Menjadi Murid Sepenuhnya Bagi Sang Guru

Renungan Harian Misioner
Rabu, 19 Mei 2021
P. S. Petrus Selestinus

Kis. 20:28-38; Mzm. 68:29-30,33-35a,35b-36c; Yoh. 17:11b-19

Misi:
Menjadi pengikut Kristus yang radikal dan militan namun penuh kasih, kebenaran, kejujuran, kebaikan, kelembutan, kesabaran, dan pengampunan karena kita telah dipersiapkan dan dilindungi oleh doa Yesus.

Para sahabat misioner yang terkasih dalam Kristus. Perkembangan dunia sekarang mampu menyediakan segala yang menyenangkan dan mempesonakan kita sesaat. Dan jika kita tidak memiliki iman yang militan maka kita akan terjun ke dalam berbagai kesenangan dan kebahagiaan sementara.

Hari ini, pesan Sabda Tuhan melalui Kisah Para Rasul, menampilkan Rasul Paulus sebagai teladan bagaimana menjadi pengikut dan murid Kristus yang radikal, militan dan tangguh. Sementara dalam Injil Yohanes, Yesus dalam amanat perpisahan-Nya mendoakan para murid-Nya agar dikuduskan oleh Allah Bapa-Nya Yang Maha Kudus, selalu berada dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah Bapa. Namun tidak berhenti pada dilindungi, dipelihara dan dikuduskan Allah Bapa melainkan dipersiapkan untuk diutus dan menjadi saksi di tengah berbagai tantangan dan cobaan dunia.

Sesama sahabat misioner yang terkasih. Dalam doa-Nya, Yesus memiliki ide yang jelas mengenai bagaimana para murid-Nya harus hidup dan menghadapi dunia yang kian diisi dengan berbagai tantangan. Ajaran Yesus memang sangat keras dan berlawanan dengan apa yang menjadi kehendak para murid-Nya. Yesus sungguh mengetahui bahwa para murid-Nya akan tergiur dan tertantang oleh kepentingan pribadi, ambisi, kesenangan sesaat, lalu mengejar popularitas sendiri. Maka Yesus menghantar mereka kepada Bapa-Nya melalui doa agar para murid-Nya dipelihara, dilindungi dan dikuduskan sehingga jangan terpapar dan ditaklukkan oleh kepentingan serta tantangan dunia ketika mereka masuk dalam tugas perutusan. Muatan doa Yesus bagi para murid-Nya bukan merupakan suatu bentuk kegelisahan dan kecemasan Yesus akan segala kemungkinan buruk yang akan menimpa para murid-Nya ketika mereka memasuki tugas perutusan yang sungguh berat itu. Melainkan doa Yesus membuktikan bahwa Yesus sungguh memastikan tentang ada tantangan bahkan pengorbanan nyawa oleh para murid dan pengikut-Nya, sehingga Doa Yesus merupakan landasan persiapan yang mantap dan matang bagi para murid-Nya juga para pengikut-Nya sehingga semua tantangan termasuk penganiayaan bahkan pembunuhan yang dialami para murid dan pengikut-Nya tidak melumpuhkan tugas perutusan mereka.

Para sahabat misioner yang terkasih. Sentuhan Sabda Tuhan bagi kita hari ini mendesak kita untuk berpegang pada iman, menjadi pengikut Kristus yang kokoh, tangguh, radikal dan militan. Radikal dan militan bukan berarti menutup diri pada dialog dan toleransi. Militan dan radikal berarti kita mempertegas diri bahwa iman kita tak pernah akan luluh dan ditaklukkan oleh berbagai rayuan dunia, tantangan bahkan penganiayaan yang meminta nyawa.

Kita hendaknya semakin kokoh dan berani menjadi saksi dalam setiap karya kita di mana pun kita berada karena kita telah dibentengi serta dipersiapkan oleh Yesus melalui DOANYA YANG SUNGGUH INDAH. Kita diperlihara dalam kebenaran, dalam nama Allah dan Nama Yesus, kita telah dilindungi dan dikuduskan dalam Firman dan Kekudusan Allah Bapa, lebih dari itu Yesus telah menguduskan Diri-Nya demi kekudusan serta keselamatan kita.

Maka tidak tersedia opsi lain dalam menghayati iman kita selain setia dalam semangat yang radikal dan militan untuk mengembangkan iman pribadi serta tanpa ciut nyali membangun pertumbuhan iman dan misi Gereja sebagai wujud dari tanggung jawab iman serta konsekuensi pilihan menjadi pengikut Kristus yang radikal dan militan namun penuh kasih dan pengampunan. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Dunia Keuangan: Marilah kita berdoa bagi mereka yang bertanggung jawab dalam keuangan agar bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatur bidang keuangan dan melindungi warga dari bahaya. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para buruh: Semoga pemerintah dan pengusaha dapat segera menemukan jalan untuk mengatasi krisis pengangguran dan berusaha untuk sedapat mungkin mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah menjadikan Santo Yoseph pelindung para pekerja kami, sehingga mampu melaksanakan tugas mereka dalam keluarga dan masyarakat luas, sehingga menemukan kebahagiaan dalam tugas mereka. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s