Kabar Gembira Untuk Kita: Tipu Daya Iblis Telah Dipatahkan Yesus

Renungan Harian Misioner
Senin, 01 Februari 2021
P. S. Brigida

Ibr. 11: 32-40; Mzm. 31:20,21,22,23,24; Mrk. 5:1-20

Renungan Harian Misioner dari Yung-Fo,

Para sahabat misioner yang terkasih: Shalom! Baru saja kita mengakhiri ziarah hidup kita dalam Bulan Januari dan masuk ke dalam hari pertama Bulan Februari Tahun 2021. Firman Tuhan, khususnya Bacaan Injil, baik pada hari terakhir Januari maupun pada hari pertama Februari, mengungkap kepada kita dua hal. Pertama tentang adanya penyertaan Allah bagi umat-Nya lewat kehadiran dan karya Tuhan kita Yesus Kristus. Kedua tentang adanya tipu-daya iblis, yang merasuki orang-orang, dan berusaha mengacaukan pikiran dan hati orang tentang kasih dan kebaikan Allah, lewat kata-kata yang diteriakkan kepada Yesus.

Penyertaan Allah bagi umat-Nya
Dari kedua hal ini, kita menemukan kabar sukacita: bahwa sekalipun waktu boleh berganti, namun penyertaan Allah bagi umat-Nya selalu ada. Penyertaan ini dialami umat lewat para nabi dan orang-orang pilihan Allah untuk memimpin dan mengarahkan umat-Nya seperti Musa, Gideon, Barak, Simpson, Yefta, Daud, Samuel dan para nabi lsinnya (Ulangan 18:15. 18-20. Ibrani 11:32-34).

Selain melalui orang-orang pilihan-Nya, Allah juga menyertai umat lewat firman-Nya, yang Dia letakkan dalam mulut para pilihan-Nya itu (Ulangan 18:18b -19), lewat kesaksian hidup para pilihan Allah (Ibrani 11:39). Dan penyertaan Allah itu mencapai puncaknya di dalam pribadi serta hidup dan berbagai tindakan Yesus Kristus, putera-Nya sendiri, yang dalam Injil hadir dengan kuasa untuk membebaskan orang-orang dari belenggu roh jahat (Markus 1:21-28 dan 5:1-20).

Tipu daya iblis
Tipu daya iblis muncul dalam formula yang sama, baik dalam Markus 1:21-28 maupun dalam Markus 5:1-20. Kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang datang untuk menyertai umat-Nya, roh jahat yang merasuki orang yang di rumah ibadat di Kapernaum maupun Gideon yang merasuki orang Gerasa itu, sama-sama menegaskan bahwa (a) mereka mengenal Yesus sebagai Yang Kudus dari Allah (Markus 1:25b), dan sebagai Anak Allah yang Mahatinggi (Markus 5:7). Bahkan si Gideon sempat memohon kepada Yesus, supaya tidak menyiksanya. Namun penyertaan Allah bagi umat-Nya, yang berlangsung dalam diri Yesus ini, secara sengaja dibelokkan arahnya, seolah-olah Yesus datang untuk membinasakan umat-Nya, dengan menempatkan diri sebagai salah seorang dari mereka. Namun tipu-daya iblis ini langsung dihentikan Yesus, dengan mengusir roh jahat itu dari orang yang dirasukinya.

Tipu-daya iblis telah patah oleh kuasa Yesus
Demikian, ketika Tuhan Allah hadir dan menyertai umat-Nya, tidak ada kuasa manapun yang mampu menyetop berkat dan kasih-karunia yang siap diberikan kepada kita umat-Nya. Dan, karena itu kita tahu, kepada siapa kita lari mencari pertolongan, ketika hidup kita mengalami gangguan dan pencobaan. Terima kasih Tuhan Yesus, karena kuasa-Mu, kami beroleh keselamatan dan hidup. Amin. (RMG)

(RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Perempuan korban kekerasan: Kita berdoa bagi kaum perempuan korban kekerasan, agar mendapat perlindungan dan penderitaan mereka benar-benar dirasakan dan diperhatikan oleh masyarakat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kasih sayang keluarga: Semoga keluarga-keluarga Katolik makin berani belajar menghayati spiritualitas tinggal di rumah yang menuntut anggota-anggota keluarga untuk saling memahami kelemahan dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap masalah. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah meneguhkan hati kami dalam berbakti pada sesama, seperti Santo Yoseph, sepanjang Kau perkenankan ikut membesarkan Sang Putera, dalam Keluarga Kudus Nasaret. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s