Menerima Rahmat Keselamatan Allah

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 20 Februari 2021
P. S. Fabianus, S. Sebastianus

Yes. 58:9b-14; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Luk. 5:27-32

Kita baru saja memasuki Masa Prapaskah. Dalam masa ini Gereja mengajak kita merenungkan kembali karya keselamatan Allah yang berpuncak pada sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus. Bacaan-bacaan kitab suci yang kita dengarkan hari-hari ini menyadarkan kita betapa sejak awal mula Allah – karena cinta-Nya – selalu berusaha menyelamatkan kita manusia.

Injil hari ini berkisah mengenai Yesus yang memanggil Lewi – sang pemungut cukai – untuk mengikuti-Nya. Seperti kita ketahui, para pemungut cukai selalu dikelompokkan sebagai orang berdosa oleh para ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Yesus sudah jelas akan menarik perhatian mereka ketika Ia duduk makan bersama ‘para pendosa’ itu. Namun justru tindakan Yesus itu menunjukkan tujuan perutusan-Nya ke dunia, yakni membawa keselamatan kepada manusia. Namun mengapa para ahli Taurat dan orang-orang Farisi tidak mampu melihat keselamatan tersebut?

Para ahli Taurat dan orang-orang Farisi merasa bahwa mereka telah menjalankan perintah agama dengan benar. Dengan demikian mereka membuat dinding pemisah antara orang benar dan orang berdosa. Untuk itu kata-kata Yesus sangat tepat, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat” (Luk. 5:31).

Masa Prapaskah ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menyadari rahmat keselamatan Allah yang selalu ditujukan kepada kita. Namun untuk menerima rahmat keselamatan itu bagaimana sikap hati kita terhadap sesama? Apakah kita merasa ‘sudah sehat’ – dengan segala praktik keagamaan yang kita lakukan dengan taat – sehingga tidak memerlukan keselamatan Allah? Atau kita ini seperti Lewi, yang kendati berdosa mau bertobat, menanggapi panggilan Yesus dan meninggalkan segala miliknya untuk mengikuti Kristus?

Masa Prapaskah ini mengajak kita untuk menyadari, betapapun kita penuh dosa dan kelemahan, kita telah menerima cinta kasih Allah yang menyelamatkan. Dan bersama dengan Yesus, kita juga diundang untuk mewartakan keselamatan Allah tersebut kepada sesama kita. Panggilan keselamatan yang kita terima merupakan pula panggilan untuk menjadikan kehidupan bersama orang lain menjadi lebih baik. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Missionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Perempuan korban kekerasan: Kita berdoa bagi kaum perempuan korban kekerasan, agar mendapat perlindungan dan penderitaan mereka benar-benar dirasakan dan diperhatikan oleh masyarakat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kasih sayang keluarga: Semoga keluarga-keluarga Katolik makin berani belajar menghayati spiritualitas tinggal di rumah yang menuntut anggota-anggota keluarga untuk saling memahami kelemahan dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap masalah. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah meneguhkan hati kami dalam berbakti pada sesama, seperti Santo Yoseph, sepanjang Kau perkenankan ikut membesarkan Sang Putera, dalam Keluarga Kudus Nasaret. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s