Misi: Menciptakan Damai Sejati

Hari ke-11
Senin, 11 Oktober 2021
Peringatan : S. Yohanes XXIII

Bacaan : Rm. 1: 1-7
Injil : Luk. 11: 29-32

Misi: Menciptakan Damai Sejati

“Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.” (Rm. 1:7b)

Surat Apostolik Patris Corde: Hanya berangkat dari penerimaan, dari perdamaian ini, maka orang juga bisa memahami sejarah yang  lebih besar, makna yang lebih dalam.

Setiap orang pasti mempunyai kerinduan untuk menemukan kedamaian dalam hidup. Berbagai cara yang ditempuh setiap pribadi untuk memperolehnya. Sekarang ini, yang sangat popular adalah dengan menjalankan yoga. Berbagai bentuk yoga atau meditasi dilakukan agar seseorang memperoleh “mindfulness” atau kedamaian pikiran dan hati. Sebagai orang Kristiani, apa yang dapat kita lakukan untuk memperoleh damai yang sejati? Tentu, kedamaian sejati hanya ada di dalam Tuhan. Dengan mendekatkan diri, melalui doa, hening, meditasi dan tidak lupa bersyukur. Dengan bersyukur dan menerima hidup apa adanya, kita bisa mendapatkan kedamaian dalam hati kita. Damai sejati, hanya berasal dari hati yang murni, hati yang tenang, dan hati yang terbuka, mampu menerima dengan penuh syukur.

Rasul Paulus dalam bacaan pertama memberikan salam, damai sejahtera kepada Jemaat di Roma. Ia menyatakan dirinya sebagai hamba Kristus yang telah terpanggil untuk mewartakan Injil. Paulus memberikan peneguhan kepada Jemaat di Roma, bahwa mereka pun terpanggil menjadi milik Kristus, umat pilihan Allah dan dijadikan orang-orang kudus. Kasih, dan damai sejahtera Allah menyertai mereka. Bagaimana dengan kita yang telah dipanggil melalui pembaptisan, sadarkah kita bahwa dengan kasih Allah, kita pun dipanggil untuk menjadi orang-orang kudus pilihan Allah?

Injil hari ini berbicara tentang Tanda Yunus. Allah selalu menghadirkan tanda-tanda yang istimewa bagi setiap orang pada masanya. Setiap orang beriman dapat mengalaminya. Saat ini, dunia tengah mengalami masa yang sulit, di mana wabah Covid-19 telah menghantam dan memporakporandakan dunia serta banyak kehidupan. Banyak yang terinfeksi, bahkan kematian menimpa pada orang-orang yang kita kasihi. Tanda apakah ini? Kita harus bertobat, dan bertobat. Semakin mendekatkan diri kepada Allah, dan mulai bertindak menyelamatkan bumi yang kita tempati ini.

Mari kita membuka diri, berusaha selalu peka mensyukuri kebaikan demi kebaikan Tuhan yang kita alami, melihatnya sebagai tanda kehadiran Allah yang nyata di dalam hidup. Dengan demikian, kita dapat menciptakan damai sejati dalam diri kita. Kita pun harus berdamai dengan situasi yang kita alami saat ini dengan menerima kehadiran Covid-19, namun tetap waspada menjaga diri sendiri dan juga orang lain melalui penerapan prokes sehari-hari. Tidak lupa juga kita harus berdamai dengan alam semesta, mulai menghargai dan memperlakukan alam dengan lebih baik. Berhenti melakukan pengrusakan, eksploitasi, dan mulai merawat serta melindungi alam sebagai ciptaan yang dititipkan Tuhan kepada kita. Karena seperti yang ditulis dalam dokumen Patris Corde: hanya melalui perdamaian orang juga bisa memahami sejarah yang  lebih besar, makna yang lebih dalam.

