mengembangkan solidaritas, terlebih bagi mereka yang miskin dan menderita oleh karena wabah Covid-19. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Perkenankanlah kami mempercayakan seluruh tahun ini dalam cinta-Mu, sebagaimana nampak dalam persembahan diri Santo Yoseph, yang menyertai Bunda Maria dalam memelihara Sang Putera, dalam pelbagai duka derita maupun sukacita di Nasaret. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s