Sudahkah Engkau Bersaksi Tentang Kristus?

Renungan Harian Misioner
Jumat, 14 Mei 2021
Pesta S. Matias

Kis. 1:15-17,20-26; Mzm. 113:1-2,3-4,5-6,7-8; Yoh. 15:9-17

BACAAN I: Kis. 1:15-17,20-26
Sesudah pengkhianatan Yudas, Petrus mengajak para Rasul mencari penggantinya. Syaratnya adalah bahwa calonnya harus sudah bersama para Rasul, sejak Baptisan Yohanes dan menjadi saksi Kebangkitan Tuhan dalam Paskah. Lalu Matias terpilih. Dengan demikian jelas bahwa Matias ikut serta Yesus dari Masa Pertobatan mengimani pesan Musa untuk menyambut Mesias dan mengakui iman pada Sang Guru, yang bangkit, sebagai wujud Ke-mesias-an Perjanjian Baru. Kalau kita sekarang mau ikut serta dalam Paguyuban Umat yang Beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, haruslah juga “bertobat” (dan tidak cukup memenuhi syarat-syarat anak cucu Abraham dalam hal aturan-aturan Taurat) dan mau menyambut Sang Terbangkitkan serta menjadi Saksi Paskah Baru.

Refleksi kita: apakah kita mau bertobat dan hidup dalam pertobatan bersama Yesus, melampaui praksis-praksis ritual dan tradisi puasa maupun mati raga seperti Perjanjian Lama saja? Lebih mendalam lagi, apakah kita bersedia mengimani Tuhan Yesus, yang bangkit dari Wafat karena sampai final taat kepada Allah Bapa? Apaklah kita juga mau menjadi Saksi Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus di hadapan manusia?

BACAAN INJIL: Yohanes 15:9-17
Jelas, bahwa Matias hanya diterima masuk dalam Komunitas Keduabelasan, apabila menghayati Semangat Perjamuan Malam Terakhir, khususnya siap menyambut cinta kasih Sang Guru seraya tinggal dalam Kasih itu. Lalu Matias dituntut juga untuk mengambil sikap penuh cinta kasih di tengah Komunitas Para Rasul; bahkan siap mengorbankan nyawanya bagi Komunitas Yesus Kristus. Sebab, Tuhan Yesus juga mengangkatnya melampaui hamba, menjadi Sahabat Tuhan. Sementara itu, Matias diundang untuk memiliki kerendahan hati dengan mengakui, bahwa Tuhanlah yang memilihnya menjadi bagian Keduabelasan. Ia wajib “mengasihi para Rasul”, sesuai dengan Pesan Tuhan Yesus.

Refleksi kita: Apakah kita mau menyambut persahabatan yang ditawarkan oleh Guru Yesus? Apakah kita siap mewartakan persahabatan itu kepada semua orang yang kita jumpai?

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Dunia Keuangan: Marilah kita berdoa bagi mereka yang bertanggung jawab dalam keuangan agar bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatur bidang keuangan dan melindungi warga dari bahaya. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para buruh: Semoga pemerintah dan pengusaha dapat segera menemukan jalan untuk mengatasi krisis pengangguran dan berusaha untuk sedapat mungkin mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah menjadikan Santo Yoseph pelindung para pekerja kami, sehingga mampu melaksanakan tugas mereka dalam keluarga dan masyarakat luas, sehingga menemukan kebahagiaan dalam tugas mereka. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s