Misi: Kedamaian yang sejati hanya berasal dari Allah. Sebagai anak-anak Allah kita diutus untuk menciptakan damai yang sejati dalam hati kita dan hidup sesama. (YH)

(Sr. Yohana Halimah – Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Rasul-rasul misionaris: Kita berdoa agar setiap orang yang dibaptis terlibat dalam pewartaan Injil, menyediakan diri untuk menjalankan misi, dengan siap menjadi saksi yang menghidupi semangat Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Air bersih: Semoga kita semua makin bijaksana dalam menggunakan air bersih. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berilah kami keterbukaan hati, seperti Santo Yoseph, sehingga mengasihi Bunda Maria dan Sang Putera demi terlaksananya “missio”/pengutusan memulihkan cintakasih manusia menjawab belaskasih Bapa. Kami mohon…

Amin

DOA ROSARIO MISIONER

PERISTIWA GEMBIRA

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel
    “Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk. 1:28b.30b-31)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ke hadapan-Mu, memohon kasih karunia-Mu atas hidup kami, masa depan kami, dan khususnya benua tempat kami berada saat ini, Benua Asia. Kirimkanlah para malaikat-Mu seperti halnya dulu Engkau mengutus Malaikat Gabriel untuk mewartakan kabar gembira kelahiran Putra-Mu kepada Bunda Maria. Mampukanlah kami senantiasa dapat mensyukuri kehidupan yang Engkau berikan dan bersukacita dalam menjalani tugas perutusan yang Engkau berikan kepada kami masing-masing, sehingga kami dapat menjadi saksi kabar sukacita-Mu, seperti halnya Malaikat Gabriel. Semoga sukacita-Mu memenuhi muka bumi ini. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria mengunjungi Elisabet saudaranya
    “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk. 1:42-43)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami ingin berdoa khusus untuk Benua Australia dan Oceania. Ketika Maria mengunjungi Elisabet, ia datang membawa kasih sayang dan kabar gembira mengenai kehadiran Sang Juruselamat. Perjumpaan itu akhirnya menjadi berkat bagi kedua janin yang berada di dalam rahim, serta juga bagi kedua calon ibu. Kami pun berharap, Engkau berkenan datang mengunjungi umat-Mu di benua Oceania-Australia. Penuhilah hati umat-Mu di benua ini dengan harapan, agar mereka dapat saling menguatkan dan berbagi kabar gembira, khususnya di masa pandemi ini. Dan semoga umat-Mu di benua ini dapat saling menjaga satu sama lain, sebagaimana Engkau selalu melindungi kami semua. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dilahirkan di Bethlehem
    Maria “melahirkan seorang anak laki-laki, lalu dibungkusnya bayi itu dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk. 2:7)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ingin mempersembahkan Benua Eropa. Seperti halnya Maria dan Yusuf tidak dapat menemukan tempat di rumah penginapan, banyak di antara saudara-saudari kami pun saat ini terlantar dalam kesulitan dan ketidakberdayaan. Bungkuslah benua yang mengalami banyak kehilangan dan pencobaan ini dengan selimut cinta kasih-Mu, yang sanggup menghangatkan setiap jiwa. Sediakanlah tempat perlindungan yang aman bagi semua orang yang membutuhkannya. Limpahkanlah juga rahmat sukacita dalam hati setiap orang, sehingga setiap mulut dapat memuji nama-Mu sebagai Allah sumber hidup dan sukacita sejati. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
    Simeon berkata kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.” (Luk. 2:34-35)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa khusus untuk Benua Amerika. Kami bawa benua ini ke hadirat-Mu sebagaimana dulu bayi Yesus dipersembahkan kepada-Mu di dalam Bait Allah. Semoga Benua Amerika dan orang-orang yang berada di sana Engkau barui dengan Roh-Mu. Tumbuhkanlah rasa solidaritas, belas kasih, persaudaraan, dan persatuan di antara mereka. Jauhkan mereka dari arogansi, egoisme dan keinginan untuk menguasai pihak lain. Mampukanlah benua ini membangun pilar-pilar kesejahteraan demi seluruh ciptaan dan perdamaian bagi dunia, sehingga sorak-sorai sukacita dapat bergaung ke seluruh dunia. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus ditemukan di Bait Allah
    “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku? Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.” (Luk. 2:49-50)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa untuk saudara-saudari kami yang berada di Benua Afrika. Semoga setiap jiwa yang rindu dan mencari-Mu dapat menemukan-Mu. Bagi mereka yang telah hilang dan jauh dari pada-Mu karena penderitaan dan permasalahan hidup yang mereka alami, semoga dapat menemukan jalan kembali kepada-Mu. Tuntun dan rahmatilah setiap langkah agar memiliki kekuatan, terang pengharapan dan sukacita hidup. Ajarilah setiap orang untuk senantiasa bersandar pada kehendak dan rencana-Mu. Jadikanlah mereka semua saksi-saksi-Mu yang hidup agar nama-Mu semakin dimuliakan, dan semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s