Doa, gerakan kecil menabur benih cinta Tuhan di dunia

Paus Fransiskus mengirimkan pesan kepada para Fransiscan Minims of the Sacred Heart pada kesempatan peringatan seratus tahun kematian pendiri mereka. Doa dan gerakan kecil yang secara diam-diam menabur benih kasih Tuhan di dunia, membuat segala sesuatu menjadi baru. Gerakan ini mampu membuat dunia menjadi lebih indah, menerangi dengan sinar kasih Tuhan. Paus Fransiskus mengungkapkan sentimen ini dalam pesan … Lanjutkan membaca Doa, gerakan kecil menabur benih cinta Tuhan di dunia

Tuhan Mencintai Penderma yang Riang

Renungan Harian Misioner Senin, 10 Agustus 2020 Pesta S. Laurensius 2Kor. 9:6-10; Mzm. 112:1-2,5-6,7-8,9; Yoh. 12:24-26 Sebagai diakon, tugas Laurensius adalah ‘membantu, agar pengutusan agung dari Tuhan, yakni mewartakan Kabar Gembira’ dapat terlaksana. Dalam peristilahan masa kini, kadang kala orang akan menyebutkan, bahwa tugasnya adalah ‘supporting’ dalam Gereja. Namun dari sudut pandangan iman, semua dari … Lanjutkan membaca Tuhan Mencintai Penderma yang Riang

Sapaan Paus Fransiskus pada Doa Malaikat Tuhan – Minggu, 9 Agustus 2020

Sapaan Paus Fransiskus pada Doa Malaikat Tuhan Lapangan Santo Petrus Minggu 9 Agustus 2020   Saudara dan saudari terkasih, selamat siang! Perikop Injil pada hari Minggu ini (lihat Mat 14: 22-33) berbicara tentang Yesus berjalan di atas air danau yang bergelora. Setelah memberi makan orang banyak dengan lima roti dan dua ikan - seperti yang kita … Lanjutkan membaca Sapaan Paus Fransiskus pada Doa Malaikat Tuhan – Minggu, 9 Agustus 2020

“EGO EIMI”

Missionary Weekly Reflection 19th Sunday in Ordinary Time, 9 August 2020 1King 19:9a,11-13a; Ps. 85:9ab-10,13-14; Rm. 9:1-5; Mat. 14:22-33 After filling up thousands of people, Jesus went to the mountain by Himself to pray. It is His usual pattern: action was brought into contemplation. His ministry work was always shared with the Father. From there … Lanjutkan membaca “EGO EIMI”

“EGO EIMI”

Renungan Harian Misioner Minggu Biasa XIX, 09 Agustus 2020 1Raj. 19:9a,11-13a; Mzm. 85:9ab-10,13-14; Rm. 9:1-5; Mat. 14:22-33 Setelah mengenyangkan ribuan orang, Yesus menyendiri ke bukit untuk berdoa. Itu pola-Nya yang biasa: aksi dibawa ke dalam kontemplasi. Karya pelayanan-Nya selalu diterawang bersama Bapa. Dari sana didapat-Nya peneguhan. Yesus tidak saja mengajar tentang doa, Ia sendiri menjadi … Lanjutkan membaca “EGO EIMI”