Menjauh atau Mendekat kepada-Nya? Pilih yang Terbaik Bagimu!

Renungan Harian Misioner
Jumat, 12 Februari 2021
P. S. Gaudensius

Kej. 3:1-8; Mzm. 32:1-2,5,6,7; Mrk. 7:31-37

Renungan Harian Misioner dari Yung-Fo,

Para sahabat misioner yang terkasih: Shalom!
Pada hari ini, para saudara kita yang sebangsa dan setanah-air menyatukan diri dengan semua warga keturunan Tionghoa di seluruh dunia, merayakan Tahun Baru Imlek (Lunar New Year – Tahun 2527). Maka, mari kita awali permenungan ini dengan memberikan ucapan selamat kepada mereka semua.

Pada kesempatan seperti ini, sebagaimana yang juga terjadi dengan berbagai perayaan tahun baru lainnya, ucapan syukur selalu menjadi hal yang mendominasi, berikut doa-doa mohon kedamaian, dan kesejahteraan hidup baik untuk hidup yang rohaniah maupun untuk hidup yang jasmaniah. Saling mengunjungi dan saling mendoakan supaya ada hoki dan rezeki serta hidup yang berkecukupan selalu menjadi ungkapan doa yang disenandungkan oleh mereka yang merayakan Tahun Baru ini. Tidak ada seorangpun yang mendoakan hal yang buruk. Selalu hal yang baik atau “good luck” yang didoakan seseorang atau sekeluarga untuk seseorang atau sekeluarga yang lainnya.

Dalam konteks di mana good luck menjadi hal yang didoakan, diupayakan, dan dihadirkan orang, Tuhan Allah kita pun menghadirkan Yesus Kristus, Putera-Nya kepada dunia. Penginjil Markus mencatat tentang sikap dan perilaku Yesus ketika berada di antara manusia, terutama kepada mereka yang sakit dan menderita berbagai gangguan, kepada mereka ini Yesus menghadirkan diri-Nya sebagai tabib dengan kuasa-Nya yang menyembuhkan dan membebaskan. Penginjil Markus memberi catatan ini, setelah menyaksikan mukjizat penyembuhan yang dilakukan Yesus bagi seorang yang tuli dan gagap, “Ia menjadikan segala-galanya baik. Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara” (Markus 7:37). Segala sesuatu yang sebelumnya bermasalah karena gangguan sakit-penyakit, dipulihkan-Nya dan dijadikan “baik”.

Di dalam Bacaan Pertama, kita membaca bahwa setelah manusia jatuh ke dalam dosa, Adam dan Hawa yang merupakan nenek-moyang seluruh umat manusia itu dikunjungi oleh Tuhan, namun mereka takut dan menyembunyikan diri (Kejadian 3:8).

Di antara Bacaan Pertama (Kejadian 3:1-8) dan Bacaan Kedua (Markus 7:31-37), ada Pemazmur, yang memberi kesaksian, tentang pengampunan “Berbahagialah orang yang pelanggarannya diampuni dan dosa-dosanya ditutupi! Berbahagialah orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu” (Mazmur 33:1-2).

Pemazmur menegaskan kepada kita bahwa pada Tuhan ada kasih, pengampunan, penyembuhan. Dan siapakah yang berbahagia untuk mengalami kasih, pengampunan dan penyembuhan Tuhan ini?

Ada dua pilihan yang direkomendasikan kepada kita. Ada Adam dan Hawa, yang setelah tahu bahwa mereka melanggar perintah Tuhan, lalu menyembunyikan diri dari Tuhan (Kejadian 3:8). Dan ada orang yang bisu-tuli, yang dibawa oleh teman-temannya untuk menjumpai Yesus (Markus 7:32-35).

Dari kedua kisah ini, kita melihat bahwa Adam dan Hawa bergerak menjauh dari hadapan hadirat Tuhan. Sementara orang yang bisu-tuli berikut orang-orang yang memikulnya, mereka bergerak mendekat kepada Yesus, dan bahkan meminta Yesus meletakkan tangannya atas orang bisu-tuli tersebut. Hal yang sama, diungkap juga oleh pemazmur (Kejadian 3:8; Markus 7:32; Mazmur 32:5). Intinya adalah bahwa pergerakan yang menjauh dari Tuhan adalah pergerakan yang menjauh dari kasih, pengampunan dan penyembuhan Allah. Sebaliknya, pergerakan yang mendekat kepada Tuhan, adalah pergerakan yang membuka kesempatan bagi manusia untuk mendapatkan kasih, pengampunan dan penyembuhan dari Tuhan Allah. Demikian juga dalam konteks hidup sosial: hanya pergerakan yang membuka mata anda untuk menerima dan menjumpai sesama manusia dalam semangat kerukunan dan persaudaraan, pergerakan demikianlah yang akan mengantarmu untuk mengalami hoki dan rezeki dari Tuhan, yang Dia salurkan lewat sesamamu. Sebaliknya, ketika anda menutup diri dalam benteng kesombongan tradisi agamamu, dan merendahkan orang lain, anda sepertinya bergerak menjauh dari “good luck” yang tersedia bagimu lewat sesamamu.

Setelah menerima pesan Firman Tuhan, yang ditawarkan lewat pengalaman “kejatuhan Adam dan Hawa” berikut pengalaman “penyembuhan si bisu-tuli” itu, ditambah dengan kesaksian iman Sang Pemazmur tentang Allah yang maha-baik dan maha-pengampun itu, silahkan sekarang tentukan sikap dan buatlah pergerakanmu: Mau menjauh dari Tuhan dan hadirat-Nya? Atau mendekat kepada-Nya, dan mendapatkan berbagai berkat dan pertolongan-Nya. Hayoooo… saudara mo pilih pergerakan yang mana? Jangan salah memilih, please deh! (RMG).

(RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Perempuan korban kekerasan: Kita berdoa bagi kaum perempuan korban kekerasan, agar mendapat perlindungan dan penderitaan mereka benar-benar dirasakan dan diperhatikan oleh masyarakat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kasih sayang keluarga: Semoga keluarga-keluarga Katolik makin berani belajar menghayati spiritualitas tinggal di rumah yang menuntut anggota-anggota keluarga untuk saling memahami kelemahan dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap masalah. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah meneguhkan hati kami dalam berbakti pada sesama, seperti Santo Yoseph, sepanjang Kau perkenankan ikut membesarkan Sang Putera, dalam Keluarga Kudus Nasaret. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s