Kita Satu Keluarga ALLAH

Renungan Harian Misioner
Senin, 19 April 2021
P. S. Leo IX, S. Tarbula

Kis. 6:8-15; Mzm. 119:23-24,26-27,29-30; Yoh. 6:22-29

BACAAN PERTAMA: KISAH PARA RASUL 6:8-15

Dalam bagian akhir pesan-pesan Tuhan dikatakan, bahwa para Murid Kristus akan diutus untuk mewartakan Kabar Gembira, sebagaimana Sang Kristus sudah diutus oleh Allah Bapa, mewartakan Kerahiman-Nya, dengan sepenuh-penuhnya, apa pun risikonya. Sang Putera telah melakukan pengutusan itu. Para murid juga diberi Roh Kudus untuk mengetahui pengutusan itu serta memahami kermampuan-kemampuan yang dijanjikan dikaruniakan kepada mereka. Namun mereka juga mengetahui, bahwa penderitaan Yesus Kristus sudah mereka lihat pula. Dalam pengutusan mereka, kekuatan dan risiko sudah dijelaskan; dan mereka siap. Itulah yang diketahui oleh Stefanus dan teman-temannya. Namun mereka juga menangkap, cinta Tuhan kepada Bapa serta kasih Yesus kepada mereka: semua menyatu dalam pengutusan mereka. Juga kalau harus berhadapan dengan pengadilan sipil maupun mahkamah militer. Tuduhan-tuduhan yang tidak adil juga sudah mereka dengar, terlontar dalam masyarakat. Dalam suasana itulah Stefanus melaksanakan tugas. Oleh sebab itu, dengan penuh iman, ia menjadi saksi Kristus dan dianugerahi mukjizat, demi kebaikan orang-orang yang membutuhkan pelayanannya. Bersamaan dengan itu pula, orang-orang Yahudi juga mencermati seluruh proses itu, dan mereka takut, kalau-kalau banyak orang akan mengikuti kelompok agama baru. Di zaman sekarang, situasi dan kondisi itu juga kita alami di sekitar kita, apabila ada banyak orang mengikuti kita dan mengimani Yesus Kristus. Pertanyaannya: apakah kita siap menjadi pengikut Stefanus (dengan atau tanpa korban seperti itu)?

BACAAN INJIL: YOHANES 6:22-29

Banyak sekali mukjizat yang dilakukan oleh Yesus selama masa bakti-Nya. Tidak terbilang orang yang mensyukuri-Nya. Tidak sedikit juga orang yang meminta mukjizat atau penyembuhan orang sakit, maupun penghidupan orang mati. Karena mengalami sedemikian banyak hal itu, banyak orang yang mengikuti Yesus. Karena alasan itu juga, banyak lawan-lawan Yesus yang marah, takut dan tidak suka akan perkembangan gerakan Guru dari Nasaret itu. Padahal, bukan itulah yang nomor satu. Begitu pula di masa sekarang, begitu banyak orang yang berseru-seru, bahwa “sekarang masih ada mukjizat”, supaya orang ikut Yesus. Padahal, sekali lagi itu bukan maksud Yesus. Pertama, Yesus mau berbuat baik dengan menyediakan makan, menghibur orang, menyembuhkan orang sakit dan menghidupkan orang mati itu untuk mewartakan Kerahiman Bapa dan memuliakan-Nya. Kedua, Yesus mau mengajak orang untuk memadukan semua orang menjadi satu Keluarga Allah. Itulah sebabnya, ketika orang mengejar-ngejar Yesus ke tempat-tempat Yesus berkeliling, maka Yesus mengingatkan, agar mereka jangan mencari Dia demi ‘hal-hal yang diberikan-Nya, apalagi hal-hal materiil, seperti roti, dsb’. Dengan jelas, Yesus berpesan, agar orang-orang mencari Dia untuk mengimani-Nya dan memuliakan Allah. Dengan pesan itulah juga, hendaknya kita semua juga mencari “pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah …. percaya kepada Dia yang telah diutus Allah”. Ucapkan “Tuhan kami percaya kepadaMu”.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Hak asasi: Kita berdoa bagi mereka yang mempertaruhkan hidupnya dengan memperjuangkan hak asasi di bawah kepemimpinan yang diktator, rezim otoriter dan bahkan negara demokrasi yang sedang krisis. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para petugas bidang kesehatan: Semoga para petugas medis dan para peneliti bidang kesehatan dikaruniai keutamaan untuk selalu waspada, siap sedia, serta rela menolong sesama, terlebih dalam situasi darurat kesehatan. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Perkenankanlah kami dilimpahi rahmat, seperti Santo Yoseph, untuk mengimani Sang Putera, yang diutus untuk memulihkan Kerajaan Allah, sampai menderita, Wafat dan Bangkit melampaui segala kenyamanan dunia. Kami mohon…

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s