Peluang dan Tantangan untuk Menjadi Ciptaan Baru dalam Kasih

Renungan Harian Misioner
Senin, 28 Juni 2021
P. S. Ireneus

Kej. 18:16-33; Mzm. 103:1-2,3-4,8-9,10-11; Mat. 8:18-22

Renungan Harian Misioner dari Yung-Fo, Pangkalpinang

Para sahabat misioner yang terkasih: Shalom! “Ciptaan Baru” merupakan kata kunci yang muncul dalam Firman Tuhan sepanjang Pekan XII kemarin. Orang-orang yang mendapat kesempatan untuk menjadi ciptaan baru tersebut, digambarkan sebagai mereka yang hidupnya dikuasai oleh kasih Kristus (2Kor. 5:14. 27). Kesempatan untuk menjadi bagian dari ciptaan baru ini, bahkan sudah disediakan oleh Allah sejak seseorang dikandung ibunya (Yes. 49:1. Luk. 1:13-20). Di dalam kelompok orang-orang “ciptaan baru” ini, ada orang-orang yang cemerlang seperti Abraham, Ayub, Daud, Yohanes Pembaptis, dan Paulus. Inilah mereka yang memberikan diri untuk hidup menurut rancangan Tuhan. Namun ada juga yang orang yang gagal, seperti misalnya Saul (Kis. 13:22).

Memasuki Hari Pertama Pekan XIII, “kasih” sebagai penanda bagi orang-orang ciptaan baru itu muncul kembali, dan oleh Rasul Paulus, hal itu ditegaskan sebagai hal yang harus memancar dari cara hidup dan tindakan mereka (2Kor. 8:7.9). Orang-orang ciptaan baru ini, oleh karena mereka adalah milik Tuhan, mereka mencari dan melaksanakan kehendak-Nya dan dengan itu mendapatkan kehidupan yang baka di dalam Allah. Sementara orang-orang yang menutup diri terhadap tawaran kasih Allah, mereka hidup dalam bayangan maut (Yairus dalam Mrk. 5:22-24. 41-42/Bdk. Perwira Romawi dari Kapernaum dalam Mat. 8:5-17; Keb. 1:23-34).

Pada Hari kedua Pekan XIII ini, Firman Tuhan menghadirkan kepada kita PELUANG dan TANTANGAN untuk menjadi ciptaan baru, atau lebih tepatnya untuk menjadi kaya dalam pelayanan kasih (Bdk. 2Kor. 8:7). Kesempatan untuk menjadi ciptaan baru, untuk menjadi kaya di dalam kasih dan untuk hidup di dalam pelayanan kasih kembali ditawarkan Allah kepada semua orang. Mereka yang menerima tawaran ini mendapatkan tempat di hati Tuhan. Salah seorang yang dihadirkan kepada kita sehubungan dengan tindakan kasih ini, adalah Bapa Abraham. Ketika Tuhan memanggilnya dari Ur-Kasdim untuk berangkat ke negeri yang dijanjikan-Nya, Abraham mengajak Lot, keponakannya untuk ikut-serta (Kej. 11:27 dan 12:4-5). Namun karena semakin banyak kambing-domba yang mereka miliki, Abrham dan Lot harus berpisah supaya mendapatkan padang rumput yang baik bagi kawanan mereka. Selanjutnya Lot tinggal di kota Sodom dan Gomora, yang terancam oleh murka Tuhan karena kejahatan para penduduknya. Berita ini disampaikan kepada Abraham, dan ia memberanikan diri untuk bernegosiasi dengan Allah demi keselamatan keponakannya (Kej. 18:23-32). Sebagai orang yang sudah memberikan diri untuk hidup sesuai dengan rancangan Tuhan, Abraham tidak dendam kepada Lot karena urusan kambing-domba mereka, tetapi ketika hidup Lot berada dalam bahaya, Abraham menunjukkan kasihnya kepada keponakannya ini. Abraham bahkan berani bernegosiasi dengan Tuhan Allah demi keselamatan Lot, keponakannya ini.

Kita bersyukur kepada Tuhan, karena mempertemukan kita dengan Abraham dalam Firman-Nya hari ini. Dari Abraham kita belajar, bahwa KASIH kepada Allah dan kepada sesama sungguh merupakan PELUANG untuk menjadi Ciptaan Baru. Sebaliknya, dari penduduk Sodom dan Gomora, kita diingatkan oleh Firman Tuhan, bahwa kesempatan untuk menjadi ciptaan baru dapat saja lepas, ketika cara hidup kita berseberangan dengan rancangan dan kehendak Tuhan. Penginjil Matius dalam Injil hari ini, juga menyajikan peluang untuk menjadi ciptaan baru ini, ketika Tuhan kita Yesus Kristus menawarkan kepada seorang murid-Nya, untuk mengikuti Dia. Namun peluang itu lepas dari kehidupan sang murid, karena urusan dunia dan relasi dengan sesama manusia lebih kuat menarik dirinya (Mat. 8:21-22). Dengan demikian, sesungguhnya PELUANG & TANTANGAN untuk menjadi CIPTAAN BARU ini ada dalam cara kita berelasi dengan sesama. Ketika relasi itu dikuasai oleh kasih demi keselamatan sesama, maka kita akan seperti Abraham yang memenangkan peluang untuk menjadi ciptaan baru. Sebaliknya ketika relasi kita dengan sesama itu, malah menarik kita untuk menjadi dari Tuhan, kita akan gagal untuk menjadi ciptaan baru. Semoga Santo Ireneus, yang menjaga relasinya dengan Allah hingga ajalnya, semoga orang kudus yang adalah Uskup dan martir Tuhan, mendoakan kita untuk tetap berada di dalam kasih kepada Tuhan dan kepada sesama. Amin. [PMG]

(RD. Marcel Gabriel – Imam Keuskupan Pangkalpinang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keindahan Perkawinan: Marilah kita berdoa bagi kaum muda yang sedang mempersiapkan perkawinan dengan dukungan komunitas Kristiani: semoga mereka bertumbuh dalam cinta, dengan kemurahan hati, kesetiaan dan kesabaran. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pegiat dan pengguna media sosial: Semoga semua pegiat dan pengguna media sosial dikaruniai keutamaan untuk dapat terus berkreasi menebarkan hal-hal positif dan terhindar dari hal-hal yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berkenanlah memberi kami hati, seperti Hati Putera dari Bapak Yoseph, untuk mengambil bagian secara tulus dalam membangun Paguyuban Umat Beriman dalam keluarga-keluarga dan komunitas-komunitas kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s